• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Kamis, Juli 23, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Survei Kemenhub: 143,91 Juta Orang Diprediksi Mudik Lebaran 2026

Suriadi Said by Suriadi Said
25 Februari 2026 | 12:29
Reading Time: 3 mins read
0
Survei Kemenhub: 143,91 Juta Orang Diprediksi Mudik Lebaran 2026

Foto AFP.

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

Pranala.co, JAKARTA — Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memprediksi pergerakan masyarakat selama masa Angkutan Lebaran 2026 mencapai 143,91 juta orang atau sekitar 50,60 persen dari total penduduk Indonesia. Angka tersebut merupakan hasil survei nasional yang dilakukan Badan Kebijakan Transportasi (BKT) Kemenhub.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan, besarnya potensi mobilitas itu menjadi dasar pemerintah menyiapkan penyelenggaraan angkutan Lebaran secara komprehensif.

PILIHAN REDAKSI

Awal 2026, Penumpang Bandara Sepinggan Balikpapan Tembus 1,26 Juta Mengurai Antrean Panjang, Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan Ubah Sistem Check-in

Mengurai Antrean Panjang, Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan Ubah Sistem Check-in

19 Maret 2026 | 23:23
Penumpang Bus Antarprovinsi di Balikpapan Mulai Membludak

Penumpang Bus Antarprovinsi di Balikpapan Mulai Membludak

19 Maret 2026 | 20:12

“Hal inilah yang menjadi dasar kita bersama untuk tetap menyiapkan Angkutan Lebaran 2026 secara komprehensif,” ujar Dudy dalam Rapat Koordinasi Persiapan Penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2026 di Kantor Pusat Kementerian Perhubungan, Jakarta, Selasa (24/2/2026) malam.

Berdasarkan survei tersebut, daerah asal pemudik terbesar berasal dari Jawa Barat sebanyak 30,97 juta orang. Disusul DKI Jakarta 19,93 juta orang dan Jawa Timur 17,12 juta orang.

Sementara dari sisi tujuan, arus terbesar diperkirakan menuju Jawa Tengah sebanyak 38,71 juta orang, kemudian Jawa Timur 27,29 juta orang dan Jawa Barat 25,09 juta orang.

Pada level kabupaten/kota, wilayah padat penduduk seperti Jakarta Timur, Kabupaten Bogor, dan Kabupaten Bekasi menjadi titik asal dominan. Adapun tujuan banyak terkonsentrasi di kabupaten-kabupaten di Jawa Tengah.

Khusus kawasan Jabodetabek, Kabupaten Bogor dan Kabupaten Tangerang menjadi daerah asal terbesar, dengan Jawa Tengah sebagai provinsi tujuan favorit.

Dari sisi moda transportasi, mobil pribadi masih menjadi pilihan utama, yakni 76,24 juta orang. Disusul sepeda motor 24,08 juta orang dan bus 23,34 juta orang.

Mayoritas pengguna mobil memilih jalan tol dengan proyeksi 50,63 juta orang. Sementara pengguna sepeda motor lebih banyak melalui jalur alternatif non-utama sebanyak 8,65 juta orang.

Dudy mengimbau masyarakat memanfaatkan transportasi umum guna meningkatkan keselamatan dan menekan risiko kecelakaan.

“Kami mengimbau masyarakat menggunakan transportasi umum untuk meningkatkan keselamatan, mengurangi kemacetan, serta menekan risiko kecelakaan karena mobilitas tinggi selama Lebaran,” ujarnya.

Kemenhub juga memetakan simpul transportasi yang diprediksi terpadat selama masa angkutan Lebaran 2026.

Untuk stasiun kereta api, Stasiun Pasar Senen diperkirakan menjadi stasiun asal terpadat dengan 2,38 juta penumpang. Sedangkan stasiun tujuan terpadat adalah Stasiun Yogyakarta Tugu sebanyak 867 ribu orang.

Di sektor penerbangan, Bandara Soekarno-Hatta diproyeksikan menjadi bandara asal terpadat dengan 2,13 juta penumpang sekaligus bandara tujuan terpadat dengan 1,05 juta penumpang.

Terminal Pulo Gebang menjadi terminal asal terpadat dengan 2,31 juta orang, sementara Terminal Tirtonadi menjadi terminal tujuan terpadat dengan 1,44 juta orang.

Untuk angkutan laut, Pelabuhan Tanjung Priok menjadi pelabuhan asal terpadat sebanyak 214 ribu orang dan Pelabuhan Tanjung Perak sebagai tujuan terpadat dengan 158 ribu orang. Adapun lintas penyeberangan Merak–Bakauheni diperkirakan menjadi yang terpadat dengan 6,06 juta orang.

Guna mengantisipasi lonjakan penumpang, Kemenhub menyiapkan 31 ribu unit bus dengan kapasitas 1,25 juta penumpang untuk transportasi darat.

Untuk transportasi laut, disiapkan 829 unit kapal dengan kapasitas 3,26 juta penumpang dan 636 pelabuhan. Pada angkutan penyeberangan tersedia 255 unit kapal dengan kapasitas 6,15 juta penumpang dan 770 ribu kendaraan di 15 lintas penyeberangan dan 29 pelabuhan.

Sektor udara menyiapkan 392 unit pesawat laik operasi dengan dukungan 257 bandar udara. Sementara kereta api didukung 3.821 unit sarana dan 668 stasiun. Seperti tahun sebelumnya, pemerintah kembali memberikan stimulus berupa potongan tarif transportasi.

Di antaranya diskon penyeberangan 100 persen untuk tarif jasa kepelabuhanan atau setara 21,9 persen dari tiket terpadu pada 12–31 Maret 2026. Diskon angkutan laut sebesar 30 persen untuk kapal PSO kelas ekonomi pada 11 Maret–5 April 2026.

Diskon kereta api ekonomi sebesar 30 persen berlaku 14–29 Maret 2026. Sementara diskon tiket pesawat ekonomi domestik sebesar 17–18 persen berlaku untuk pembelian mulai 10 Februari 2026 dengan periode keberangkatan 14–29 Maret 2026.

Program mudik gratis juga disiapkan untuk berbagai moda. Untuk darat, tersedia 401 unit bus dengan kapasitas 15.834 penumpang serta delapan unit truk untuk 240 sepeda motor menuju 34 kota di sembilan provinsi.

Moda kereta api menyiapkan kuota 28.182 penumpang dan 11.900 sepeda motor di Pulau Jawa. Sedangkan moda laut menyediakan kuota 50 ribu penumpang ekonomi.

Dudy menyampaikan, Surat Keputusan Bersama (SKB) pengaturan angkutan Lebaran 2026 telah disusun bersama Polri dan Kementerian Pekerjaan Umum. Pembatasan diberlakukan bagi truk sumbu tiga atau lebih, kecuali pengangkut BBM, pupuk, bantuan bencana, hewan ternak, dan bahan pokok. Ia juga mengimbau angkutan barang tidak beroperasi dengan muatan berlebih maupun dimensi berlebih demi keselamatan.

Dalam pertemuan dengan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago, Dudy memaparkan sejumlah strategi tambahan, termasuk rekomendasi flexible working arrangement (FWA), penambahan layanan penyeberangan Jawa–Sumatera, serta optimalisasi rest area dengan dukungan tempat ibadah sebagai lokasi istirahat pemudik.

Djamari mengapresiasi langkah yang disiapkan Kemenhub dan menekankan pentingnya peningkatan ramp check armada serta pemeriksaan kesehatan, termasuk kesehatan penglihatan awak transportasi. (RE)

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

Tags: Mudik Lebaran
Previous Post

Giliran DPRD Kaltim Anggarkan Rp6,8 Miliar untuk Mobil Dinas

Next Post

Apel Siaga Kamtibmas Bontang 2026, Fokus Cegah Balap Liar hingga Kriminalitas Jalanan

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post
Apel Siaga Kamtibmas Bontang 2026, Fokus Cegah Balap Liar hingga Kriminalitas Jalanan

Apel Siaga Kamtibmas Bontang 2026, Fokus Cegah Balap Liar hingga Kriminalitas Jalanan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Jadwal Kapal PELNI Bontang Juli 2026, Ada 6 Keberangkatan ke Parepare hingga Surabaya

Jadwal Kapal PELNI Bontang Juli 2026, Ada 6 Keberangkatan ke Parepare hingga Surabaya

26 Juni 2026 | 21:44
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved