• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Minggu, Juli 19, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

APBD Kaltim Terpangkas Rp6 Triliun, PAD Jadi Tumpuan Utama

Suriadi Said by Suriadi Said
11 Januari 2026 | 19:01
Reading Time: 2 mins read
0
SPBE Kaltim Meningkat Tiga Tahun Berturut-Turut, Kini Sentuh 4,13 APBD Kaltim Terpangkas Rp6 Triliun, PAD Jadi Tumpuan Utama 144 KM Jalan Baru, Malinau dan Mahulu Kaltim Bersiap Sambut Arus Ekonomi Baru Empat Lokasi di Kaltim Diusulkan untuk Pembangunan Sekolah Rakyat Sambut MTQ Nasional ke-30, Pemprov Kaltim Siapkan 1.566 Kamar Hotel

Sri Wahyuni, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur.

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

Pranala.co, SAMARINDA — Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) menghadapi tantangan fiskal di awal 2026. Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) mengalami penyusutan signifikan.

Dari sebelumnya Rp21 triliun, kini APBD Kaltim turun menjadi Rp15,15 triliun. Kondisi ini mendorong pemerintah daerah untuk memperkuat ketahanan fiskal secara lebih serius.

PILIHAN REDAKSI

Dana Kurang Salur Kaltim Rp2,4 T Mandek, DPRD Kaltim Siap Tagih ke Senayan 161 Usulan Pokir DPRD Kaltim Masih Difinalisasi, Belum Masuk Tahap Anggaran Giliran DPRD Kaltim Anggarkan Rp6,8 Miliar untuk Mobil Dinas Ketua DPRD Kaltim: Pengawasan Lemah, Proyek Bisa Rusak Alam dan Picu Konflik Sosial

Dana Kurang Salur Kaltim Rp2,4 T Mandek, DPRD Kaltim Siap Tagih ke Senayan

14 Juli 2026 | 23:57
Pemprov Kaltim Kebut Tuntaskan 54 Temuan BPK, 23 Sudah Rampung

Pemprov Kaltim Kebut Tuntaskan 54 Temuan BPK, 23 Sudah Rampung

13 Juli 2026 | 20:39

Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim, Sri Wahyuni, menegaskan situasi ini menjadi alarm penting. Ketergantungan pada sektor sumber daya alam dinilai tidak lagi bisa diandalkan sepenuhnya.

“Kondisi ini menyadarkan kita bahwa struktur ekonomi daerah harus lebih kokoh,” ujarnya di Samarinda, Jumat.

Menurutnya, fluktuasi sektor SDA sangat berpengaruh terhadap postur anggaran daerah. Dampaknya terasa langsung pada kemampuan belanja pemerintah.

Karena itu, Pemprov Kaltim berkomitmen mengurangi ketergantungan tersebut. Salah satu langkah utamanya adalah memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Sri Wahyuni menjelaskan, dalam beberapa tahun terakhir keseimbangan antara PAD dan dana transfer pusat mulai membaik. Meski begitu, penguatan PAD tetap menjadi prioritas utama.

Hingga akhir 2025, realisasi penerimaan pajak daerah tercatat mencapai Rp18,06 triliun. Angka itu dinilai cukup baik, namun belum optimal.

“Masih ada ruang besar untuk meningkatkan PAD. Potensi pajak dari sektor usaha dan wajib pajak individu belum tergarap maksimal,” katanya.

Ia menekankan pentingnya peningkatan kepatuhan pajak. Kesadaran masyarakat dan pelaku usaha dinilai menjadi kunci utama menjaga stabilitas fiskal daerah.

Meski anggaran mengalami penyesuaian, Pemprov Kaltim memastikan agenda pembangunan tetap berjalan. Seluruh program diselaraskan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Program unggulan seperti GratisPol dan Jospol dipastikan tidak dihentikan. Namun, pelaksanaannya disesuaikan dengan prinsip efisiensi anggaran.

Untuk program GratisPol, bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) bagi mahasiswa asal Kaltim tetap berlanjut. Mahasiswa angkatan 2025 akan menerima bantuan hingga semester delapan.

Sementara itu, program Jospol mengalami penyesuaian jumlah penerima dan volume kegiatan. Salah satu kebijakan yang diambil adalah pengurangan kuota perjalanan religi.

“Ini bukan penghapusan program. Kami hanya mengatur ulang belanja agar anggaran benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegas Sri Wahyuni.

Di sisi lain, Pemprov Kaltim juga menggenjot optimalisasi dana Transfer ke Daerah (TKD). Targetnya, realisasi belanja mencapai 30 persen pada triwulan pertama 2026.

Langkah ini diambil untuk membuka peluang tambahan alokasi dana dari pemerintah pusat. Perencanaan kas pun disusun secara triwulanan dan dievaluasi rutin.

“Kami optimistis jika realisasi belanja maksimal di awal tahun, peluang tambahan TKD bisa diperoleh untuk memperkuat fiskal daerah,” pungkasnya. (RE)

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

Tags: APBDAPBD Kaltim
Previous Post

Tiga Hari Pengejaran, Polres Kutai Timur Tangkap Kembali 4 Tahanan yang Kabur

Next Post

Target PAD Bontang 2026 Rp371 Miliar, Kepatuhan Pajak jadi Kunci

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post
Target PAD Bontang 2026 Rp371 Miliar, Kepatuhan Pajak jadi Kunci

Target PAD Bontang 2026 Rp371 Miliar, Kepatuhan Pajak jadi Kunci

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

15 Juli 2026 | 13:16

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved