• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Selasa, Juli 21, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Tambang Melemah, Ekonomi Kutim Langsung Anjlok

Suriadi Said by Suriadi Said
30 Maret 2026 | 17:07
Reading Time: 2 mins read
0
Tambang Melemah, Ekonomi Kutim Langsung Anjlok Kecelakaan Kerja di Area KPC Sangatta, Satu Karyawan Meninggal Dunia CSR Tambang di Kaltim Hanya Rp1.000 per Ton, Wagub Minta Naik jadi Rp10 Ribu Hujan Deras Tekan Tambang Batu Bara Kaltim, Produksi Turun Hampir 19 Persen Transparansi Tambang PT KPC Akhirnya Terbuka, Aktivis Kutim Menangkan Sengketa Informasi

Ilustrasi aktivitas tambang milik PT KPC di Sangatta, Kutai Timur. [DOK PT KPC]

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

SANGATTA, Pranala.co — Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kutai Timur (Kutim) pada 2025 mengalami perlambatan signifikan. Setelah sempat mencatatkan angka tinggi, laju pertumbuhan kini hanya berada di kisaran 1,05 persen, turun drastis dari 9,82 persen pada tahun sebelumnya.

Data tersebut dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) Kutim dan menjadi perhatian serius pemerintah daerah, mengingat selama ini perekonomian Kutim sangat bergantung pada sektor pertambangan, khususnya batu bara.

PILIHAN REDAKSI

Tambang Tak Lagi jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi Kaltim Rupiah Tembus Rp17.688, Industri Batu Bara Kaltim Mulai Tercekik Meski Batu Bara Tertekan, Ekonomi Kaltim Diproyeksi Menguat di 2026 Nilai Ekspor Kaltim Tembus Rp273 Triliun, Didominasi Komoditas Non Migas

Tambang Tak Lagi jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi Kaltim

16 Juli 2026 | 14:49
Mahyunadi Ingatkan Kades di Kutim Tak Terlalu Dekat dengan Perusahaan

Mahyunadi Ingatkan Kades di Kutim Tak Terlalu Dekat dengan Perusahaan

13 Juli 2026 | 21:07

Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, mengungkapkan bahwa perlambatan ekonomi tersebut dipicu oleh kebijakan pemerintah pusat yang mengurangi produksi batu bara sepanjang 2025.

“Kebijakan pengurangan produksi batu bara ini berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya, Senin (30/3/2026).

Menurutnya, kebijakan tersebut berimbas pada aktivitas perusahaan tambang yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi Kutim.

Ardiansyah menyebutkan, sejumlah perusahaan tambang mengalami penurunan produksi yang cukup signifikan. Bahkan, ada perusahaan yang produksinya turun hingga 50 persen.

“Saya mendapat laporan ada perusahaan yang turun sampai 50 persen, sementara lainnya berkisar 30 hingga 40 persen,” jelasnya.

Penurunan ini berdampak langsung terhadap kinerja ekonomi daerah secara keseluruhan, mengingat sektor pertambangan masih mendominasi struktur ekonomi Kutim.

Meski sektor tambang melemah, pemerintah daerah mencatat sektor non-pertambangan justru menunjukkan tren positif. Pertumbuhannya bahkan disebut mencapai dua digit.

Pemkab Kutim pun terus mendorong penguatan sektor alternatif, seperti pertanian dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sebagai penopang ekonomi daerah.

“Pertumbuhan ekonomi non-pertambangan bisa mencapai sekitar 11 persen. Ini yang terus kami dorong,” kata Ardiansyah.

Namun demikian, Ardiansyah mengakui bahwa pertumbuhan ekonomi bersifat agregat dan belum tentu berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat secara merata.

Ia menegaskan bahwa kebijakan pengurangan produksi batu bara merupakan kewenangan pemerintah pusat, sementara pemerintah daerah harus menyesuaikan diri dengan dampaknya.

Pemerintah Kabupaten Kutai Timur berharap sektor pertambangan dapat kembali stabil dalam waktu dekat sehingga mampu mendorong pemulihan ekonomi daerah.

“Semoga sektor andalan kita bisa kembali pulih tahun ini,” pungkasnya. (HAF)

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

Tags: Batu BaraPemkab KutimTambang Batu Bara
Previous Post

Kutim Ajukan 250 Formasi ASN, Antisipasi Pensiun Pegawai

Next Post

Nelayan Bontang Hilang Sepekan di Laut, Diduga Kapal Hanyut Akibat Mesin Rusak

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post
Nelayan Bontang Hilang Kontak, Tim SAR Perluas Pencarian hingga Perairan Balikpapan Nelayan Bontang Hilang Sepekan di Laut, Diduga Kapal Hanyut Akibat Mesin Rusak

Nelayan Bontang Hilang Sepekan di Laut, Diduga Kapal Hanyut Akibat Mesin Rusak

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

15 Juli 2026 | 13:16

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved