• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Minggu, Juli 19, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

1.700 Sapi Kurban bakal Masuk Kutim, Waspadai PMK dan Cacingan

Suriadi Said by Suriadi Said
11 Mei 2026 | 17:00
Reading Time: 2 mins read
0
4 Larangan Kurban saat Iduladha, Termasuk Jual Daging Kurban 1.700 Sapi Kurban bakal Masuk Kutim, Waspadai PMK dan Cacingan

Ilustrasi pemeriksaan kesehatan sapi. (TIRTO)

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

MENJELANG Iduladha 1447 Hijriah, lalu lintas ternak di Kutai Timur (Kutim), Kalimantan Timur (Kaltim) mulai meningkat. Pemerintah daerah memperkirakan sekira 1.700 ekor sapi kurban akan masuk dan tersebar di sejumlah kecamatan. Di tengah tingginya permintaan hewan kurban itu, ancaman penyakit ternak seperti Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) hingga cacingan menjadi perhatian serius.

Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP) Kutim mulai memperketat pengawasan sejak hewan tiba di penampungan. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan ternak yang dijual ke masyarakat dalam kondisi sehat dan layak konsumsi.

PILIHAN REDAKSI

Gara-Gara Daging Kurban, Buruh di Samarinda Gelap Mata: Bakar Apotek dan Nyaris Tewas Diamuk Warga

Gara-Gara Daging Kurban, Buruh di Samarinda Gelap Mata: Bakar Apotek dan Nyaris Tewas Diamuk Warga

29 Mei 2026 | 13:05
Punya Jambul Mirip Donald Trump, Kerbau Albino Ini Batal Disembelih

Punya Jambul Mirip Donald Trump, Kerbau Albino Ini Batal Disembelih

29 Mei 2026 | 00:12

Plt Kepala Bidang Peternakan DTPHP Kutim, drh Cut Meutia, mengatakan petugas melakukan pemeriksaan fisik secara langsung terhadap sapi yang masuk dari luar daerah. Pemeriksaan meliputi kondisi tubuh, gejala penyakit menular, hingga riwayat vaksinasi.

“Pemeriksaan dilakukan sejak hewan berada di penampungan. Kami ingin memastikan hewan yang beredar bebas dari penyakit menular dan aman untuk kurban,” kata Cut Meutia, Senin (11/5/2026).

Menurutnya, pengawasan tahun ini dilakukan lebih intensif karena mobilitas ternak menjelang Iduladha selalu meningkat dibanding hari biasa. Petugas UPT diterjunkan ke sejumlah wilayah seperti Teluk Pandan, Kaubun, Kongbeng, Long Mesangat, hingga Sangkulirang untuk memantau penjualan hewan kurban.

Selain pemeriksaan fisik, setiap ternak wajib dilengkapi surat kesehatan hewan dari daerah asal. Hewan yang telah lolos pemeriksaan kemudian diberi stiker sehat agar mudah dikenali calon pembeli.

“Kalau ditemukan kondisi tertentu seperti cacingan berat atau penyakit lain yang membahayakan, maka hewan tidak boleh dipotong untuk konsumsi,” ujarnya.

Pengawasan juga dilakukan saat proses penyembelihan. Petugas memeriksa kondisi hewan sebelum dipotong melalui pemeriksaan ante mortem dan mengecek kualitas daging setelah penyembelihan melalui pemeriksaan post mortem.

Dia berharap pengawasan tersebut dapat mencegah penyebaran penyakit ternak sekaligus memberi rasa aman bagi masyarakat yang membeli hewan kurban tahun ini. [RIL]

 

Dapatkan berita terbaru Pranala.co dengan mengikuti Whatsapp Channel kami

Tags: Hewan Kurbansapi kurban
Previous Post

Sekolah Negeri Wajib Terima ABK, Guru di Kaltim Masih Kekurangan Bekal

Next Post

Buat Warga Kutim, Jangan Asal Beli Hewan Kurban!

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post
Buat Warga Kutim, Jangan Asal Beli Hewan Kurban!

Buat Warga Kutim, Jangan Asal Beli Hewan Kurban!

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

15 Juli 2026 | 13:16

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved