• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Sabtu, Juli 18, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Aliran Air Pondok Pesantren Diputus PDAM, 22 Hari Tak Punya Beras

Suriadi Said by Suriadi Said
17 November 2021 | 12:10
Reading Time: 2 mins read
0
Bagikan di FacebookBagikan di Twitter
pranala.co – Nasib para santri di Pondok Pesantren (Ponpes) Thubassalam, cukup memprihatinkan. Pondok yang terletak di Jalan Ma’arif, Kelurahan Gunung Panjang, Tanjung Redeb, Berau, Kalimantan Timur (Kaltim) ini sempat 22 hari kekurangan beras.

Selain itu, selama 6 bulan terakhir, para santri harus menumpang mandi di masjid yang ada di dekat pondok. Ini terjadi karena sambungan air bersih PDAM diputus, lantaran menunggak pembayaran.

“Mau bagaimana lagi, saya merasa bertanggung jawab meneruskan perjalanan pondok ini,” sebut Neri, pengasuh sekaligus kepala MTs Ma’arif Tanjung Redeb.

PILIHAN REDAKSI

Resmi! Kemenag Tutup Ponpes Ibadurrahman Kukar Imbas Kasus Kekerasan Seksual

Resmi! Kemenag Tutup Ponpes Ibadurrahman Kukar Imbas Kasus Kekerasan Seksual

28 Juni 2026 | 14:10
Bermodus 'Nikah Batin', Korban Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Samarinda Bertambah jadi Empat

Bermodus ‘Nikah Batin’, Korban Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Samarinda Bertambah jadi Empat

27 Juni 2026 | 10:00

Dia berujar, pondok ini menampung 15 santri yang bersekolah di MTs Ma’arif. Para santri berasal dari berbagai kampung di Berau, di antaranya Kampung Tanjung Batu, Kampung Dumaring, Kampung Mantaritip, Kampung Seramut, Kampung Inaran hingga Kampung Merancang.

Dikatakan Neri, pondok ini didirikan tokoh ulama Berau, H Asrul Sani, pada 2019 lalu. Tak hanya sebagai pendiri, tapi sekaligus juga menjadi donatur tetap. Impiannya, bisa membantu para santri bersekolah gratis dan bisa mencapai cita-citanya.

Namun, beliau tutup usia. Praktis tidak ada lagi donatur yang memberikan dukungan untuk pondok pesantren ini. Akibatnya, seluruh aktivitas pondok berjalan apa adanya, bahkan serba kekurangan. Puncaknya, para santri sempat mengalami kekurangan Beras selama 22 hari.

Tak hanya soal kebutuhan pokok, urusan kebutuhan air bersih juga tersendat. Sambungan air PDAM ke pondok ini juga sudah diputus selama 6 bulan, karena menunggak pembayaran.

Mendengar kabar ada santri di pondok yang sudah 22 hari kekurangan beras, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Berau memberikan bantuan beras sebanyak 100 kg melalui program Berau Taqwa.

“Kami akan memberikan dukungan tiap bulan, terutama kebutuhan pokok para santri ini,” sebut Wakil Ketua IV Baznas Berau, Maria Yosephi, saat berkunjung ke pondok tersebut, Selasa (16/11/2021).

Maria berharap, akan semakin banyak muzaki atau donatur yang memberikan perhatian untuk para santri ini. Para donatur dipersilakan menyalurkan zakat, infak, sedekah ke Baznas Berau, agar tiap bulan bisa menyantuni para santri tersebut.

“Dengan begitu, mereka bisa belajar dengan tenang tanpa harus memikirkan besok akan makan apa,” imbuh Maria.

Terkait sambungan air PDAM, Maria menyampaikan, akan segera berkoordinasi dengan direktur PDAM untuk penyambungan kembali. “Sehingga para santri tidak lagi menumpang mandi di masjid yang ada di dekat pondok,” pungkasnya.[ril]

Tags: BerauKalimantan TimurPondok Pesantren
Previous Post

Siarkan Program Tanpa Izin, Pengelola TV Kabel di Kaltim Dibui

Next Post

Pengusaha asal Sulawesi Buka Tambang Ilegal di Balikpapan

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post

Pengusaha asal Sulawesi Buka Tambang Ilegal di Balikpapan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

15 Juli 2026 | 13:16

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved