• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Sabtu, Juli 18, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Soal 12 Dapur MBG Kutim Disetop, DPRD Kutim: Tidak Boleh Beroperasi Tanpa IPAL

Suriadi Said by Suriadi Said
8 April 2026 | 23:50
Reading Time: 2 mins read
0
Soal 12 Dapur MBG Kutim Disetop, DPRD Kutim: Tidak Boleh Beroperasi Tanpa IPAL

Ketua DPRD Kutim, Jimmi.

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

SANGATTA, Pranala.co — Percepatan pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kutai Timur (Kutim), Kalimantan Timur (Kaltim) mendapat sorotan dari kalangan legislatif. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur mengingatkan agar pengembangan fasilitas program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak mengabaikan aspek kelestarian lingkungan.

Ketua DPRD Kutim, Jimmi, menegaskan bahwa setiap unit SPPG wajib dilengkapi Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) sebelum dioperasikan. Hal ini penting untuk mencegah potensi pencemaran di lingkungan permukiman warga.

PILIHAN REDAKSI

Kejagung Setop Pemeriksaan Dapur MBG di Seluruh Indonesia, Kejati Kaltim: Jangan Dikaitkan dengan Isu Lain

Kejagung Setop Pemeriksaan Dapur MBG di Seluruh Indonesia, Kejati Kaltim: Jangan Dikaitkan dengan Isu Lain

15 Juli 2026 | 14:16
Setahun MBG di Samarinda Belum Berdampak ke Stunting

Setahun MBG di Samarinda Belum Berdampak ke Stunting

13 Juli 2026 | 14:01

“Regulasinya sudah jelas. SPPG tidak boleh beroperasi tanpa IPAL. Jangan sampai program yang bertujuan baik justru menimbulkan persoalan baru bagi masyarakat,” ujar Jimmi saat ditemui di Sangatta, Selasa (7/4/2026), di sela kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) 2027 Kutim.

Menurutnya, sebagai program strategis nasional yang menyasar peningkatan kualitas gizi generasi muda, operasional SPPG harus sejalan dengan standar kesehatan lingkungan yang ketat. Aktivitas dapur umum dalam skala besar, kata dia, berpotensi menghasilkan limbah organik dan domestik dalam jumlah signifikan.

Karena itu, Jimmi menekankan pentingnya integrasi sistem pengolahan limbah sejak tahap perencanaan dan pembangunan. Ia mengingatkan agar kejadian sebelumnya—yakni penghentian sementara operasional sejumlah titik SPPG akibat kendala sanitasi—tidak terulang.

“Sejak awal pembangunan, IPAL harus sudah dirancang dan disiapkan. Ini bagian penting dari sistem layanan, bukan pelengkap,” tegasnya.

Selain memastikan keberadaan IPAL, DPRD Kutim juga mendorong agar pengelolaan limbah tidak berhenti pada proses pembuangan semata. Limbah dari dapur umum dinilai memiliki potensi untuk diolah kembali menjadi produk bernilai tambah, seperti pupuk organik atau bahan baku lain yang bermanfaat.

“Pengelolaan limbah harus seimbang. Tidak hanya fokus pada operasional dan manfaat program, tetapi juga bagaimana limbahnya bisa dikelola dan memiliki nilai ekonomis,” ujar Jimmi.

Ia bahkan mengibaratkan pengelolaan limbah tersebut sebagai bentuk tanggung jawab sosial dari penyelenggara program kepada masyarakat sekitar, layaknya konsep tanggung jawab sosial perusahaan.

Pendekatan ini dinilai penting agar pelaksanaan program MBG tidak hanya berorientasi pada distribusi bantuan, tetapi juga memperhatikan dampak lingkungan dan keberlanjutan.

Melalui fungsi pengawasan, dia meminta seluruh pihak terkait untuk memastikan kesiapan fasilitas sanitasi sebelum program dijalankan. Koordinasi lintas sektor dinilai menjadi kunci agar pelaksanaan SPPG tidak terkendala persoalan teknis maupun administratif di kemudian hari.

Pembelajaran dari hasil evaluasi Badan Gizi Nasional diharapkan dapat menjadi pijakan bagi pengelola SPPG untuk memperbaiki sistem sejak awal.

Dengan langkah tersebut, dirinya berharap program pemenuhan gizi dapat berjalan optimal tanpa menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan, sekaligus memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat. (RIL)

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

Tags: DPRD KUTIMMakan BergiziMakan Bergizi Gratis
Previous Post

SPPG Polres Kutim Hampir Rampung, Siap Layani 3.200 Penerima MBG

Next Post

WFH ASN di Kutim; TPP Tidak Terpengaruh, Pengawasan Lewat e-Kinerja

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post
Jalur Fungsional Bisa Bikin ASN Kutim Naik Pangkat Lebih Cepat ASN Kutim Mulai WFH April 2026, Jumat Kerja dari Rumah WFH ASN di Kutim; TPP Tidak Terpengaruh, Pengawasan Lewat e-Kinerja 7.256 PPPK di Kutim Aman, Bupati: Tidak Ada Dirumahkan!

WFH ASN di Kutim; TPP Tidak Terpengaruh, Pengawasan Lewat e-Kinerja

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

15 Juli 2026 | 13:16

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved