• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Selasa, Juli 21, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

162 Kasus Stunting di Tanjung Laut Indah, Bontang Kejar Target Nol

Suriadi Said by Suriadi Said
5 Mei 2026 | 07:37
Reading Time: 2 mins read
0
162 Kasus Stunting di Tanjung Laut Indah, Bontang Kejar Target Nol

Wali Kota Neni saat kunjungan kerja ke Kantor Lurah Tanjung Laut Indah, Senin (4/5/2026).

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

SEBANYAK 162 kasus stunting tercatat di Kelurahan Tanjung Laut Indah, Bontang. Angka ini menjadi perhatian serius Wali Kota Neni Moerniaeni saat melakukan kunjungan kerja, Senin (4/5/2026).

Di hadapan perangkat kelurahan dan tokoh masyarakat, Neni menegaskan bahwa penanganan stunting tidak bisa dilakukan secara umum, melainkan harus berbasis data individu.

PILIHAN REDAKSI

Langgar Aturan Lagi, Truk Material Tanpa Terpal Kembali Resahkan Warga Tanjung Laut Indah Bontang

Langgar Aturan Lagi, Truk Material Tanpa Terpal Kembali Resahkan Warga Tanjung Laut Indah Bontang

13 Juli 2026 | 22:04
Setahun MBG di Samarinda Belum Berdampak ke Stunting

Setahun MBG di Samarinda Belum Berdampak ke Stunting

13 Juli 2026 | 14:01

Pendekatan “by name by address” diminta diterapkan agar setiap balita dan ibu hamil yang berisiko dapat terpantau secara spesifik.

“Target kita adalah zero stunting. Kita harus intervensi sejak masa kehamilan,” ujar Neni.

Intervensi yang disiapkan mencakup pemenuhan gizi, terutama asupan protein tinggi bagi ibu hamil dan balita. Program ini melibatkan kolaborasi lintas sektor, termasuk Badan Gizi Nasional (BGN) dan perusahaan swasta.

Kelurahan Tanjung Laut Indah sendiri telah menggandeng PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) dalam mendukung program pemenuhan gizi masyarakat.

Secara nasional, stunting masih menjadi tantangan pembangunan manusia. Pemerintah pusat menargetkan penurunan signifikan dalam beberapa tahun terakhir, sehingga intervensi di tingkat daerah menjadi penentu capaian tersebut.

Pemkot Bontang menilai percepatan penanganan berbasis data menjadi strategi utama untuk menekan angka stunting secara berkelanjutan.

Bontang memang sedang berpacu dengan waktu. Bukan soal pembangunan gedung tinggi atau jalan raya, melainkan sesuatu yang lebih mendasar: sanitasi. Pemerintah kota memasang target ambisius—menghapus praktik buang air besar sembarangan (BABS) sepenuhnya pada 2027.

Di balik target itu, tersimpan persoalan yang lebih besar dari sekadar kebersihan. Ini tentang kesehatan, tentang masa depan anak-anak, dan tentang bagaimana sebuah kota merawat warganya.

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, menyebut capaian pengelolaan air limbah domestik saat ini sudah mencapai 96,86 persen. Angka yang tinggi, namun belum cukup untuk membuat pemerintah berpuas diri.

Selama ini, isu sanitasi kerap dipandang sebatas pembangunan fisik—membangun toilet umum atau menyediakan septic tank. Namun di Bontang, pendekatan itu mulai bergeser.

Pemerintah menyadari, persoalan utama justru terletak pada perilaku. Infrastruktur tanpa kesadaran hanya akan menjadi fasilitas yang tak terpakai.

Karena itu, selain pembangunan toilet umum dan septic tank terapung, pemerintah juga menggenjot edukasi kepada masyarakat. Pesannya sederhana, tetapi krusial: sanitasi layak adalah bagian dari gaya hidup sehat. [DIAS]

 

Dapatkan berita terbaru Pranala.co dengan mengikuti Whatsapp Channel kami

Tags: Bessai BerintaStunting
Previous Post

BKPSDM Kutim: Honorer Sekolah Diangkat Bertahap Lewat PPPK

Next Post

RTLH di Bontang; Dulu Kebanjiran, Kini Layak Huni

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post
RTLH di Bontang; Dulu Kebanjiran, Kini Layak Huni

RTLH di Bontang; Dulu Kebanjiran, Kini Layak Huni

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

15 Juli 2026 | 13:16
Sabu 2,34 Gram Gagal Edar, 2 Pria di Bontang Baru Masuk Bui

Sabu 2,34 Gram Gagal Edar, 2 Pria di Bontang Baru Masuk Bui

15 Juli 2026 | 13:45

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved