• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Sabtu, Juli 18, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Tinggalkan Pesantren, Santriwati di Bontang Alami Tekanan Psikologis

Suriadi Said by Suriadi Said
2 April 2026 | 07:50
Reading Time: 2 mins read
0
Tinggalkan Pesantren, Santriwati di Bontang Alami Tekanan Psikologis

BNN Kota Bontang menemui santri untuk pendampingan, Rabu (1/4/2026).

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

BONTANG, Pranala.co — Seorang santriwati di Kota Bontang, Kalimantan Timur (Kaltim) dilaporkan meninggalkan pondok pesantren tanpa izin. Peristiwa ini mengundang perhatian serius berbagai pihak, termasuk Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Bontang.

Kasus tersebut tidak serta-merta dipandang sebagai pelanggaran disiplin semata. BNN Bontang melihat adanya persoalan yang lebih mendalam, terutama terkait kondisi psikologis remaja yang bersangkutan.

PILIHAN REDAKSI

Bukan Hanya Padamkan Api, Damkar Bontang Evakuasi Lansia Stroke ke Rumah Sakit

Bukan Hanya Padamkan Api, Damkar Bontang Evakuasi Lansia Stroke ke Rumah Sakit

13 Juli 2026 | 15:40
Gerai Baru Indomaret di Bontang Barat Diprotes, Warung Kecil Mulai Ketar-Ketir

Gerai Baru Indomaret di Bontang Barat Diprotes, Warung Kecil Mulai Ketar-Ketir

9 Juli 2026 | 21:29

Melalui program “Tengok Tetangga”, BNN Kota Bontang langsung melakukan pendampingan terhadap santriwati tersebut. Pendekatan yang dilakukan menitikberatkan pada aspek empati dan pemahaman kondisi mental.

Kepala BNN Kota Bontang, Lulyana Ramdani, mengungkapkan hasil asesmen awal menunjukkan santriwati tersebut mengalami kesulitan beradaptasi dengan pola pengasuhan di lingkungan pesantren. Selain itu, terdapat tekanan dari persoalan pribadi yang turut memengaruhi kondisi psikologisnya.

“Kasus seperti ini tidak bisa hanya disikapi secara administratif. Perlu pendekatan empati dan pemahaman terhadap kondisi psikologis yang bersangkutan,” ujarnya, Rabu (1/4/2026).

Sebagai langkah lanjutan, BNN Bontang memberikan pendampingan intensif sekaligus memfasilitasi pemindahan santriwati ke pondok pesantren lain yang dinilai lebih kondusif.

Langkah ini diambil agar proses pendidikan tetap berjalan tanpa mengabaikan kesehatan mental. Menurut Lulyana, keseimbangan antara pendidikan dan kondisi psikologis menjadi hal yang penting, khususnya bagi remaja.

Lebih jauh, BNN Bontang menilai kondisi kerentanan psikologis dapat menjadi faktor risiko yang mendorong perilaku menyimpang, termasuk potensi penyalahgunaan narkotika.

“Ketika seseorang tidak menemukan dukungan di lingkungannya, ada potensi mencari pelarian ke hal-hal negatif. Ini yang harus dicegah sejak dini,” jelasnya.

Data BNN menunjukkan, angka prevalensi penyalahgunaan narkotika di Kota Bontang saat ini berada di kisaran 0,97 persen. Meski tergolong rendah, upaya pencegahan dinilai tetap harus diperkuat melalui peran keluarga dan lingkungan sosial.

Penanganan kasus ini juga menjadi bagian dari implementasi program “Tengok Tetangga” yang diinisiasi Pemerintah Kota Bontang. Program tersebut mendorong masyarakat untuk lebih peka terhadap kondisi sosial di sekitarnya, termasuk persoalan psikologis yang kerap luput dari perhatian.

BNN Bontang berharap sinergi antara pemerintah dan masyarakat dapat menciptakan lingkungan yang lebih suportif dan responsif. Dengan demikian, potensi masalah sosial yang lebih besar dapat ditekan sejak dini.

“Pencegahan terbaik adalah kepedulian. Ketika lingkungan menjadi tempat yang aman dan suportif, risiko penyimpangan bisa diminimalkan,” tutup Lulyana. (FR)

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

Tags: BNN BontangBontang
Previous Post

Ribuan UMKM di Kaltim Serap KUR Rp785,62 Miliar, Sektor Perdagangan Mendominasi

Next Post

Samarinda Dorong Layanan Imigrasi Profesional untuk Dukung Investasi

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post
Samarinda Dorong Layanan Imigrasi Profesional untuk Dukung Investasi

Samarinda Dorong Layanan Imigrasi Profesional untuk Dukung Investasi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

15 Juli 2026 | 13:16

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved