• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Jumat, Juli 24, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Niaga

APBD Kaltim Tembus Rp25,3 Triliun, Gubernur Isran Noor Sebut Ini Sejarah

Suriadi Said by Suriadi Said
21 September 2023 | 00:49
Reading Time: 2 mins read
1
APBD Kaltim Tembus Rp25,3 Triliun, Gubernur Isran Noor Sebut Ini Sejarah Kaltim Menuju Pembangunan Ekonomi Hijau

Gubernur Kaltim Dr H Isran Noor saat puncak peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia di Kawasan Stadion Utama Kaltim Palaran Samarinda, Sabtu 10 Desember 2022.

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

BESARAN Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) mencapai rekor Rp25,3 triliun dalam Perubahan APBD.

Angka APBD Kaltim ini meningkat Rp8,12 triliun dari APBD murni tahun ini yang sebesar Rp17,2 triliun.

Gubernur Kaltim, Isran Noor mengatakan angka tersebut hanya untuk APBD provinsi, belum termasuk APBD kabupaten dan kota se-Kaltim.

PILIHAN REDAKSI

Wabup Kutim Mahyunadi Desak Revisi UU Pemda: Daerah Butuh Kewenangan Kelola PAD

Wabup Kutim Mahyunadi Desak Revisi UU Pemda: Daerah Butuh Kewenangan Kelola PAD

2 Juli 2026 | 21:42
Dana Pusat Seret, PAD Kutim 2025 Malah Tembus 124 Persen

Dana Pusat Seret, PAD Kutim 2025 Malah Tembus 124 Persen

30 Juni 2026 | 18:12

Dia mengklaim, total APBD se-Kaltim mencapai Rp76 triliun, hanya sedikit di bawah DKI Jakarta yang sekitar Rp80 triliun.

“Tidak pernah terjadi tembus rekor, APBD kita di atas Rp20 triliun,” ujarnya yang dikutip dari keterangan resmi, Rabu (20/9/2023).

Isran menambahkan, angka tersebut juga belum termasuk alokasi dana kementerian sebesar Rp36 triliun untuk membangun Ibu Kota Nusantara (IKN).

Dia mengungkapkan bahwa ini merupakan sejarah bagi rakyat Kaltim yang dapat menikmati pembangunan yang lebih baik.

“Kita bersyukur, tidak pernah terjadi tembus rekor, APBD kita diatas Rp20 triliun. Ini sejarah, sejarah untuk rakyat Kalimantan Timur,” tegas Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) itu.

Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah Kaltim Ismiati menjelaskan progres pendapatan daerah per 15 September.

Dia menyebutkan, telah terealisasi sebesar Rp11,65 triliun atau 80 persen dari target pendapatan daerah sebesar Rp14,62 triliun.

“Kalau kita melihat komposisi pendapatan daerah, terjadi surplus sekitar 10 persen sampai 11 persen, untuk komponen pendapatan asli daerah (PAD),” ujarnya.

Ismiati melanjutkan, Pendapatan Asli Daerah (PAD) sudah terealisasi Rp6,87 triliun atau 85 persen dari target Rp8,04 triliun.

Sedangkan, pendapatan dana transfer telah terealisasi sebesar Rp4,69 triliun atau 72 persen dari target Rp6,56 triliun.

“Secara umum hasil rekonsiliasi kami dengan DJPK Kementerian Keuangan untuk realisasi pendapatan transfer, tidak ada masalah, hanya proses mekanisme, kita hanya menunggu penyaluran saja,” terangnya.

Ismiati menyebutkan bahwa komponen lain-lain pendapatan yang sah mengalami surplus sebesar Rp69,13 miliar dari target Rp13,85 miliar.

Dari hal ini, masyarakat sudah bisa melihat penerimaan dari Tanito Harum dan penerimaan lain-lain dimurni belum diakomodir. Termasuk pembayaran yang dilakukan PT KPC pada 8 September lalu sebagai pembagian laba bersih pemerintahan daerah dari perusahaan ber IUPK sebesar Rp316 miliar

Sementara itu, Pengamat Ekonomi Universitas Mulawarman Hairul penggunaan dana sebesar Rp25 triliun ini harus diawasi dengan ketat, mengingat tahun ini merupakan tahun politik yang rawan penyalahgunaan anggaran.

“Kita jadi khawatir, karena ini tahun politik. Walaupun pemilihan baru tahun depan, tapi semua akan berusaha mengisi pundi-pundi tahun ini,” ujar Hairul.

Menurutnya, penambahan sebesar Rp8 triliun di Perubahan APBD Kaltim dari pajak sawit juga harus dipertanyakan penggunaannya.

Ia menilai bahwa waktu yang tersisa untuk mengalokasikan dana tersebut sangat sedikit, sehingga berpotensi menimbulkan masalah seperti proyek mangkrak, sisa lebih penggunaan anggaran (silpa), dan masalah hukum.

“Kalau kita katakan mau ke sektor infrastruktur misalnya, jadi harus sangat berhati-hati, kenapa? Karena Anda tahu, tender makan waktu minimal 45 hari. Baru pengerjaan ini bulan Agustus, bentar lagi berakhir kalau itu lari ke (pengerjaan infrastruktur) fisik,” tuturnya.

Hairul menjelaskan, sumber pendapatan APBD Kaltim juga harus dipastikan kepastian dan reliabilitasnya. Dia menyebutkan DBH sawit dan carbon paper merupakan sumber pendapatan baru yang belum tentu bisa diandalkan untuk pembangunan.

“Karena bagi kita ada dua hal yang menarik, revenue assignment dan expenditure assignment. Bagi kita untuk berhitung apakah sumber pendapatan itu layak untuk pembangunan atau reliable bagi kita bisa gak bergantung dengan itu? karena memang kita perlukan perhitungan terus-menerus,” pungkasnya. (*)

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Via: Redaksi
Tags: Pendapatan Asli Daerah
Previous Post

Kamis Besok, Presiden Jokowi Dijadwalkan Kunjungi Pasar Merdeka Samarinda

Next Post

Ekspor Hasil Tambang Kalimantan Timur Turun 50,79 Persen

BACA JUGA

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Antrean Pertalite Mengular di Sejumlah SPBU Bontang, Pertamina: Stok dan Distribusi Aman Kok

Antrean Pertalite Mengular di Sejumlah SPBU Bontang, Pertamina: Stok dan Distribusi Aman Kok

16 Juli 2026 | 17:49
Tambang Tak Lagi jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi Kaltim Rupiah Tembus Rp17.688, Industri Batu Bara Kaltim Mulai Tercekik Meski Batu Bara Tertekan, Ekonomi Kaltim Diproyeksi Menguat di 2026 Nilai Ekspor Kaltim Tembus Rp273 Triliun, Didominasi Komoditas Non Migas

Tambang Tak Lagi jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi Kaltim

16 Juli 2026 | 14:49
Mulai 14 Juli, Harga Bright Gas 12 Kg dan 5,5 Kg di Kaltim Turun

Mulai 14 Juli, Harga Bright Gas 12 Kg dan 5,5 Kg di Kaltim Turun

15 Juli 2026 | 23:34
Retribusi Parkir Bontang Bocor Parah? Target Rp300 Juta Baru Capai Rp27 Juta

Retribusi Parkir Bontang Bocor Parah? Target Rp300 Juta Baru Capai Rp27 Juta

15 Juli 2026 | 21:26
Dilema BBM Subsidi Kaltim: Warga Lokal Mengantre, Pelat Luar Tak Bisa Diblokir Jangan Panic Buying! Stok BBM di Balikpapan Diklaim Aman

Dilema BBM Subsidi Kaltim: Warga Lokal Mengantre, Pelat Luar Tak Bisa Diblokir

13 Juli 2026 | 08:46
Next Post

Ekspor Hasil Tambang Kalimantan Timur Turun 50,79 Persen

Comments 1

  1. Ping-balik: Masyarakat Kaltim yang Berpenghasilan Rendah Berpeluang Punya Rumah - Pranala.co

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Jadwal Kapal PELNI Bontang Juli 2026, Ada 6 Keberangkatan ke Parepare hingga Surabaya

Jadwal Kapal PELNI Bontang Juli 2026, Ada 6 Keberangkatan ke Parepare hingga Surabaya

26 Juni 2026 | 21:44
Badak LNG Hidupkan Kembali Train F di Kilang Gas Bontang Badak LNG Buka Program Magang COOP bagi Mahasiswa Bontang, Berikut Syarat dan Tahapan Seleksinya Ditemukannya Gas Jumbo di Kaltim, Badak LNG Berpotensi Hidupkan Lagi 3 Kilang

Badak LNG Hidupkan Kembali Train F di Kilang Gas Bontang

14 Agustus 2024 | 07:37
Kasat Intelkam Polresta Balikpapan Berganti, Kini Dijabat Kompol Sumardi

Kasat Intelkam Polresta Balikpapan Berganti, Kini Dijabat Kompol Sumardi

19 Juni 2024 | 19:18

WN Korsel Tewas usai Lompat dari Lantai 23 Apartemen di Balikpapan

2 Juni 2022 | 19:59
Antrean Pertalite Mengular di Sejumlah SPBU Bontang, Pertamina: Stok dan Distribusi Aman Kok

Antrean Pertalite Mengular di Sejumlah SPBU Bontang, Pertamina: Stok dan Distribusi Aman Kok

16 Juli 2026 | 17:49

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved