• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Senin, Juli 20, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

BPN Bontang Percepat Sertifikasi Tanah Wakaf, Target Rampung Lebih Cepat dari Nasional

Suriadi Said by Suriadi Said
2 April 2026 | 08:57
Reading Time: 2 mins read
0
BPN Bontang Percepat Sertifikasi Tanah Wakaf, Target Rampung Lebih Cepat dari Nasional

Kepala BPN Bontang, Hamim Muddayana berfoto bersama stafnya.

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

BONTANG, Pranala.co — Upaya percepatan sertifikasi tanah wakaf di Kota Bontang, Kalimantan Timur (Kaltim) memasuki tahap yang lebih agresif. Badan Pertanahan Nasional (BPN) Bontang menargetkan seluruh tanah wakaf, terutama yang digunakan untuk rumah ibadah, dapat diselesaikan lebih cepat dari target nasional tahun 2028.

Kepala BPN Bontang, Hamim Muddayana, menegaskan pihaknya bahkan membidik penyelesaian tuntas pada tahun ini. Target tersebut didorong oleh kolaborasi bersama Kementerian Agama melalui nota kesepahaman (MoU) yang telah disepakati.

PILIHAN REDAKSI

Jurus Baru ATR/BPN Atasi Konflik Agraria Berbasis HAM

Jurus Baru ATR/BPN Atasi Konflik Agraria Berbasis HAM

14 Juli 2026 | 17:11
Bebas Pungli dan Transparan, Sistem Pengukuran Terjadwal ATR/BPN Berlaku Agustus

Bebas Pungli dan Transparan, Sistem Pengukuran Terjadwal ATR/BPN Berlaku Agustus

13 Juli 2026 | 08:28

“Dengan adanya kerja sama ini, kami ingin mempercepat proses. Harapannya, seluruh tanah wakaf bisa selesai tahun ini,” ujarnya.

Guna mempercepat proses, BPN Bontang menerapkan strategi klasterisasi berdasarkan tingkat kompleksitas persoalan di lapangan.

Klaster pertama (K1) menjadi prioritas utama atau “jalur cepat”. Pada kategori ini, status lahan dan pengelola (nadzir) telah jelas, sehingga hanya memerlukan penyelesaian administrasi hingga penerbitan sertifikat.

Klaster kedua (K2) mencakup kasus yang belum sepenuhnya jelas, baik dari sisi subjek maupun objek. Dalam kondisi ini, BPN berperan aktif membantu melengkapi dokumen dan memastikan kejelasan status lahan.

Sementara itu, klaster ketiga (K3) merupakan kategori paling kompleks karena berkaitan dengan sengketa. Meski demikian, BPN tetap membuka ruang mediasi agar persoalan dapat diselesaikan tanpa berlarut-larut.

“Prioritas kami K1 terlebih dahulu. Untuk K2 akan kami dampingi, dan K3 kami upayakan melalui mediasi,” jelas Hamim.

Di balik percepatan ini, BPN Bontang mengakui masih menghadapi kendala klasik, yakni rendahnya kesadaran dan pemahaman pengurus tanah wakaf terkait pentingnya sertifikasi.

Banyak proses yang tertunda bukan karena persoalan hukum yang rumit, melainkan karena administrasi yang belum dilengkapi atau kurangnya pengetahuan.

Padahal, sertifikat tanah wakaf memiliki fungsi penting sebagai bukti hukum yang sah sekaligus mencegah potensi sengketa di masa mendatang, khususnya untuk aset rumah ibadah yang digunakan masyarakat luas.

Capaian tahun sebelumnya menjadi modal optimisme. Sepanjang 2025, sekira 20 bidang tanah wakaf berhasil disertifikasi.

Memasuki 2026, percepatan mulai menunjukkan hasil. Sebanyak 56 berkas telah masuk dalam kategori K1, yang berarti siap diproses lebih cepat.

“Ini yang kami dorong. Targetnya bisa selesai sebelum akhir Desember, bahkan jika memungkinkan lebih cepat,” kata Hamim.

Lebih dari sekadar proses administratif, percepatan sertifikasi ini dinilai sebagai langkah strategis untuk melindungi aset umat. Dengan kepastian hukum, tanah wakaf dapat dimanfaatkan secara aman dan berkelanjutan sebagai fasilitas ibadah.

BPN Bontang optimistis target tersebut dapat tercapai melalui sinergi bersama Kementerian Agama serta dukungan masyarakat.

“Kalau tanah perorangan saja bisa diselesaikan, apalagi ini untuk kepentingan bersama. Tahun ini kami maksimalkan,” jelasnya. (ADS/FR)

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

Tags: BPN BontangKantor Pertanahan Bontang
Previous Post

Neneng Chamilia Santi Resmi Jadi Sekda Samarinda, Dipilih Lewat Sistem Merit

Next Post

Bontang Pasang 55 CCTV Baru, Pengawasan Kota Semakin Luas

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post
Bontang Pasang 55 CCTV Baru, Pengawasan Kota Semakin Luas

Bontang Pasang 55 CCTV Baru, Pengawasan Kota Semakin Luas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

15 Juli 2026 | 13:16

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved