• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Minggu, Juli 19, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

560 Pasutri di Bontang Cerai selama 2022, Pemicunya Faktor Ekonomi hingga Lemah Syahwat

Suriadi Said by Suriadi Said
28 Desember 2022 | 12:45
Reading Time: 2 mins read
0
Tekanan Ekonomi Picu Perceraian di Bontang Perceraian di Bontang Turun, Mayoritas Usia 35-45 Tahun 332 Suami di Bontang Digugat Cerai Istri, Ini Faktor Terbanyak 8.584 janda baru 560 Pesutri di Bontang Cerai selama 2022, Pemicunya Faktor Ekonomi hingga Lemah Syahwat

Ilustrasi

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

pranala.co – Selama Januari hingga Desember 2022, Pengadilan Agama (PA) Bontang mencatat ada 560 pasangan suami istri (pasutri) yang memilih tidak hidup bersama lagi alias bercerai.

413 perkara di antaranya terkategori cerai gugat atau cerai yang diajukan pihak perempuan (istri), dan 143 perkara kategori cerai talak atau cerai yang diajukan pihak laki-laki (suami).

Humas PA Bontang, Ahmad Farih Shofi Muhtar mengatakan, faktor terbesar perceraian tahun ini masih didominasi masalah ekonomi, sama seperti tahun-tahun sebelumnya. Yang mana sang suami sudah tidak memberikan nafkah lahiriah, atau suami memilih meninggalkan dan menelantarkan istrinya.

PILIHAN REDAKSI

Mayoritas Didugat Istri, Perceraian di Bontang Didominasi Masalah Ekonomi dan Judol

Mayoritas Didugat Istri, Perceraian di Bontang Didominasi Masalah Ekonomi dan Judol

30 Maret 2026 | 08:32
Pasutri Kurang Mampu di Kutim Bisa Cerai Gratis, Ini Mekanisme Prodeo di PA Sangatta

Pasutri Kurang Mampu di Kutim Bisa Cerai Gratis, Ini Mekanisme Prodeo di PA Sangatta

1 Februari 2026 | 16:09

Persentase faktor ini mencapai 70 persen. Selebihnya lantaran faktor adanya pihak ketiga, Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), hingga menurunnya kemampuan suami dalam memberikan nafkah biologis alias lemah syahwat.

“Untuk faktor lemah syahwat ini ada peningkatan dari tahun sebelumnya,” sebut Farih kepada pranala.co saat ditemui, (27/12/2022).

Ditanya soal perceraian lantaran faktor penyimpangan seksual, Farih menyebut tahun ini nihil kasus alias tidak ada. Namun kasus itu pernah ada di tahun 2021 lalu, meskipun jumlahnya tak banyak.

PA sendiri, kata dia, selalu melakukan tahap mediasi terhadap pesutri yang ingin bercerai dengan tenggang waktu 30 hari masa kerja.

Harapannya keduanya dapat kembali membina bahtera rumah tangga dengan baik. Meskipun pada kenyataanya, hanya segelintir pesutri yang mau mencabut gugatan perceraiannya.

Farih pun menilai, ratusan kasus perceraian ini dapat dikategorikan tinggi. Sebab Bontang bukanlah tergolong kota dengan jumlah penduduk banyak. (*)

 

Ikuti berita menarik lainnya di Google News
Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari pranala.co. Mari bergabung di Grup Telegram “PRANALA.co”, caranya ketuk link https://t.me/pranaladotco , lalu join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Via: Bambang Alfatih
Tags: CeraiHeadlinePengadilan Agama
Previous Post

Detik-Detik Truk Molen Tabrak Kendaraan Lain di Balikpapan hingga Sopir Terjepit

Next Post

Puluhan Dispensasi Nikah Dikabulkan Kurun 2022, Didominasi karena Hamil di Luar Nikah

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post
Puluhan Dispensasi Nikah Dikabulkan Kurun 2022, Didominasi karena Hamil di Luar Nikah

Puluhan Dispensasi Nikah Dikabulkan Kurun 2022, Didominasi karena Hamil di Luar Nikah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

15 Juli 2026 | 13:16

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved