• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Minggu, Juli 19, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Waspada Cacar Monyet, Kaltim Tingkatkan Pengawasan Meski Belum Ada Kasus

Suriadi Said by Suriadi Said
29 Agustus 2024 | 15:13
Reading Time: 2 mins read
0
Waspada Cacar Monyet, Kaltim Tingkatkan Pengawasan Meski Belum Ada Kasus

dr. Ivan Hariyadi, Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kaltim

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

SAMARINDA – Dinas Kesehatan Kalimantan Timur, Diskes Kaltim terus memperkuat kewaspadaan terhadap ancaman cacar monyet atau monkeypox (MPOX), meskipun hingga saat ini belum ada laporan kasus di wilayah tersebut. Langkah proaktif ini dilakukan sebagai upaya pencegahan dini mengingat potensi penyebaran penyakit ini di Indonesia.

dr. Ivan Hariyadi, Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kaltim, mengungkapkan bahwa tanda-tanda awal MPOX cukup khas.

PILIHAN REDAKSI

Ratusan Ribu Warga Kaltim Kena Hipertensi, Berpotensi Risiko Jantung

Ratusan Ribu Warga Kaltim Kena Hipertensi, Berpotensi Risiko Jantung

21 Juni 2026 | 08:20
Dugaan Malpraktik RSUD AWS Samarinda, Kawat Putus dan Ring Nyangkut di Jantung Pemprov Kaltim: Dewan Pengawas Rumah Sakit Tidak Harus dari Dalam Daerah Tak Lagi Jauh Berobat, RSUD AWS Samarinda Buka Akses Transplantasi Ginjal untuk Warga Kaltim

Dugaan Malpraktik RSUD AWS Samarinda, Kawat Putus dan Ring Nyangkut di Jantung

2 Juni 2026 | 09:52

“Penyakit ini biasanya dimulai dengan munculnya ruam atau lesi pada kulit yang awalnya tampak di wajah, kemudian menyebar ke bagian tubuh lainnya,” jelas dr. Ivan dalam acara Siaga Penyakit MPOX yang digelar Kamis (29/8/2024).

Lebih lanjut, dr. Ivan menjelaskan bahwa ruam tersebut akan berkembang menjadi lenting berisi cairan atau nanah yang seringkali disertai rasa gatal atau nyeri.

Selain ruam, gejala lain yang umum muncul termasuk demam, lemas, menggigil, sakit kepala, dan nyeri otot. “Pembesaran kelenjar getah bening juga menjadi salah satu tanda khas MPOX,” tambahnya.

Meskipun sebagian besar kasus MPOX sembuh dalam waktu 3-4 minggu, penyakit ini dapat berakibat fatal, terutama pada kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, dan ibu hamil.

“Virus ini bahkan bisa menyebabkan keguguran pada ibu hamil,” ungkap dr. Ivan, memperingatkan masyarakat untuk tetap waspada.

Dinas Kesehatan Kaltim telah mengambil berbagai langkah pencegahan untuk menghadapi kemungkinan penyebaran MPOX, di antaranya:

1. Pemantauan Ketat di Titik Masuk: Pengawasan intensif dilakukan di bandara, pelabuhan, dan fasilitas kesehatan terhadap orang yang datang dari daerah endemis.

2. Sosialisasi dan Edukasi: Menyebarluaskan informasi kepada masyarakat mengenai gejala, cara penularan, dan upaya pencegahan MPOX melalui berbagai media.

3. Penyediaan Vaksin MPOX: Vaksinasi disediakan bagi orang yang memiliki kontak erat dengan kasus positif, sebagai langkah antisipasi.

dr. Ivan juga mengimbau masyarakat untuk terus menjaga kebersihan dan kesehatan, serta menghindari kontak langsung dengan hewan liar yang berpotensi menjadi pembawa virus.

“Jika Anda mengalami gejala yang mengarah pada MPOX, segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat,” pesannya.

Meskipun Kalimantan Timur masih bebas dari kasus MPOX, kewaspadaan dini dan penanganan yang tepat sangat penting untuk mencegah penyebaran virus ini.

“Dengan deteksi dini dan respons cepat, kita dapat mengatasi ancaman MPOX sebelum menjadi masalah besar,” tutup dr. Ivan. (*)

 

*) Ikuti berita terbaru PRANALA.co di Google News ketuk link ini dan jangan lupa difollow

Via: Redaksi
Tags: Cacar MonyetDiskes Kaltim
Previous Post

Sutomo Jabir-Nasrullah Daftar Pilkada Bontang 2024, Tantang Penguasa dan Mantan Penguasa

Next Post

Pilkada Bontang 2024; Sempat Tertunda 3 Jam Lebih, Sutomo-Nasrullah Resmi Daftar di KPU Bontang

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post
Sutomo Jabir-Nasrullah Daftar Pilkada Bontang 2024, Tantang Penguasa dan Mantan Penguasa Nasrullah Kenalkan Program Sapa Warga, Beri Ruang untuk Berbicara Sempat Tertunda 3 Jam Lebih, Sutomo-Nasrullah Resmi Daftar di KPU Bontang

Pilkada Bontang 2024; Sempat Tertunda 3 Jam Lebih, Sutomo-Nasrullah Resmi Daftar di KPU Bontang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

15 Juli 2026 | 13:16

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved