• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Minggu, Juli 26, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Niaga

Agrosolution Pupuk Kaltim Dongkrak Produksi Jagung Maros 140 Persen, Dari 2,5 Ton Jadi 6 Ton per Hektare

Suriadi Said by Suriadi Said
13 Februari 2026 | 11:17
Reading Time: 2 mins read
0
Agrosolution Pupuk Kaltim Dongkrak Produksi Jagung Maros 140 Persen, Dari 2,5 Ton Jadi 6 Ton per Hektare

dok Pupuk Kaltim.

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

Pranala.co, MAROS — Produktivitas jagung di Desa Tompobulu, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, melonjak tajam. Dari rata-rata 2,5 ton per hektare, kini menembus 6 ton per hektare. Kenaikannya sekira 140 persen.

Lonjakan itu bukan terjadi begitu saja. Ada intervensi program pendampingan pertanian melalui Agrosolution yang digagas PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim).

PILIHAN REDAKSI

Pupuk Kaltim Kucurkan Rp4,6 Miliar, 50 Anak Bontang Kini Bebas Biaya Sekolah hingga Wisuda

Pupuk Kaltim Kucurkan Rp4,6 Miliar, 50 Anak Bontang Kini Bebas Biaya Sekolah hingga Wisuda

16 Juli 2026 | 08:46
Sirnas C Pupuk Kaltim Open 2026 Dimulai, Bontang Diserbu Atlet dari 15 Provinsi

Sirnas C Pupuk Kaltim Open 2026 Dimulai, Bontang Diserbu Atlet dari 15 Provinsi

14 Juli 2026 | 19:16

Panen raya digelar Rabu, 11 Februari 2026. Hadir perwakilan Pemerintah Kabupaten Maros dan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan. Momen ini menjadi penanda keberhasilan kolaborasi multipihak dalam meningkatkan produktivitas jagung di wilayah tersebut.

Direktur Manajemen Risiko Pupuk Kaltim, Teguh Ismartono, menjelaskan Agrosolution merupakan wujud komitmen perusahaan dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Program ini tidak sekadar menyalurkan pupuk.

Petani mendapatkan akses komprehensif. Mulai dari penyediaan benih unggul, pupuk berkualitas, pemupukan berimbang, metode tanam berbasis ilmiah, hingga pendampingan agronomis berkelanjutan.

“Panen raya hari ini merupakan kesinambungan dari realisasi Agrosolution, khususnya pada komoditas jagung. Kami ingin memastikan setiap produk Pupuk Kaltim benar-benar memberi nilai tambah di tingkat petani,” ujar Teguh.

Di Tompobulu, program ini mencakup lahan seluas 25–30 hektare dengan melibatkan sekitar 130 petani. Pendampingan dilakukan secara intensif, termasuk peningkatan kapasitas petani dan penerapan teknologi pertanian modern yang tepat guna.

Data hasil ubinan memperlihatkan capaian yang lebih tinggi lagi. Dua titik sampel menunjukkan produktivitas 12,8 ton dan 12,6 ton per hektare. Sementara data ubinan Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat 11,92 ton per hektare pada lahan yang sama.

Angka ini memperkuat indikasi bahwa pendekatan berbasis ekosistem—mengintegrasikan produk, teknologi, pendampingan, dan sinergi kelembagaan—mampu menghasilkan lompatan produksi yang signifikan.

Komisaris Utama Pupuk Kaltim, Andhi Nirwanto, menyebut keberhasilan di Tompobulu menunjukkan model Agrosolution relevan untuk direplikasi di daerah lain.

Menurutnya, ke depan Indonesia tidak hanya perlu mendorong swasembada beras dan jagung, tetapi juga memikirkan diversifikasi pangan agar tidak bergantung pada impor komoditas lain seperti gandum.

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Maros, Abdul Azis Achmad, mengapresiasi kolaborasi yang terbangun dalam program ini.

Ia menilai keberhasilan panen raya membuktikan sektor pertanian Maros memiliki potensi besar jika dikelola optimal melalui kemitraan strategis.

“Kami sangat mendukung semangat dan kerja keras para petani jagung di Tompobulu. Pemerintah Kabupaten Maros akan terus melakukan intervensi nyata agar potensi pertanian daerah dapat dimanfaatkan secara optimal,” ujarnya.

Dari sisi pengawasan, Asisten Intelijen Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Ferizal, menegaskan peran kejaksaan dalam memastikan program berjalan efektif, transparan, dan sesuai ketentuan hukum.

Pengawalan dilakukan terutama pada aspek penyaluran pupuk agar tepat sasaran hingga ke tangan petani.

Ketua Kelompok Tani Tompo Limbua, Sahabuddin, menyampaikan peningkatan produktivitas yang dicapai tahun ini jauh lebih signifikan dibandingkan sebelumnya.

Pendampingan intensif membuat petani lebih memahami tata kelola lahan dan pemupukan berimbang.

“Pendampingan seperti ini yang selama ini sangat kami harapkan, dan akhirnya mampu meningkatkan hasil produksi secara signifikan,” katanya.

Secara umum, jagung merupakan salah satu komoditas strategis nasional dan andalan petani di Maros. Pada 2025, produksi jagung Maros tercatat 73.384,21 ton yang tersebar di 14 kecamatan. Kecamatan Tompobulu menjadi kontributor terbesar dengan produksi 35.190,30 ton.

Keberhasilan Agrosolution dinilai menjadi momentum penting untuk mendorong produktivitas lebih tinggi lagi melalui pengelolaan lahan modern dan berbasis kemitraan.

Pemkab Maros pun menyatakan komitmennya untuk terus mendukung program serupa, baik melalui bantuan pertanian maupun pendampingan langsung kepada petani.

Lonjakan 140 persen di Tompobulu menjadi bukti: ketika benih unggul, pupuk tepat guna, teknologi, dan pendampingan berjalan seiring, produktivitas bukan lagi sekadar target—melainkan hasil nyata di lapangan. (ADS/PKT)

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

Tags: Pupuk Kaltim
Previous Post

Dampak UU Nomor 14 Tahun 2025, Masa Tunggu Haji di Kutim Turun dari 37 ke 29 Tahun

Next Post

Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Balikpapan Barat: Cekcok Berujung Tikaman Badik

BACA JUGA

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Antrean Pertalite Mengular di Sejumlah SPBU Bontang, Pertamina: Stok dan Distribusi Aman Kok

Antrean Pertalite Mengular di Sejumlah SPBU Bontang, Pertamina: Stok dan Distribusi Aman Kok

16 Juli 2026 | 17:49
Tambang Tak Lagi jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi Kaltim Rupiah Tembus Rp17.688, Industri Batu Bara Kaltim Mulai Tercekik Meski Batu Bara Tertekan, Ekonomi Kaltim Diproyeksi Menguat di 2026 Nilai Ekspor Kaltim Tembus Rp273 Triliun, Didominasi Komoditas Non Migas

Tambang Tak Lagi jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi Kaltim

16 Juli 2026 | 14:49
Mulai 14 Juli, Harga Bright Gas 12 Kg dan 5,5 Kg di Kaltim Turun

Mulai 14 Juli, Harga Bright Gas 12 Kg dan 5,5 Kg di Kaltim Turun

15 Juli 2026 | 23:34
Retribusi Parkir Bontang Bocor Parah? Target Rp300 Juta Baru Capai Rp27 Juta

Retribusi Parkir Bontang Bocor Parah? Target Rp300 Juta Baru Capai Rp27 Juta

15 Juli 2026 | 21:26
Dilema BBM Subsidi Kaltim: Warga Lokal Mengantre, Pelat Luar Tak Bisa Diblokir Jangan Panic Buying! Stok BBM di Balikpapan Diklaim Aman

Dilema BBM Subsidi Kaltim: Warga Lokal Mengantre, Pelat Luar Tak Bisa Diblokir

13 Juli 2026 | 08:46
Next Post
Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Balikpapan Barat: Cekcok Berujung Tikaman Badik

Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Balikpapan Barat: Cekcok Berujung Tikaman Badik

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Jadwal Kapal PELNI Bontang Juli 2026, Ada 6 Keberangkatan ke Parepare hingga Surabaya

Jadwal Kapal PELNI Bontang Juli 2026, Ada 6 Keberangkatan ke Parepare hingga Surabaya

26 Juni 2026 | 21:44

WN Korsel Tewas usai Lompat dari Lantai 23 Apartemen di Balikpapan

2 Juni 2022 | 19:59
Badak LNG Hidupkan Kembali Train F di Kilang Gas Bontang Badak LNG Buka Program Magang COOP bagi Mahasiswa Bontang, Berikut Syarat dan Tahapan Seleksinya Ditemukannya Gas Jumbo di Kaltim, Badak LNG Berpotensi Hidupkan Lagi 3 Kilang

Badak LNG Hidupkan Kembali Train F di Kilang Gas Bontang

14 Agustus 2024 | 07:37
Kasat Intelkam Polresta Balikpapan Berganti, Kini Dijabat Kompol Sumardi

Kasat Intelkam Polresta Balikpapan Berganti, Kini Dijabat Kompol Sumardi

19 Juni 2024 | 19:18
Jadwal Kapal Pelni dari Bontang Juni 2026, Cek Tanggal dan Rute Lengkapnya Rute Kapal Bontang–Mamuju Segera Dibuka: Tanpa Subsidi, Siap Tarik Investor Puncak Arus Mudik di Pelabuhan Lok Tuan, Bontang Diprediksi 25 dan 28 Maret Pelni Rilis Jadwal Kapal di Pelabuhan Bontang selama Februari 2025, Berikut Rinciannya Jadwal KM Cattleya Express Desember 2024: Rute Bontang ke Pare-pare Siap Melayani Anda Jadwal Terbaru KM Binaiya dan KM Egon dari Pelabuhan Bontang untuk September-Oktober 2024 Penawaran Terbaru Perjalanan Laut Kapal Pelni dari Parepare untuk Juni dan Juli 2024 Calon Penumpang Kapal Pelabuhan Lok Tuan Wajib Vaksin Booster

Rute Kapal Bontang–Mamuju Segera Dibuka: Tanpa Subsidi, Siap Tarik Investor

6 April 2026 | 13:27

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved