• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Minggu, Juli 19, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

TPP ASN Bontang Terancam Dipangkas Rp200 Miliar, Wali Kota Neni Ajukan Skema Baru

Suriadi Said by Suriadi Said
10 April 2026 | 01:35
Reading Time: 2 mins read
0
Neni Soroti Ekspresi Gender Pelajar di Bontang, Guru Diminta Bijak Bontang bakal Rekrut 127 Guru, Gaji Pakai Dana BOS TPP ASN Bontang Terancam Dipangkas Rp200 Miliar, Wali Kota Neni Ajukan Skema Baru

Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni saat diwawancara,

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

BONTANG, Pranala.co – Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) yang selama ini menjadi penopang kesejahteraan Aparatur Sipil Negara alias ASN Bontang, Kalimantan Timur (Kaltim) terancam dipangkas mulai 2027. Bukan karena kebijakan lokal semata, melainkan imbas aturan baru yang membatasi struktur belanja daerah.

Di tengah situasi itu, Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni memilih tidak tinggal diam. Ia mencari celah. Mencari jalan agar TPP tidak hilang begitu saja.

PILIHAN REDAKSI

Hari Pertama Sekolah di Bontang, Wali Kota: Guru dan Orangtua Harus Kompak

Hari Pertama Sekolah di Bontang, Wali Kota: Guru dan Orangtua Harus Kompak

13 Juli 2026 | 16:54
Perintah Wali Kota Bontang: Para Ayah, Tolong Antar Anakmu di Hari Pertama Sekolah

Perintah Wali Kota Bontang: Para Ayah, Tolong Antar Anakmu di Hari Pertama Sekolah

11 Juli 2026 | 10:12

Masalahnya berakar pada Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah. Aturan tersebut membatasi belanja pegawai maksimal 30 persen dari total APBD.

Sementara proyeksi APBD Kota Bontang pada 2027 diperkirakan hanya sekitar Rp1,5 triliun. Di sisi lain, kebutuhan belanja pegawai justru mencapai Rp650 miliar.

Artinya, porsi belanja pegawai menyentuh sekitar 45 persen—jauh melampaui batas yang ditentukan. Jika mengikuti aturan secara kaku, maka salah satu konsekuensinya adalah pemangkasan TPP hingga Rp200 miliar.

“Dalam forum APEKSI usulan ini akan disampaikan. Kami berjuang agar TPP ASN tidak dipotong,” ujar Neni.

Solusi yang ditawarkan adalah mengubah skema penganggaran. TPP diusulkan tidak lagi masuk dalam belanja pegawai, melainkan dialihkan ke pos belanja barang dan jasa.

Langkah ini akan dibawa ke forum Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) untuk diperjuangkan bersama daerah lain yang menghadapi persoalan serupa.

Namun setiap solusi selalu datang dengan konsekuensi. Jika TPP dialihkan ke pos belanja barang dan jasa, maka ruang anggaran untuk program lain di sektor tersebut akan menyempit. Pengadaan barang, proyek, hingga kegiatan layanan publik berpotensi terdampak.

Neni menyadari risiko itu. “Konsekuensinya akan mengurangi biaya lain. Tapi memang kondisi keuangan kita seperti ini,” katanya.

Di tengah keterbatasan fiskal, pemerintah daerah harus memilih—menjaga kesejahteraan ASN atau mengurangi ruang belanja sektor lain.

Meski begitu, Wali Kota Bontang memastikan sejumlah program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat tetap menjadi prioritas dan tidak akan dipangkas.

Di antaranya, gaji pengurus RT, insentif guru mengaji atau tokoh agama, insentif guru swasta, hingga program seragam gratis bagi pelajar. Program-program itu dianggap sebagai wajah pelayanan dasar yang tidak boleh terganggu. (RE/FR)

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

Tags: Aparatur Sipil NegaraASN BONTANGWali Kota Bontang
Previous Post

Sempat Bikin Resah, Kasus Begal di Jalan Pipa Bontang Ternyata Tidak Benar, Ini Faktanya!

Next Post

Pajak Masih Tertatih, Balikpapan Kejar Target Rp1,3 Triliun

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post
Pajak Masih Tertatih, Balikpapan Kejar Target Rp1,3 Triliun Hari Terakhir Bayar PBB Balikpapan Tanpa Denda, Besok Langsung Kena Sanksi Kelebihan Bayar PBB Balikpapan Akan jadi Pengurang Pajak Tahun Berikutnya

Pajak Masih Tertatih, Balikpapan Kejar Target Rp1,3 Triliun

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

15 Juli 2026 | 13:16

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved