• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Rabu, Juli 22, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Wali Kota Bontang: Narkoba Sudah Masuk Kondisi Darurat

Suriadi Said by Suriadi Said
27 Mei 2026 | 19:16
Reading Time: 2 mins read
0
Wali Kota Bontang: Narkoba Sudah Masuk Kondisi Darurat

Wali Kota Neni saat memberikan sambutan di Masjid Agung Al Hijrah dalam pelaksanaan Salat Iduladha, Rabu (27/5/2026).

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

MARAKNYA peredaran narkotika di kalangan remaja membuat Pemerintah Kota Bontang angkat suara. Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, bahkan menyebut kondisi tersebut sudah berada pada tahap mengkhawatirkan dan layak disebut darurat.

“Saya sangat prihatin dengan peredaran narkoba di Kota Bontang. Boleh saya katakan ini sudah masuk dalam keadaan darurat. Kota kita kecil, tapi tingkat peredarannya cukup tinggi,” ujar Neni saat memberikan sambutan di Masjid Agung Al Hijrah dalam pelaksanaan Salat Iduladha, Rabu (27/5/2026).

PILIHAN REDAKSI

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Belum Puas di Penjara, Mantan Napi Kasus Sabu di Bontang Kembali Diciduk

Belum Puas di Penjara, Mantan Napi Kasus Sabu di Bontang Kembali Diciduk

16 Juli 2026 | 14:23

Pernyataan itu bukan tanpa alasan. Baru-baru ini, aparat penegak hukum mengungkap kasus peredaran narkotika yang melibatkan pelajar. Dalam kasus tersebut, ditemukan barang bukti sabu dalam jumlah besar yang disimpan di rumah pelaku.

“Kemarin ada anak-anak kita yang masih sekolah sudah menjadi pengedar. Hampir satu kilogram lebih disimpan di rumah. Ini sangat memprihatinkan,” katanya.

Tak hanya itu, fakta lain yang tak kalah mengkhawatirkan juga ditemukan. Pemerintah mencatat adanya anak berusia 14 tahun yang sudah terpapar narkoba.

“Ini miris. Anak usia 14 tahun sudah menggunakan narkoba. Ini menjadi perhatian serius kita semua,” tegasnya.

Menghadapi kondisi tersebut, Neni meminta orang tua untuk tidak lengah dalam mengawasi anak-anaknya, terutama di tengah derasnya arus informasi di era digital.

“Orangtua harus meluangkan waktu untuk anak. Bukan hanya soal lamanya bersama, tapi kualitas komunikasi yang terjalin. Itu jauh lebih penting,” jelasnya.

Ia juga menyoroti pengaruh media sosial dan perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (AI), yang dapat menjadi pintu masuk berbagai pengaruh negatif jika tidak disikapi dengan bijak.

Selain narkoba, Wali Kota juga menyinggung berbagai persoalan sosial lain yang turut menghantui generasi muda, seperti pernikahan dini, kehamilan di luar nikah akibat pergaulan bebas, hingga perceraian.

“Ini menjadi pekerjaan rumah kita bersama. Saya mohon bantuan semua pihak untuk menjaga anak-anak kita,” ujarnya.

Neni turut mengajak tokoh agama dan penggiat keagamaan untuk berperan aktif dalam memberikan pembinaan spiritual kepada generasi muda.

Pemerintah Kota Bontang berharap seluruh elemen masyarakat dapat bersinergi menghadapi persoalan ini. Menurutnya, tanpa keterlibatan bersama, upaya melindungi generasi muda dari ancaman narkoba dan dampak sosial lainnya akan sulit terwujud.

Sebelumnya, dua pelajar sekolah menengah kejuruan (SMK) di Kota Bontang, Kalimantan Timur, ditangkap aparat kepolisian karena diduga terlibat dalam peredaran narkotika jenis sabu.

Dari tangan keduanya, polisi mengamankan barang bukti dengan total berat mencapai 854,67 gram. Penangkapan dilakukan oleh tim Satuan Reserse Narkoba Polres Bontang pada Senin (11/5/2026) sekitar pukul 20.00 Wita di Jalan Brigjen Katamso RT 016, Kelurahan Gunung Elai, Kecamatan Bontang Utara.

Kedua pelaku masing-masing berinisial MAP (17), pelajar kelas 1 SMK, dan M (18), pelajar kelas 2 SMK. Keduanya dijanjikan upah Rp15 juta jika berhasil menyelesaikan pengantaran seluruh paket. Namun, sebelum tugas selesai, mereka baru menerima uang muka sebesar Rp1 juta. (FR)

 

Dapatkan berita terbaru Pranala.co dengan mengikuti Whatsapp Channel kami

Tags: Narkoba
Previous Post

Iduladha di Kodim Bontang, Daging Kurban Dibagikan untuk Warga Dhuafa

Next Post

BPS: Pengangguran Kaltim Turun, Tapi Jumlah Pekerja Justru Menyusut

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post
BPS: Pengangguran Kaltim Turun, Tapi Jumlah Pekerja Justru Menyusut Wawali Bontang Beri Tenggat 15 Hari Rampungkan Data Pencari Kerja VIDEO: Mudah dan Cepat! Inilah Cara Mengurus Kartu Kuning (AK1) di Kota Bontang Mudah dan Cepat! Inilah Cara Mengurus Kartu Kuning (AK1) di Kota Bontang Job Fair Bontang bakal Digelar 24-27 Juni, Diikuti 50 Perusahaan Lintas Sektor Pengangguran Turun, Angkatan Kerja Kaltim Naik

BPS: Pengangguran Kaltim Turun, Tapi Jumlah Pekerja Justru Menyusut

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

15 Juli 2026 | 13:16
Sabu 2,34 Gram Gagal Edar, 2 Pria di Bontang Baru Masuk Bui

Sabu 2,34 Gram Gagal Edar, 2 Pria di Bontang Baru Masuk Bui

15 Juli 2026 | 13:45

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved