• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Minggu, Juli 19, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Rupa

Anak-Anak Longjok Kutim Menantang Sungai Tiap Hari, Jembatan Tak Kunjung Ada

Suriadi Said by Suriadi Said
23 April 2026 | 15:19
Reading Time: 2 mins read
0
Anak-Anak Longjok Kutim Menantang Sungai Tiap Hari, Jembatan Tak Kunjung Ada

SETIAP pagi, anak-anak Kampung Longjok, Desa Long Bentuq, Kecamatan Busang, Kutai Timur, harus menantang arus sungai demi berangkat sekolah.

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

SETIAP pagi, anak-anak Kampung Longjok, Desa Long Bentuq, Kecamatan Busang, Kutai Timur (Kutim), harus menantang arus sungai demi berangkat sekolah. Hingga Kamis (23/4), tidak ada jembatan penghubung—perahu menjadi satu-satunya akses yang menghubungkan mereka dengan dunia di seberang.

Kondisi ini bukan hal baru. Warga telah bertahun-tahun hidup dengan keterbatasan infrastruktur, bergantung sepenuhnya pada transportasi air untuk aktivitas dasar, mulai dari pendidikan hingga layanan kesehatan.

PILIHAN REDAKSI

Lulusan SMP Kutim Dipastikan Tertampung, Kursi SMA dan SMK Masih Berlebih

Lulusan SMP Kutim Dipastikan Tertampung, Kursi SMA dan SMK Masih Berlebih

15 Juli 2026 | 18:13
Pelat Jembatan Rusak, Projasam 1 Bengalon Kutim Ditutup Dua Hari

Pelat Jembatan Rusak, Projasam 1 Bengalon Kutim Ditutup Dua Hari

14 Juli 2026 | 16:16

“Sejak dulu warga menggunakan perahu, dari dayung hingga ketinting. Sampai sekarang belum ada jembatan,” kata Farida, salah satu warga.

Longjok terpisah sungai dari wilayah seperti Long Bentuq dan Rantau Sentosa. Di seberang, fasilitas dasar tersedia—listrik, sekolah, puskesmas, hingga kantor pemerintahan. Sementara di Longjok, akses terhadap layanan tersebut bergantung pada keberanian menyeberang setiap hari.

Biaya penyeberangan pun menjadi beban tersendiri. Pelajar tanpa kendaraan dikenakan sekitar Rp2 ribu pulang-pergi. Pengguna sepeda motor membayar sekitar Rp10 ribu, sedangkan warga umum bisa mencapai Rp20 ribu sekali jalan.

Namun persoalan tak berhenti pada biaya. Risiko keselamatan meningkat saat debit air sungai naik. Dalam kondisi tertentu, aktivitas belajar mengajar terpaksa diliburkan. Meski demikian, saat ujian, anak-anak tetap menyeberang.

“Kalau air tinggi, biasanya anak-anak tidak sekolah. Tapi saat ujian tetap menyeberang,” ujar Farida.

Usulan pembangunan jembatan disebut telah beberapa kali diajukan, tetapi belum terealisasi. Ketiadaan infrastruktur ini memperlebar kesenjangan dengan wilayah sekitar yang lebih dulu menikmati fasilitas dasar.

Selain jembatan, warga Longjok juga masih menghadapi keterbatasan listrik dan jaringan komunikasi. Di tengah dorongan pemerataan pembangunan, kondisi ini menunjukkan masih adanya wilayah yang tertinggal dalam akses layanan dasar. [HAF]

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

Tags: Kutai TimurPelajar Kutai Timur
Previous Post

Aliansi Serahkan Pakta Integritas, DPRD Kaltim Tak Ada di Tempat

Next Post

Minim HKI, Produk UMKM Bontang Rentan Diklaim

BACA JUGA

HDPE Flap Gate untuk Irigasi, Ini Keunggulan dan Rekomendasi Suppliernya

HDPE Flap Gate untuk Irigasi, Ini Keunggulan dan Rekomendasi Suppliernya

15 Juli 2026 | 22:56
Menyelamatkan Surga yang Terluka, Pulau Miang Kutim Ditata Total

Menyelamatkan Surga yang Terluka, Pulau Miang Kutim Ditata Total

14 Juli 2026 | 00:19
BMKG: Kaltim Diprediksi Minim Hujan hingga 20 Juli, Samboja Sudah 16 Hari Kering

BMKG: Kaltim Diprediksi Minim Hujan hingga 20 Juli, Samboja Sudah 16 Hari Kering

13 Juli 2026 | 23:44
Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

13 Juli 2026 | 23:21
Festival Sekerat Nusantara V Ditutup Meriah, Ritual Mengulur Naga Tegaskan Identitas Budaya Kutim

Festival Sekerat Nusantara V Ditutup Meriah, Ritual Mengulur Naga Tegaskan Identitas Budaya Kutim

12 Juli 2026 | 23:58
PWI Bontang Matangkan Program 3 Tahun, Fokus UKW hingga Perlindungan Wartawan

PWI Bontang Matangkan Program 3 Tahun, Fokus UKW hingga Perlindungan Wartawan

12 Juli 2026 | 22:48
Next Post
Minim HKI, Produk UMKM Bontang Rentan Diklaim ‘Obat Kuat’ UMKM Bontang, Duit Puluhan Miliar Disiapkan Urus NIB di Bontang Kini Lebih Mudah, Bisa Online atau Tatap Muka UMKM Bontang Naik Kelas dan Berkualitas

Minim HKI, Produk UMKM Bontang Rentan Diklaim

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

15 Juli 2026 | 13:16

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved