• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Selasa, Juli 21, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Cegah Insiden Tabrakan Jembatan Mahakam Kaltim, Pelindo Siapkan Alat Sensor Keamanan

Suriadi Said by Suriadi Said
28 April 2025 | 18:36
Reading Time: 2 mins read
0
Cegah Insiden Tabrakan Jembatan Mahakam Kaltim, Pelindo Siapkan Alat Sensor Keamanan Dishub Kaltim: Jembatan Mahakam I Samarinda Dinyatakan Aman

Jembatan Mahakam I Samarinda. [ISTIMEWA]

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

Samarinda, PRANALA.CO – PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Regional 4 Samarinda telah menyiapkan langkah konkret untuk mencegah terulangnya insiden serupa. Setelah tongkang BG Azamara 3035 milik PT SKA menabrak Jembatan Mahakam Sabtu malam (26/4/2025).

Sebagai respons atas kejadian tersebut, Pelindo berencana memasang serangkaian alat sensor yang diharapkan dapat mendeteksi potensi risiko tabrakan di masa depan, demi meningkatkan keselamatan lalu lintas perairan di Sungai Mahakam.

PILIHAN REDAKSI

Modus Minta Solar Paksa, Detik-Detik ABK Tugboat Dikeroyok Komplotan Preman di Sungai Mahakam Samarinda

Modus Minta Solar Paksa, Detik-Detik ABK Tugboat Dikeroyok Komplotan Preman di Sungai Mahakam Samarinda

16 Juli 2026 | 08:07
Pipa Tua jadi Biang Gangguan Air Bersih di Balikpapan Air PDAM Samarinda Mati hingga 24 Jam, Ini Daftar Wilayah Terdampak Balikpapan Targetkan Atasi Krisis Air Bersih dan Banjir Kurun 4 Tahun Atasi Krisis Air di Balikpapan, Pemkot Pertimbangkan Desalinasi dan Pemanfaatan Sungai Mahakam Penajam Paser Utara Ditetapkan Status Tanggap Darurat Krisis Air Selama Kemarau, Distribusi Air Bersih di Samarinda Dipastikan Aman

Air PDAM Samarinda Mati hingga 24 Jam, Ini Daftar Wilayah Terdampak

9 Juli 2026 | 08:39

Insiden yang terjadi sekira pukul 23.00 WITA itu memicu perhatian serius Pelindo Samarinda. Tongkang yang hanyut itu menabrak pilar vital dari Jembatan Mahakam, memicu kerusakan yang cukup signifikan pada infrastruktur penting tersebut.

Menghadapi situasi ini, Pelindo mengerahkan dua unit kapal tunda untuk membantu proses evakuasi tongkang yang berada dalam posisi berbahaya, mengancam jetty Pertamina dan kapal-kapal lain di sekitar lokasi.

“Kami menyampaikan keprihatinan mendalam atas insiden ini dan berkomitmen untuk mendukung penuh proses evakuasi hingga selesai. Kami segera mengerahkan kapal tunda dan bekerja sama dengan berbagai pihak terkait untuk memastikan insiden ini tertangani dengan cepat,” jelas General Manager Pelindo Regional 4 Samarinda, Capt. Suparman, dalam keterangan resminya, Senin (28/4/2025).

Sebagai langkah preventif, Pelindo Regional 4 Samarinda berencana memasang sensor yang dapat memonitor kecepatan arus, ketinggian permukaan air, serta ketinggian muatan kapal. Sensor ini diharapkan dapat memberikan informasi yang lebih akurat tentang kondisi perairan dan meminimalkan risiko terjadinya insiden serupa.

“Kami sangat memprioritaskan keselamatan di perairan Sungai Mahakam. Pemasangan sensor ini akan memberikan informasi yang lebih presisi, yang memungkinkan kami untuk lebih sigap dalam mencegah terjadinya kecelakaan,” tambah Capt. Suparman.

Rencana pemasangan alat sensor ini akan dikoordinasikan dengan pemerintah daerah setempat, mengingat Jembatan Mahakam merupakan aset penting milik pemerintah.

“Koordinasi dengan pemerintah daerah sangat penting untuk memastikan implementasi yang sesuai dengan regulasi dan mendapatkan dukungan penuh dari pihak terkait,” ujar Capt. Suparman.

Selain memasang sensor, Pelindo Samarinda juga akan memperketat sosialisasi kepada seluruh pengguna jasa pelabuhan dan operator kapal. Sosialisasi ini akan mengingatkan pentingnya mematuhi prosedur keselamatan dan berkoordinasi dengan pihak pelabuhan, terutama ketika melakukan aktivitas pelayaran di luar jam operasional.

Insiden tongkang yang menabrak Jembatan Mahakam berhasil ditangani dengan cepat oleh tim Pelindo. Setelah menerima laporan dari agen PT Samudera Karunia Abadi (PT SKA) pada pukul 23.50 WITA.

Dua unit kapal tunda yaitu TB Sungai Sepaku dan TB Herlin 19 langsung dikerahkan untuk menahan tongkang agar tidak hanyut dan menghindari kerusakan lebih lanjut pada fasilitas lain di sekitar lokasi.

Proses evakuasi terus berjalan hingga pagi hari dan berhasil dipindahkan ke lokasi yang aman pada pukul 04.30 WITA. (*)

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami

Tags: Jembatan MahakamPelindoSamarinda
Previous Post

Mengkhawatirkan! 427 Pelajar jadi Korban Laka Lantas di Samarinda

Next Post

Sabu 5,95 Gram Gagal Edar di Samboja Kukar

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post
Sabu 5,95 Gram Gagal Edar di Samboja Kukar

Sabu 5,95 Gram Gagal Edar di Samboja Kukar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

15 Juli 2026 | 13:16
Sabu 2,34 Gram Gagal Edar, 2 Pria di Bontang Baru Masuk Bui

Sabu 2,34 Gram Gagal Edar, 2 Pria di Bontang Baru Masuk Bui

15 Juli 2026 | 13:45

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved