• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Jumat, Juli 24, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Tanpa Surat Swab, Penumpang Kapal Samarinda Gagal Berangkat

Suriadi Said by Suriadi Said
20 Mei 2021 | 09:21
Reading Time: 2 mins read
0
Hasil Rapid Test Reaktif, 7 Penumpang di Samarinda Gagal Berangkat ke Parepare

Ilustasi suasana Pelabuhan Samarinda sebelum adanya pandemi Corona.

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

SAMARINDA – Hamsyah (54), hanya bisa pasrah. Dirinya terpaksa menerima keputusan pihak manejemen kapal dan petugas Pelabuhan Samarinda, Kalimantan Timur, yang menurunkan dirinya bersama 2 anggota keluarganya dari Kapal Prince Soya.

Padahal, Hamsyah bersama 2 anggota keluarga akan berangkat ke Pare-pare dengan kapal itu. Namun, karena tidak dapat menunjukkan surat hasil pemeriksaan antigen sebagai bagian dari penerapan protokol kesehatan Covid-19, Hamsyah pun diturunkan petugas pelabuhan.

PILIHAN REDAKSI

Wali Kota Andi Harun Kejar Pemindahan Pelabuhan Samarinda ke Palaran

Wali Kota Andi Harun Kejar Pemindahan Pelabuhan Samarinda ke Palaran

4 Juni 2026 | 07:35
Pelabuhan Samarinda Mulai Padat, Ribuan Orang Tiba dari Parepare Arus Balik Lebaran di Pelabuhan Samarinda Lebih Landai Arus Mudik di Pelabuhan Samarinda Menurun, Pemudik Terurai ke Balikpapan dan Bontang

Pelabuhan Samarinda Mulai Padat, Ribuan Orang Tiba dari Parepare

26 Maret 2026 | 21:47

Perjalanannya dari Berau, Kaltim membuat Hamsyah tidak sempat mengurus surat swab antigen. Hamsyah baru tiba di Pelabuhan Samarinda Selasa, 18 Mei 2021 sekitar pukul 13.00 Wita. Sementara kapal berangkat sesuai jadwal pada pukul 13.45 Wita.

Hamyah batal berangkat bersama 1030 penumpang asal Pelabuhan Samarinda menuju Pelabuhan Nusantara Pare-pare, Sulawesi Selatan. Tujuan Hamsyah ke ana untuk menghadiri acara wisuda anaknya di Makassar, Sulawesi Selatan pun, terhambat. Kini, Hamsyah menunggu keberangkatan kapal berikutnya.

“Bagaimana kita dari Berau langsung ke sini. Gak sempat Rapid Tes dari Berau juga,” ujar Hamsyah, saat ditemui Selasa sore.

Penerapan protokol kesehatan di Pelabuhan Samarinda belum berubah. Petugas pelabuhan dan pengelola kapal masih menerapkan pemeriksaan kesehatan dan kelengkapan dokumen kesehatan untuk perjalanan penumpang.

Misal, bagi para penumpang di Kapal Prince Soya di Pelabuhan Samarinda yang umumnya warga Sulawesi Selatan. Pembatasan penumpang kapal dilakukan. Kapal hanya mengangkut penumpang sekitar 70 persen dari total kapasitas kapal yang tersedia.

Pihak manajemen kapal juga mewajibkan para penumpang untuk membawa surat keterangan swab antigen negatif agar bisa berlayar. Pemeriksaan oleh manajemen kapal dan petugas kepolisian dan TNI juga lebih ketat dilakukan. Petugas berjaga di tangga kapal untuk menjaga keamanan dan memeriksa para penumpang yang akan masuk ke atas kapal.

Perwakilan manajemen Kapal Prince Soya, Ismail mengatakan, semua penumpang yang akan bepergian harus memiliki surat keterangan negatif Covid-19. Pemberlakuan syarat ini untuk mengamankan para penumpang dari penularan Covid-19. Manajemen Kapal Prince Soya tidak ingin ambil risiko.

“Kita semua harus mematuhinya. Apabila antigen tidak ada, kami tidak akan berangkatkan sesuai protokol kesehatan 1×24 jam,” ujar Ismail.

Pemeriksaan semakin ketat ketika pembukaan kembali Pelabuhan Samarinda untuk melayani penumpang pasca larangan mudik Idulfitri 1442 Hijriyah yang berakhir pada Senin 17 Mei 2021 lalu.

Kepala Seksi Penjagaan dan Keselamatan Pelayaran KSOP Samarinda, Selamet Isyadi mengatakan, pelarangan berlayar diberlakukan bagi penumpang yang tidak disertai dokumen swab antigen untuk mencegah Covid-19. Selamet Isyadi juga menyampaikan bahwa hal itu sesuai surat edaran tanggal 18-24 Mei 2021 tentang pengetatan arus balik mudik.

“Mereka menggunakan nama dari perusahaan pelayaran. Perlu dokumen untuk melakukan pelayaran,” ujar Selamet Isyadi. (*)

Tags: Pelabuhan SamarindaSwab Antigen
Previous Post

Diperpanjang Lagi, PPKM Mikro di Kaltim Masuk Jilid Lima

Next Post

Astuti Harap Pemanfaatan Air Eks Lubang Tambang Terealisasi

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post
Astuti Harap Pemanfaatan Air Eks Lubang Tambang Terealisasi

Astuti Harap Pemanfaatan Air Eks Lubang Tambang Terealisasi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Jadwal Kapal PELNI Bontang Juli 2026, Ada 6 Keberangkatan ke Parepare hingga Surabaya

Jadwal Kapal PELNI Bontang Juli 2026, Ada 6 Keberangkatan ke Parepare hingga Surabaya

26 Juni 2026 | 21:44
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved