• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Senin, Juli 20, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Rupa

Viral! Kamar Indekos Berantakan Penuh Sampah, Penghuni Diduga Alami Hoarding Disorder

Suriadi Said by Suriadi Said
17 Juli 2024 | 08:01
Reading Time: 1 min read
0
Viral! Kamar Indekos Berantakan Penuh Sampah, Penghuni Diduga Alami Hoarding Disorder
Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

BALIKPAPAN – Sebuah video viral di media sosial mengenai seorang ibu kost yang menggerebek salah satu kamar indekos telah menarik perhatian banyak netizen.

Dalam video yang diunggah oleh akun TikTok @siskavizar, terlihat dengan jelas kondisi kamar indekos yang sangat berantakan, penuh dengan tumpukan sampah, dan properti yang rusak.

PILIHAN REDAKSI

Waspada Modus Penipuan! Nama Warga Bontang Baru Dicatut Donasi Kematian Palsu

Waspada Modus Penipuan! Nama Warga Bontang Baru Dicatut Donasi Kematian Palsu

14 Juli 2026 | 09:47
WhatsApp Rilis Fitur Username, Tak Perlu Lagi Bagi Nomor Telepon Pribadi

WhatsApp Rilis Fitur Username, Tak Perlu Lagi Bagi Nomor Telepon Pribadi

30 Juni 2026 | 19:11

Diketahui, pemilik indekos mulai mencurigai kondisi kamar tersebut setelah mencium bau tidak sedap, meskipun pintu kamar selalu terkunci. Bahkan, dalam pemeriksaan lebih lanjut, ditemukan sisa-sisa tulang ayam di atas kasur yang sobek.

Penyebab dan Solusi Hoarding Disorder

Hoarding disorder, kondisi dimana seseorang kesulitan untuk membuang barang-barang yang dianggapnya memiliki nilai atau penting, kembali menjadi sorotan.

Dr. Iriawan Tinambunan, Sp.KJ dari RSJ Marzoeki Mahdi Bogor, menjelaskan bahwa gangguan ini sering kali terjadi karena individu merasa perlu untuk menyimpan barang-barang tersebut, meskipun sebenarnya tidak lagi diperlukan.

“Dampaknya, mereka merasa tidak nyaman jika harus memisahkan diri dari barang-barang tersebut,” ungkap Dr. Iriawan dalam sebuah tayangan di YouTube RSJ Marzoeki Mahdi.

Meskipun belum ada penyebab pasti dari hoarding disorder, Dr. Iriawan menyebutkan bahwa terdapat beberapa faktor yang mungkin mempengaruhi kondisi ini. Pertama, kepribadian individu yang ragu-ragu atau tidak tegas dalam mengambil keputusan.

Kedua, pengalaman trauma masa lalu seperti kehilangan atau perceraian. Ketiga, faktor genetik juga bisa memainkan peran dalam perkembangan gangguan ini.

Untuk mengatasi hoarding disorder, terapi psikologis menjadi langkah utama yang direkomendasikan. Metode seperti terapi kognitif, wawancara motivasional, dan pelatihan keterampilan dapat membantu individu untuk mengatasi kecenderungan menimbun barang.

Selain itu, dalam beberapa kasus, dokter juga dapat meresepkan obat-obatan untuk meredakan kecemasan yang dirasakan individu saat harus membuang barang-barang tersebut. (*)

Tags: Media Sosial
Previous Post

AKBP Candra Hermawan Resmi Gantikan AKBP Ronni Bonic sebagai Kapolres Kutai Timur

Next Post

Antisipasi Dominasi Calon Tunggal, PDIP Kaltim Rekomendasikan Isran Noor dan Hadi Mulyadi untuk Pilgub 2024

BACA JUGA

HDPE Flap Gate untuk Irigasi, Ini Keunggulan dan Rekomendasi Suppliernya

HDPE Flap Gate untuk Irigasi, Ini Keunggulan dan Rekomendasi Suppliernya

15 Juli 2026 | 22:56
Menyelamatkan Surga yang Terluka, Pulau Miang Kutim Ditata Total

Menyelamatkan Surga yang Terluka, Pulau Miang Kutim Ditata Total

14 Juli 2026 | 00:19
BMKG: Kaltim Diprediksi Minim Hujan hingga 20 Juli, Samboja Sudah 16 Hari Kering

BMKG: Kaltim Diprediksi Minim Hujan hingga 20 Juli, Samboja Sudah 16 Hari Kering

13 Juli 2026 | 23:44
Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

13 Juli 2026 | 23:21
Festival Sekerat Nusantara V Ditutup Meriah, Ritual Mengulur Naga Tegaskan Identitas Budaya Kutim

Festival Sekerat Nusantara V Ditutup Meriah, Ritual Mengulur Naga Tegaskan Identitas Budaya Kutim

12 Juli 2026 | 23:58
PWI Bontang Matangkan Program 3 Tahun, Fokus UKW hingga Perlindungan Wartawan

PWI Bontang Matangkan Program 3 Tahun, Fokus UKW hingga Perlindungan Wartawan

12 Juli 2026 | 22:48
Next Post
Antisipasi Dominasi Calon Tunggal, PDIP Kaltim Rekomendasikan Isran Noor dan Hadi Mulyadi untuk Pilgub 2024

Antisipasi Dominasi Calon Tunggal, PDIP Kaltim Rekomendasikan Isran Noor dan Hadi Mulyadi untuk Pilgub 2024

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

15 Juli 2026 | 13:16

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved