• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Jumat, Juli 17, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Warga Tabo-Tabo Pangkep Protes Diberhentikan, Diganti Sopir Luar Daerah

Suriadi Said by Suriadi Said
30 Mei 2026 | 15:49
Reading Time: 2 mins read
0
Warga Tabo-Tabo Pangkep Protes Diberhentikan, Diganti Sopir Luar Daerah

Warga Tabo-Tabo mendatangi perusahaan memprotes kebijakan yang dianggap merugikan warga lokal.

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

KESABARAN masyarakat Desa Tabo-Tabo, Kecamatan Bungoro, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, akhirnya habis. Bertahun-tahun hidup berdampingan dengan aktivitas korporasi, warga merasa hanya mendapatkan dampak buruk tanpa kompensasi kesejahteraan yang sepadan.

​Puncak kekecewaan ini meledak setelah sejumlah sopir lokal yang menggantungkan hidup dari operasional perusahaan tiba-tiba diberhentikan. Posisi mereka dikabarkan langsung digantikan oleh tenaga kerja yang didatangkan dari luar daerah.

PILIHAN REDAKSI

Demo di DPRD Balikpapan Memanas, Massa Teriak 'Holiday' saat Pejabat Absen

Demo di DPRD Balikpapan Memanas, Massa Teriak ‘Holiday’ saat Pejabat Absen

15 Juni 2026 | 21:14
Demo BBM Balikpapan, Polisi Taruh Polwan di Garis Depan

Demo BBM Balikpapan, Polisi Taruh Polwan di Garis Depan

15 Juni 2026 | 18:02

​Merespons keputusan sepihak tersebut, warga menggelar aksi protes spontan di lapangan. Mereka menghentikan laju armada kendaraan angkutan perusahaan yang melintas, menuntut penjelasan langsung dari pihak manajemen.

​Tokoh masyarakat Desa Tabo-Tabo, Abdullah, menegaskan bahwa gerakan ini sama sekali bukan bentuk penolakan terhadap investasi yang masuk ke kampung mereka. Warga hanya menuntut keadilan dan transparansi yang selama ini terkesan ditutupi.

​”Kenapa sopir yang selama ini bekerja tiba-tiba dikeluarkan lalu diganti orang luar? Itu yang menjadi pertanyaan besar kami,” ujar Abdullah dengan nada kecewa di lokasi, Sabtu (30/5/2026).

​Sebelum ada penjelasan resmi dan jaminan tertulis dari manajemen, warga sepakat meminta seluruh aktivitas angkutan perusahaan dihentikan sementara waktu. Mereka enggan kembali kecolongan.

​Pihak lapangan sempat berkilah bahwa armada yang bermasalah tersebut merupakan mobil vendor rekanan, bukan milik internal. Namun, Abdullah menilai alasan itu terlalu klise dan tidak menyentuh akar persoalan yang sebenarnya.

​”Mau disebut mobil vendor atau apa pun, mereka tetap bekerja dan mencari untung untuk perusahaan. Yang kami minta adalah keterbukaan,” tutur Abdullah menegaskan.

​Bagi warga setempat, konflik ini bukan sekadar urusan beberapa sopir yang kehilangan mata pencaharian. Ini adalah akumulasi dari rasa tersisih yang sudah lama terpendam di hati masyarakat.

​Setiap hari, truk-truk bertubuh besar milik perusahaan bebas melintasi jalanan di kawasan permukiman padat penduduk.

​Saat musim kemarau tiba, debu pekat beterbangan masuk ke teras rumah warga. Kebisingan mesin-mesin berat juga sudah menjadi menu sarapan harian yang terpaksa mereka maklumi.

​”Perusahaan mengambil hasil bumi dari Tabo-Tabo lalu dibawa keluar. Tapi yang kami rasakan di sini justru debunya, kebisingannya. Sementara anak-anak muda kami di sini masih banyak yang menganggur,” ungkap Abdullah lirih.

​Masyarakat menilai, kehadiran investasi skala besar di daerah seharusnya menjadi juru selamat bagi perekonomian lokal. Perusahaan wajib memprioritaskan penyerapan tenaga kerja dari lingkungan sekitar sebelum melirik pekerja luar.

​Melalui momentum ini, warga mendesak manajemen untuk segera membuka ruang dialog yang sehat dan jujur. Hal ini penting agar kebijakan korporasi ke depan tidak memicu gejolak sosial yang lebih besar.

​”Ini soal hak paling mendasar. Hak masyarakat untuk ikut menikmati kue kemakmuran dari kekayaan alam yang dikeruk dari tanah leluhur mereka sendiri,” kata Abdullah.

​Warga berkomitmen tetap mengawal tuntutan mereka sampai ada respons hitam di atas putih dari pihak PT GKGM.

​Sayangnya, hingga berita ini ditayangkan, manajemen perusahaan terkait belum memberikan pernyataan resmi ataupun klarifikasi mengenai aksi pemblokiran armada oleh warga lokal tersebut. [FR]

 

Dapatkan berita terbaru Pranala.co dengan mengikuti Whatsapp Channel kami

Tags: DemonstrasiPangkep
Previous Post

Dua Nyawa Melayang dan Proper Merah, Jatam Kaltim Desak Izin PT KPC Dicabut!

Next Post

Kabar Baik dari Kaltim: Habitat Penyu Hijau Berau Kini Masuk Zona Aman

BACA JUGA

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

13 Juli 2026 | 23:47
Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

13 Juli 2026 | 23:36
Gugatan Rp27 Miliar Berlanjut, Eks Wali Kota Bontang Belum Hadiri Mediasi di PN Bontang

Gugatan Rp27 Miliar Berlanjut, Eks Wali Kota Bontang Belum Hadiri Mediasi di PN Bontang

13 Juli 2026 | 22:26
Langgar Aturan Lagi, Truk Material Tanpa Terpal Kembali Resahkan Warga Tanjung Laut Indah Bontang

Langgar Aturan Lagi, Truk Material Tanpa Terpal Kembali Resahkan Warga Tanjung Laut Indah Bontang

13 Juli 2026 | 22:04
Kuota Umrah Gratis Kaltim Anjlok Drastis, Kini Tinggal 14 Orang Konflik Iran–Israel Memanas, Kemenhaj Kaltim Imbau Calon Jemaah Tunda Umrah 4.149 Marbot di Kaltim Masuk Daftar Penerima Umrah Gratis, Anggaran Tembus Rp33 Miliar Daftar Nama Marbot dan Penjaga Rumah Ibadah di Kutim yang Diberangkatkan Umrah dan Perjalanan Religi Arab Saudi Ultimatum Jemaah Umrah: Pulang sebelum 29 April atau Penjara Bus Jemaah Umrah WNI Kecelakaan di Arab Saudi, 6 Orang Meninggal Dunia

Kuota Umrah Gratis Kaltim Anjlok Drastis, Kini Tinggal 14 Orang

13 Juli 2026 | 21:22
Mahyunadi Ingatkan Kades di Kutim Tak Terlalu Dekat dengan Perusahaan

Mahyunadi Ingatkan Kades di Kutim Tak Terlalu Dekat dengan Perusahaan

13 Juli 2026 | 21:07
Next Post
Kabar Baik dari Kaltim: Habitat Penyu Hijau Berau Kini Masuk Zona Aman

Kabar Baik dari Kaltim: Habitat Penyu Hijau Berau Kini Masuk Zona Aman

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bupati Kutim Garansi Dana RT Tetap Rp250 Juta, Desa Sangatta Selatan Kok Cuma Rp100 Juta?

Bupati Kutim Garansi Dana RT Tetap Rp250 Juta, Desa Sangatta Selatan Kok Cuma Rp100 Juta?

11 Juli 2026 | 00:32
Asyik Santai di Pos Ronda, Pria di Kutim Diciduk Kantongi 12 Paket Sabu

Asyik Santai di Pos Ronda, Pria di Kutim Diciduk Kantongi 12 Paket Sabu

11 Juli 2026 | 00:37
ASN Bontang Berkinerja Buruk Terancam Potong TPP ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

28 Agustus 2025 | 09:11
Proyek Pipa Jalan S Parman Bontang Makan Korban, 3 Motor Sudah Tumbang!

Proyek Pipa Jalan S Parman Bontang Makan Korban, 3 Motor Sudah Tumbang!

11 Juli 2026 | 15:05

Terbaru

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

13 Juli 2026 | 23:47
BMKG: Kaltim Diprediksi Minim Hujan hingga 20 Juli, Samboja Sudah 16 Hari Kering

BMKG: Kaltim Diprediksi Minim Hujan hingga 20 Juli, Samboja Sudah 16 Hari Kering

13 Juli 2026 | 23:44
Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

13 Juli 2026 | 23:36
Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

13 Juli 2026 | 23:21
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved