Pranala.co, SANGATTA — Upaya panjang dan melelahkan itu akhirnya berbuah hasil. Setelah tiga hari pencarian tanpa henti, Kepolisian Resor Kutai Timur berhasil mengamankan kembali empat tahanan yang sempat kabur dari Polsek Sangkulirang.
Seluruh tahanan ditangkap secara bertahap sejak Jumat (9/1) hingga Minggu (11/1). Operasi pencarian melibatkan tim gabungan Polres Kutim, Polsek Sangkulirang, Polsek Kaliorang, serta dukungan aktif masyarakat setempat.
Kapolres Kutim AKBP Fauzan Arianto menyampaikan apresiasi atas soliditas seluruh pihak yang terlibat. Menurutnya, keberhasilan ini menjadi bukti kuatnya sinergi antara kepolisian dan warga.
“Keempat tahanan sudah kami amankan kembali dan akan menjalani proses hukum sesuai ketentuan,” ujar Fauzan di Sangatta, Minggu (11/1).
Pelarian itu sendiri terjadi pada Kamis (8/1) dini hari. Begitu menerima laporan, aparat kepolisian langsung bergerak cepat. Informasi dikumpulkan. Jalur pelarian dipetakan. Personel diterjunkan ke sejumlah titik rawan.
Hasilnya mulai terlihat sehari kemudian. Dua tahanan berhasil dibekuk lebih dulu. Pencarian berlanjut. Satu tahanan kembali diamankan pada Sabtu (10/1). Tahanan terakhir diringkus pada hari ketiga pencarian.
“Dengan kerja sama seluruh personel dan bantuan masyarakat, empat tahanan yang kabur berhasil kami tangkap kembali,” tegas Fauzan.
Ia memastikan, pengamanan tahanan di seluruh wilayah Kutai Timur akan diperketat. Evaluasi internal juga dilakukan agar kejadian serupa tidak terulang.
Hal senada disampaikan Kasi Humas Polres Kutim, Aiptu Wahyu Winarko. Ia menegaskan keberhasilan ini tidak lepas dari kerja keras anggota di lapangan dan peran penting masyarakat.
“Informasi dari warga sangat membantu. Keempat tahanan yang kabur sudah berhasil kami tangkap,” katanya.
Selama proses pencarian, polisi menyisir berbagai lokasi yang diduga menjadi tempat persembunyian. Mulai dari kawasan perkebunan, pesisir, hingga wilayah terpencil. Warga turut berperan dengan melaporkan keberadaan orang asing yang mencurigakan.
“Keamanan adalah tanggung jawab bersama. Saat ini situasi sudah kembali kondusif,” tambah Wahyu.
Polres Kutim memastikan proses hukum terhadap keempat tahanan tetap berjalan. Polisi juga mendalami kronologi dan celah pengamanan yang dimanfaatkan para tahanan saat melarikan diri.
Langkah itu diambil sebagai bagian dari komitmen menjaga keamanan dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap penegakan hukum di Kutai Timur. (HAF)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami














