• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Selasa, Juli 21, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Balikpapan Cari Solusi Krisis Air dan Banjir, Gandeng Bank Dunia-Singapura

Suriadi Said by Suriadi Said
7 Mei 2026 | 12:32
Reading Time: 2 mins read
0
Balikpapan Cari Solusi Krisis Air dan Banjir, Gandeng Bank Dunia-Singapura Balikpapan Perangi Sampah Sambil Genjot UMKM, Pengangguran Terbuka Turun Drastis

Kepala Bappeda Litbang Balikpapan, Murni.

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

PERTUMBUHAN kawasan industri dan permukiman yang terus meluas, Balikpapan menghadapi persoalan yang kian mendesak: banjir dan keterbatasan air bersih. Pemerintah Kota Balikpapan kini menggandeng World Bank dan Singapore Water Center untuk menyusun roadmap ketahanan air sebagai upaya mencari solusi jangka panjang.

Kerja sama tersebut mulai dibahas dalam workshop bersama Bank Dunia, NUS Cities Singapore, dan Singapore Water Center di Aula Bappedalitbang Balikpapan, Rabu (6/5/2026). Forum itu menjadi bagian dari tindak lanjut keikutsertaan Balikpapan dalam Singapore International Water Week.

PILIHAN REDAKSI

Jalan MT Haryono Balikpapan Ditata Rp33 Miliar, Target Bebas Genangan

Jalan MT Haryono Balikpapan Ditata Rp33 Miliar, Target Bebas Genangan

9 Juli 2026 | 23:16
Biaya Proyek Banjir DAS Ampal Balikpapan Bengkak Rp2,1 Triliun, Ini Titik Lahan yang Bakal Digusur

Biaya Proyek Banjir DAS Ampal Balikpapan Bengkak Rp2,1 Triliun, Ini Titik Lahan yang Bakal Digusur

9 Juli 2026 | 22:05

Kepala Bappedalitbang Balikpapan, Murni, mengatakan Balikpapan menghadapi tantangan besar dalam menjaga ketersediaan air baku di tengah pertumbuhan kota yang cepat. Di sisi lain, persoalan banjir juga terus muncul saat intensitas hujan meningkat.

Menurut dia, dukungan teknis dari Bank Dunia dan Singapura menjadi peluang penting karena daerah tidak perlu mengeluarkan biaya besar untuk mendatangkan tenaga ahli secara mandiri.

“Ini sangat bermanfaat bagi kami. Kalau harus mendatangkan tenaga ahli sendiri, biayanya bisa sangat besar,” ujar Murni.

Balikpapan dinilai memiliki tantangan yang mirip dengan Singapura, yakni keterbatasan sumber air dan tekanan urbanisasi. Karena itu, pengalaman Singapura dalam mengelola air dianggap relevan untuk diterapkan, meski dengan penyesuaian kondisi lokal.

Senior Water Supply and Sanitation Specialist World Bank, Irma Magdalena Setiono, mengatakan pendekatan yang disiapkan tidak hanya berbasis teknologi, tetapi juga pengelolaan siklus air secara menyeluruh, termasuk pemanfaatan solusi berbasis alam.

“Air yang masuk ke kota harus bisa dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kualitas lingkungan dan kehidupan masyarakat,” katanya.

Hasil lokakarya tersebut nantinya menjadi dasar penyusunan roadmap ketahanan air Balikpapan. Pemerintah berharap langkah itu dapat mengurangi risiko krisis air dan banjir yang selama ini menjadi persoalan tahunan kota. [RE/]

 

Dapatkan berita terbaru Pranala.co dengan mengikuti Whatsapp Channel kami

Tags: Banjir BalikpapanKrisis Air Baku
Previous Post

Smartani Goes to School Diluncurkan di Bontang, Siswa Diajak Belajar Ketahanan Pangan

Next Post

Sekolah di Samarinda Diminta Setop Perpisahan Mewah dan Pungutan ke Orangtua

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post
Sekolah di Samarinda Diminta Setop Perpisahan Mewah dan Pungutan ke Orangtua

Sekolah di Samarinda Diminta Setop Perpisahan Mewah dan Pungutan ke Orangtua

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

15 Juli 2026 | 13:16
Sabu 2,34 Gram Gagal Edar, 2 Pria di Bontang Baru Masuk Bui

Sabu 2,34 Gram Gagal Edar, 2 Pria di Bontang Baru Masuk Bui

15 Juli 2026 | 13:45

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved