• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Sabtu, Juli 18, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

9 SPPG Bontang Boleh Buka Lagi kalau IPAL Lolos Verifikasi, Berikut Progresnya sampai Hari Ini

Suriadi Said by Suriadi Said
7 April 2026 | 17:01
Reading Time: 2 mins read
0
9 SPPG Bontang Baru Buka Lagi kalau IPAL Lolos Verifikasi, Berikut Progresnya sampai Hari Ini Libur Nataru, Program Makan Bergizi Gratis di Kaltim Tetap Berjalan

Para pekerja sedang menyusun menu makan bergizi gratis.

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

BONTANG, Pranala.co — Penghentian sementara operasional 9 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Bontang tidak sekadar masalah administrasi. Di balik kebijakan ini, terdapat upaya memastikan standar kesehatan dan lingkungan benar-benar terpenuhi, khususnya terkait Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).

Koordinator Badan Gizi Nasional (BGN) Wilayah Bontang, Surya Dwi Saputra, menegaskan bahwa pembenahan fasilitas menjadi prioritas utama sebelum layanan kembali dibuka.

PILIHAN REDAKSI

Kejagung Setop Pemeriksaan Dapur MBG di Seluruh Indonesia, Kejati Kaltim: Jangan Dikaitkan dengan Isu Lain

Kejagung Setop Pemeriksaan Dapur MBG di Seluruh Indonesia, Kejati Kaltim: Jangan Dikaitkan dengan Isu Lain

15 Juli 2026 | 14:16
Setahun MBG di Samarinda Belum Berdampak ke Stunting

Setahun MBG di Samarinda Belum Berdampak ke Stunting

13 Juli 2026 | 14:01

Menurut Surya, IPAL bukan sekadar pelengkap, melainkan komponen vital dalam operasional SPPG. Sistem ini berfungsi mengolah limbah dapur dan sisa produksi makanan agar tidak mencemari lingkungan maupun membahayakan kesehatan masyarakat.

“Kami sudah menghimbau masing-masing SPPG untuk segera memperbaiki fasilitas yang masih kurang, termasuk IPAL yang saat ini menjadi fokus evaluasi,” ujar Surya melalui pesan singkat, Selasa (7/4/2026).

Ia menyebutkan, BGN memberikan tenggat waktu maksimal 14 hari bagi seluruh SPPG untuk menyelesaikan perbaikan tersebut. Dalam periode ini, tim di lapangan juga terus memantau perkembangan.

Kabar baiknya, proses pembenahan sudah mulai terlihat. Sejumlah SPPG dilaporkan telah melakukan perbaikan bertahap sesuai arahan.

“Progres di lapangan sudah mulai ada pembenahan. Setelah selesai, akan kami lakukan penilaian kembali sebelum operasional dilanjutkan,” jelasnya.

Namun, di sisi lain, penghentian sementara ini berdampak langsung pada masyarakat. Distribusi program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk sementara terhenti, sehingga penerima manfaat belum mendapatkan layanan seperti biasanya.

Meski begitu, langkah ini dinilai penting untuk menjamin kualitas layanan ke depan. Dengan fasilitas yang memenuhi standar, program MBG diharapkan tidak hanya tepat sasaran, tetapi juga aman dan berkelanjutan.

Surya pun berharap seluruh proses perbaikan bisa rampung tepat waktu, sehingga layanan segera kembali berjalan normal.
“Harapannya tentu semua bisa segera selesai, agar distribusi MBG bisa kembali dilakukan,” tutup Surya.

Sebelumnya, penghentian operasional SPPG ini merujuk pada Surat Keputusan Badan Gizi Nasional Nomor 1204/D.TWS/3/2026 yang ditandatangani Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan Wilayah III, Rudi Setiawan.

Dalam surat tersebut ditegaskan bahwa penghentian dilakukan setelah adanya laporan dan temuan bahwa SPPG terkait belum memenuhi standar IPAL, serta mempertimbangkan risiko terhadap kualitas produksi, mutu gizi, dan keamanan pangan.

Tak hanya operasional yang dihentikan, penyaluran dana bantuan juga direkomendasikan untuk ditunda sementara. Pengelola diwajibkan menyelesaikan administrasi keuangan dalam waktu 1×24 jam sejak keputusan diterbitkan.

Operasional baru dapat kembali berjalan setelah masing-masing SPPG: (1) melakukan perbaikan IPAL, (2) melengkapi dokumen pendukung, serta (3) lolos verifikasi dari pihak berwenang.

Adapun sembilan SPPG yang dihentikan sementara operasionalnya adalah SPPG Gunung Elai 2, Tanjung Laut Indah, Tanjung Laut, Berbas Tengah, Gunung Telihan, Bontang Baru 2, Bontang Baru 3, Gunung Telihan 2, dan SPPG Lok Tuan. (FR)

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

Tags: Makan BergiziMakan Bergizi Gratis
Previous Post

APBD Rp 9,8 Triliun, Petani Kutim Tak Dapat Asuransi Gagal Panen, Asti Mazar Minta Dievaluasi

Next Post

Isu PHK Hantui Pekerja Tambang Bontang Kaltim, Serikat Buruh Ingatkan Dampak Sosial

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post
1.500 Pekerja Tambang di Kaltim Terancam Kehilangan Mata Pencaharian Isu PHK Hantui Pekerja Tambang Bontang Kaltim, Serikat Buruh Ingatkan Dampak Sosial

Isu PHK Hantui Pekerja Tambang Bontang Kaltim, Serikat Buruh Ingatkan Dampak Sosial

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

15 Juli 2026 | 13:16

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved