• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Sabtu, Juli 18, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Tapal Batas Berau–Kutim Belum Tuntas, DPRD Ingatkan Potensi Konflik Warga

Suriadi Said by Suriadi Said
13 Maret 2026 | 08:58
Reading Time: 2 mins read
0
Tapal Batas Berau–Kutim Belum Tuntas, DPRD Ingatkan Potensi Konflik Warga

Anggota Komisi II DPRD Berau, Gideon Andris.

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

dprd nusantaraterkini.jpg scaled

BERAU, Pranala.co – Persoalan tapal batas antara Kabupaten Berau dan Kutai Timur kembali mendapat sorotan dari DPRD Berau. Anggota Komisi II DPRD Berau, Gideon Andris, meminta pemerintah segera menuntaskan sengkarut batas wilayah yang hingga kini belum sepenuhnya selesai.

PILIHAN REDAKSI

Rencana Penarikan Nakes ke RSUD Tanjung Redeb Dinilai Berisiko

Rencana Penarikan Nakes ke RSUD Tanjung Redeb Dinilai Berisiko

28 April 2026 | 21:36
Legislator Berau Dukung Label Nutri Level pada Makanan Siap Saji

Legislator Berau Dukung Label Nutri Level pada Makanan Siap Saji

28 April 2026 | 21:24

Menurut Gideon, persoalan batas daerah bukan sekadar urusan administrasi pemerintahan. Jika dibiarkan berlarut-larut, kondisi tersebut berpotensi menghambat pelaksanaan program prioritas pemerintah, bahkan memicu konflik di tengah masyarakat.

“Masalah ini bisa memunculkan klaim sepihak dari masing-masing pihak yang berujung pada perselisihan antarwarga,” ujarnya.

Ia menjelaskan, potensi konflik akan semakin besar apabila wilayah yang dipersoalkan memiliki sumber daya alam bernilai ekonomi. Dalam situasi seperti itu, kepentingan ekonomi sering kali memperkeruh keadaan dan memicu perebutan wilayah, terutama di kawasan perbatasan kampung.

Karena itu, Gideon menilai langkah antisipatif perlu dilakukan sejak dini. Ia mendorong adanya koordinasi intensif antara pemerintah daerah, aparat kampung, dan instansi terkait agar persoalan tidak berkembang menjadi konflik terbuka di masyarakat.

“Penyelesaian persoalan tapal batas tidak bisa dilakukan secara sepihak. Semua pihak harus dilibatkan agar keputusan yang diambil benar-benar dapat diterima bersama,” tegasnya.

Di sisi lain, DPRD Berau juga tengah menyiapkan penguatan regulasi sebagai bagian dari upaya penataan wilayah. Salah satu langkah yang sedang digodok adalah penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang pengakuan dan perlindungan masyarakat adat.

Gideon berharap regulasi tersebut dapat menjadi landasan hukum yang kuat dalam melindungi hak-hak masyarakat adat, sekaligus membantu memperjelas batas wilayah yang selama ini masih memunculkan perbedaan persepsi di lapangan.

Dengan adanya payung hukum yang jelas, diharapkan persoalan batas wilayah dapat segera diselesaikan dan masyarakat tidak lagi merasa terganggu oleh ketidakpastian yang berkepanjangan.

“Agar persoalan ini cepat selesai, sehingga masyarakat tidak lagi merasa terganggu dengan kondisi tersebut,” pungkasnya. (ADS/DPRD BERAU)

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

Tags: DPRD BerauTAPAL BATAS
Previous Post

Puncak Mudik di Bontang Diprediksi 13 dan 16 Maret, Tiket Kapal Ludes Terjual

Next Post

Jelang Lebaran 2026, Mendagri Minta Kepala Daerah Tidak ke Luar Negeri

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post
Jelang Lebaran 2026, Mendagri Minta Kepala Daerah Tidak ke Luar Negeri

Jelang Lebaran 2026, Mendagri Minta Kepala Daerah Tidak ke Luar Negeri

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

15 Juli 2026 | 13:16

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved