• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Minggu, Juli 19, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Waspada Cuaca Ekstrem, Nelayan Bontang Dapat Imbaun Khusus dari Sat Polairud

Suriadi Said by Suriadi Said
25 Desember 2024 | 12:08
Reading Time: 2 mins read
1
Waspada Cuaca Ekstrem, Nelayan Bontang Dapat Imbaun Khusus dari Sat Polairud

Personel Sat Polairud Polres Bontang mendatangi para nelayan di sekitar Pelabuhan Tanjung Laut Indah, Kota Bontang, Rabu (25/12/2024) pagi. [FOTO: IRWAN/PRANALA.CO]

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

PRANALA.CO, Bontang – Suasana di sekitar Pelabuhan Tanjung Laut Indah, Kota Bontang, Rabu (25/12/2024) pagi tampak sibuk seperti biasa. Deretan kapal nelayan berlabuh dengan para awak yang tengah mempersiapkan peralatan mereka untuk melaut.

Namun, ada yang berbeda hari ini. Beberapa anggota Satuan Polisi Air dan Udara (Sat Polairud) Polres Bontang terlihat mendatangi para nelayan, bukan untuk melakukan penegakan hukum, tetapi untuk menyampaikan pesan penting: waspada cuaca ekstrem.

PILIHAN REDAKSI

Bukan Hanya Padamkan Api, Damkar Bontang Evakuasi Lansia Stroke ke Rumah Sakit

Bukan Hanya Padamkan Api, Damkar Bontang Evakuasi Lansia Stroke ke Rumah Sakit

13 Juli 2026 | 15:40
Gerai Baru Indomaret di Bontang Barat Diprotes, Warung Kecil Mulai Ketar-Ketir

Gerai Baru Indomaret di Bontang Barat Diprotes, Warung Kecil Mulai Ketar-Ketir

9 Juli 2026 | 21:29

Kasat Polairud Polres Bontang, AKP Khairul Umam, berdiri di atas dermaga. Dengan suara tegas, ia memberikan imbauan kepada para nelayan agar selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di laut.

“Kami mengimbau para nelayan untuk memperhatikan prakiraan cuaca sebelum melaut. Jika cuaca buruk, lebih baik menunda perjalanan demi keselamatan,” ucap AKP Khairul.

Imbauan tersebut bukan tanpa alasan. Akhir tahun adalah musim yang kerap membawa angin kencang, gelombang tinggi, dan hujan lebat. Kondisi ini tidak hanya membahayakan aktivitas nelayan, tetapi juga berpotensi menyebabkan kecelakaan laut yang fatal.

Selain mengingatkan para nelayan untuk memantau kondisi cuaca, Sat Polairud juga membagikan saran keselamatan yang praktis. Salah satu poin utama yang ditekankan adalah pentingnya menggunakan jaket pelampung setiap kali melaut.

“Jangan hanya memastikan peralatan tangkap ikan lengkap, tetapi pastikan juga kapal dalam kondisi layak. Keselamatan adalah yang utama,” tambah AKP Khairul.

Para anggota Sat Polairud bahkan membagikan selebaran berisi langkah-langkah keselamatan dan nomor kontak darurat. Selebaran ini diterima dengan antusias oleh para nelayan yang sebagian besar mengakui bahwa informasi seperti ini sangat berguna, terutama di tengah musim cuaca tak menentu.

AKP Khairul juga berharap masyarakat pesisir, termasuk para nelayan, dapat terus menjalin kerja sama dengan pihak kepolisian demi mengurangi risiko kecelakaan di laut.

“Keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Jangan ragu untuk menghubungi kami jika membutuhkan bantuan,” tutupnya.

Cuaca ekstrem memang menjadi tantangan bagi masyarakat pesisir. Namun, dengan adanya edukasi dan himbauan seperti yang dilakukan oleh Sat Polairud Polres Bontang, harapannya risiko dapat diminimalisir.

Para nelayan kini memiliki bekal pengetahuan lebih baik untuk menghadapi musim cuaca buruk, memastikan perjalanan mereka di laut tidak hanya produktif, tetapi juga aman.

Salah satu nelayan, Ramli (43), yang telah 20 tahun melaut di perairan Bontang, mengapresiasi kehadiran Sat Polairud. “Kadang kami terlalu fokus mencari hasil tangkapan sampai lupa cek cuaca. Himbauan seperti ini mengingatkan kami untuk lebih hati-hati,” ujarnya.

Dengan gelombang laut yang terus bergulung di kejauhan, para nelayan di Pelabuhan Tanjung Laut Indah kini memiliki satu harapan bersama: pulang dengan selamat, membawa hasil tangkapan, dan menikmati kebahagiaan bersama keluarga mereka. (*)

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami

Via: Irwan | Advertorial
Tags: BontangPolres BontangSat Polairud
Previous Post

Sepanjang 2024, 260 Kebakaran Terjadi di Samarinda, Korsleting Listrik jadi Penyebab Utama

Next Post

Poliklinik RSUD Bontang Tutup selama Libur Natal, IGD Tetap Siaga 24 Jam

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post
Poliklinik RSUD Bontang Tutup selama Libur Natal, IGD Tetap Siaga 24 Jam Bangunan Baru RSUD Bontang Tampung Pasien Penyakit Menular Gaji Petugas Kebersihan RSUD Menunggak, Rustam: Kontraktor Harus Miliki Dana Standby

Poliklinik RSUD Bontang Tutup selama Libur Natal, IGD Tetap Siaga 24 Jam

Comments 1

  1. Ping-balik: Kapal Kehabisan Solar, Dua Nelayan Bontang Hilang di Muara Berau - Pranala.co

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

15 Juli 2026 | 13:16

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved