• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Selasa, Juli 21, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Bolehkah Iktikaf di Rumah dan Bagaimana Niatnya?

Suriadi Said by Suriadi Said
11 Mei 2020 | 01:13
Reading Time: 4 mins read
1
Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

*Oleh Gus Ubaidillah Amin Moch 

RAMADHAN kali ini bisa disebut sebagai Ramadhan yang ‘berbeda’. Mengingat saat ini umat Islam menghadapi bulan suci Ramadhan di tengah persebaran pandemi Covid-19 yang tak kunjung usai.

PILIHAN REDAKSI

Marahnya Gerindra ke Gubernur Kaltim Bambang Bela Gubernur Kaltim Subuh Tanpa Bu Mei Pak Gub, Ingat Unmul Dong! Patah, Orang Dalam Bankaltimtara Ketika Presiden Sentil Gubernur Kaltim

Marahnya Gerindra ke Gubernur Kaltim

26 April 2026 | 01:03
Marahnya Gerindra ke Gubernur Kaltim Bambang Bela Gubernur Kaltim Subuh Tanpa Bu Mei Pak Gub, Ingat Unmul Dong! Patah, Orang Dalam Bankaltimtara Ketika Presiden Sentil Gubernur Kaltim

Bambang Bela Gubernur Kaltim

20 April 2026 | 07:52

Maka seorang Muslim hendaknya dapat bersikap bijak dalam menghadapi bulan Ramadhan kali ini dengan senantiasa waspada dan hati-hati dalam menjalankan ibadah, jangan sampai maksud ibadah yang suci justru ternodai dengan ambisi pribadi dan sikap gegabah, sehingga berdampak buruk terhadap kesehatan diri sendiri dan orang lain.

Salah satu sikap kehati-hatian dalam menghadapi bulan suci Ramadhan di tengah pandemi covid-19 ini adalah dengan lebih memprioritaskan beribadah di rumah daripada beribadah di masjid. Terlebih di daerah yang sudah berstatus zona merah Covid-19. 

Beribadah di masjid secara simbol memang tampak lebih bermakna dan menjanjikan pahalanya, namun akan menjadi mala petaka tatkala berakibat tersebarnya wabah penyakit, dan hal demikian jelas merupakan larangan Agama Islam.

Iktikaf yang biasanya dilakukan di sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan guna menggapai malam lailatul qadar, memang hanya dapat dilakukan di masjid dengan berpijak pada pendapat mayoritas ulama.

Namun dalam kondisi saat ini, perlu kiranya kita lebih mengedepankan keselamatan diri sendiri dan masyarakat secara umum dengan cukup iktikaf di tempat yang dikhususkan untuk sholat yang terdapat di rumah kita dengan berpijak pada pendapat Imam Syafii dalam qaul qadimnya dan pendapat Imam Abu Hanifah.

PicsArt 05 11 01.02.09

Melaksanakan ibadah iktikaf di ruangan di dalam rumah yang dikhususkan untuk sholat hukumnya boleh dan sah dilakukan, baik bagi laki-laki ataupun perempuan menurut dua pendapat Imam di atas, dengan mengikut pada nalar “jika sholat sunnah saja yang paling utama dilakukan di rumah, maka iktikaf di rumah semestinya bisa dilakukan”. Hal demikian seperti yang disampaikan oleh Imam Ar-Rafi’i:

ولو اعتكفت المرأة في مسجد بيتها وهو المعتزل المهيأ للصلاة هل يصح فيه قولان (الجديد) وبه قال مالك وأحمد لا لان ذلك الموضع ليس بمسجد في الحقيقة فأشبه سائر المواضع ويدل عليه ان نساء النبي صلى الله عليه وسلم كن يعتكفن في المسجد ولو جاز اعتكافهن في

البيوت لاشبه ان يلازمنها (والقديم) وبه قال ابو حنيفة نعم لانه مكان صلاتها كما ان المسجد مكان صلاة الرجل وعلي هذا ففى جواز الاعتكاف فيه للرجل وجهان وهو اولي بالمنع ووجه الجواز ان نفل الرجل في البيت افضل والاعتكاف ملحق بالنوافل

“Wanita melaksanakan iktikaf di masjid rumahnya, maksudnya adalah ruangan tempat menyendiri (di rumah) yang diperuntukkan untuk sholat, apakah hal tersebut sah? Dalam permasalahan ini terdapat dua pendapat .

 Qaul Jadid, Imam Malik dan Imam Ahmad berpandangan tidak sah, sebab tempat tersebut bukanlah masjid secara hakiki, maka lebih sama dengan tempat-tempat lainnya. Pendapat ini juga didasari dalil bahwa Para Istri Rasulullah melaksanakan iktikaf di masjid, kalau saja boleh beriktikaf di rumah, niscaya mereka tentu mereka menetapkannya.

Qaul Qadim dan Abu Hanifah berpendapat boleh iktikaf di Rumah (ruangan yang dikhususkan sholat), sebab tempat tersebut merupakan tempat sholat bagi wanita, seperti halnya masjid merupakan tempat sholat bagi laki-laki. 

Berdasarkan pandangan ini, maka dalam bolehnya iktikaf di rumah bagi laki-laki juga terdapat dua pendapat, meskipun lebih utama bagi laki-laki untuk tidak iktikaf di tempat tersebut. Dalil bolehnya iktikaf di rumah bagi laki-laki adalah pemahaman bahwa sholat sunnah bagi laki-laki yang paling utama adalah dilaksanakan di rumah, maka Ibadah Iktikaf mestinya sama dengan ibadah sholat sunnah” (Syekh Abdul Karim bin Muhammad ar-Rafi’i, al-‘Aziz Syarh al-Wajiz, Juz 6, Hal. 503)

Iktikaf di Rumah dipandang sebagai cara ibadah yang paling ideal dan maslahat dalam menghadapi pandemi Covid-19 di tengah bulan Ramadhan ini. Sedangkan niat iktikaf di rumah dapat dengan melafalkan kalimat berikut dalam hati:

نَوَيْتُ الإعْتِكَافَ فِى هَذَا الْمَكَانِ تَقْلِيْدًا لِلْإِمَامِ أَبِىْ حَنِيْفَةْ لله تَعَالَى

“Nawaitu al-Iktikafa fi Hadza al-Makani Taqlidan lil Imam Abi Hanifah lillahi ta’ala”

Selain itu momen Ramadhan kali ini dapat menjadi tabungan pahala yang melimpah bagi kita umat muslim meski hanya dengan berdiam diri di rumah. Seperti telah umum diketahui bahwa tidurnya orang yang sedang berpuasa bernilai ibadah. Seperti dijelaskan dalam hadits:

نَوْمُ الصَّائِمِ عِبَادَةٌ وَصُمْتُهُ تَسْبِيْحٌ وَعَمَلُهُ مُضَاعَفٌ وَدُعَاؤُهُ مُسْتَجَابٌ وَذَنْبُهُ مَغْفُوْرٌ

“Tidurnya orang puasa adalah ibadah, diamnya adalah tasbih, amal ibadahnya dilipat gandakan, doanya dikabulkan dan dosanya diampuni” (HR Baihaqi)

Hadits ini sejatinya bukan bermaksud menyarankan seorang Muslim untuk senantiasa memperbanyak tidur di rumah, namun yang dimaksud adalah menunjukkan keagungan bulan Ramadhan, hingga orang tidur pun mendapatkan pahala.

Saking besarnya keutamaan Ramadhan ini, orang yang tidur seharian penuh tetap mendapatkan pahala atas puasanya, seperti yang dijelaskan oleh syekh Ali Syibromalisi dalam mengomentari penjelasan gurunya, Imam ar-Ramli:

و لا يضر النوم المستغرق للنهار على الصحيح لبقاء أهلية الخطاب معه إذ النائم يتنبه إذا نبه،ولهذا يجب قضاء الصلاة الفائتة بالنوم دون الفائتة بالإغماء

لبقاء أهلية الخطاب معه أي ويثاب على صيامه للعلة المذكورة

Menurut pendapat yang shahih, tidur yang mengabiskan waktu sehari penuh itu tidak masalah secara syara’ karena ia tetap dinilai pihak yang kena khithab syara’. Lagi pula orang tidur itu akan terjaga bila dibangunkan. Karenanya, ia wajib mengqadha’ sembahyang yang luput sebab tidur, bukan luput sebab pingsan.  

“Redaksi “tetap dinilai pihak yang kena khithab syara’, maksudnya yang bersangkutan tetap diberikan pahala karena puasanya, berdasarkan illat hukum yang sudah tersebut itu” (Syamsuddin ar-Ramli, Nihayah al-Muhtaj, Juz 9, Hal. 394). Wallahu a’lam bisshawab. (*Staf Khusus Menteri Agama R

Tags: Dunia IslamKhazanahOpiniRamadan
Previous Post

70 Persen Pasien Positif Covid-19 di Kaltim dari Klaster Gowa

Next Post

Aturan Mudiknya Kok Mencla-Mencle Sih Pak..

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post

Aturan Mudiknya Kok Mencla-Mencle Sih Pak..

Comments 1

  1. Ping-balik: Puasa Asyura Dapat Hapus Dosa Setahun Lalu, Ini Niat dan Keutamaannya - pranala.co

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

15 Juli 2026 | 13:16
Sabu 2,34 Gram Gagal Edar, 2 Pria di Bontang Baru Masuk Bui

Sabu 2,34 Gram Gagal Edar, 2 Pria di Bontang Baru Masuk Bui

15 Juli 2026 | 13:45

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved