• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Sabtu, Juli 18, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Anak 4 Tahun di Samarinda Diduga Disiksa di Yayasan, Polisi Mulai Selidiki

Suriadi Said by Suriadi Said
22 Juni 2025 | 21:32
Reading Time: 2 mins read
0
Anak 4 Tahun di Samarinda Diduga Disiksa di Yayasan, Polisi Mulai Selidiki

Ilustrasi.

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

Pranala.co, SAMARINDA — Tubuhnya kecil. Kurus. Penuh luka. NJ, balita berusia empat tahun, ditemukan dalam kondisi mengenaskan di sebuah yayasan sosial di Samarinda.

Ada benjolan besar di kepalanya. Luka terbuka di sisi tubuh. Koreng menempel di kulit. Rambutnya kotor, penuh kutu. Perutnya pun sempat bengkak.

PILIHAN REDAKSI

Modus Minta Solar Paksa, Detik-Detik ABK Tugboat Dikeroyok Komplotan Preman di Sungai Mahakam Samarinda

Modus Minta Solar Paksa, Detik-Detik ABK Tugboat Dikeroyok Komplotan Preman di Sungai Mahakam Samarinda

16 Juli 2026 | 08:07
Pipa Tua jadi Biang Gangguan Air Bersih di Balikpapan Air PDAM Samarinda Mati hingga 24 Jam, Ini Daftar Wilayah Terdampak Balikpapan Targetkan Atasi Krisis Air Bersih dan Banjir Kurun 4 Tahun Atasi Krisis Air di Balikpapan, Pemkot Pertimbangkan Desalinasi dan Pemanfaatan Sungai Mahakam Penajam Paser Utara Ditetapkan Status Tanggap Darurat Krisis Air Selama Kemarau, Distribusi Air Bersih di Samarinda Dipastikan Aman

Air PDAM Samarinda Mati hingga 24 Jam, Ini Daftar Wilayah Terdampak

9 Juli 2026 | 08:39

Ia diduga mengalami kekerasan fisik dan penelantaran. Balita ini pertama kali dijenguk oleh Reni Lestari. Bukan keluarga. Bukan kerabat. Tapi hatinya terpanggil.

“Saya tak sanggup melihat kondisinya,” kata Reni, Sabtu (21/6/2025).

Ia pun langsung melapor ke UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kaltim. Kasus kemudian diteruskan ke Dinas Sosial.

Tapi Reni merasa semuanya berjalan lambat. Prosesnya stagnan. Tak ingin menunggu lebih lama, Reni meminta hak asuh. Ia menemui ibu kandung NJ dan membuat kesepakatan.

Sekarang, NJ tinggal bersamanya.

NJ telah dibawa ke rumah sakit. Visum dan pemeriksaan laboratorium dilakukan. Hasilnya mengejutkan. Hemoglobin NJ hanya 7,8. Padahal normalnya 16.

Visum dilakukan pada 13 Mei. Tapi hingga kini belum ada hasil resmi.

“Kalau memang ada kekerasan, dia harus segera diterapi. Tapi kami butuh hasil visum itu dulu,” kata Reni.

Kapolsek Sungai Pinang, AKP Aksarudin Adam, membenarkan bahwa pihaknya menerima laporan pada 20 Mei.

“Kami masih dalam tahap penyelidikan,” ujarnya.

Menurutnya, visum belum rampung. Tapi polisi sudah berkoordinasi dengan rumah sakit. “Senin nanti akan kami cek kembali progresnya.”

AKP Aksarudin menyebut ada benjolan di dahi NJ. Luka juga ditemukan di bagian kaki. Tapi untuk memastikan, pihaknya masih menunggu visum resmi.

Ia menegaskan penyidikan tidak akan berhenti. “Jika perlu, kami akan memanggil pihak yayasan. Semua yang terlibat akan diperiksa,” tegasnya.

Sekarang NJ sedang dalam masa pemulihan. Perlahan, ia mulai membaik. Tapi luka di tubuh kecilnya masih menyisakan banyak tanya.

[DIAS]

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami

Tags: Kekerasan anakSamarinda
Previous Post

Waspada Pasang Laut! Balikpapan dan Sekitarnya Berpotensi Banjir Rob Akhir Juni

Next Post

Uang Rp2,5 Triliun Tak Terpakai, Fraksi PKB Kaltim: Rakyat Dirugikan

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post
Uang Rp2,5 Triliun Tak Terpakai, Fraksi PKB Kaltim: Rakyat Dirugikan

Uang Rp2,5 Triliun Tak Terpakai, Fraksi PKB Kaltim: Rakyat Dirugikan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

15 Juli 2026 | 13:16

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved