• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Jumat, Juli 24, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Niaga

Dukung Keberlanjutan Swasembada Pangan, Pupuk Indonesia Resmikan Modernisasi Pabrik Tertua Pupuk Kaltim

Suriadi Said by Suriadi Said
3 Februari 2026 | 22:02
Reading Time: 2 mins read
0
Dukung Keberlanjutan Swasembada Pangan, Pupuk Indonesia Resmikan Modernisasi Pabrik Tertua Pupuk Kaltim

Foto Dok Piupuk Kaltim.

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

Pranala.co, BONTANG — Di tengah tantangan ketahanan pangan global dan tuntutan industri yang semakin ramah lingkungan, Indonesia memilih jalan yang tidak gaduh: memperbaiki mesin-mesin lama yang selama puluhan tahun menopang dapur pangan nasional.

Langkah itu terlihat di Bontang, Kalimantan Timur (Kaltim). Rabu (29/1/2026), PT Pupuk Indonesia (Persero) bersama anak usahanya, PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim), meresmikan Revamping Ammonia Pabrik-2. Sebuah proyek peremajaan pabrik tua yang telah beroperasi sejak 1984, namun kini diberi “usia baru” untuk tetap relevan di masa depan.

PILIHAN REDAKSI

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01

Revamping ini menjadi bagian dari program besar revitalisasi industri pupuk nasional, yang bertujuan menjaga kesinambungan produksi pupuk sekaligus memperkuat fondasi swasembada pangan.

Direktur Utama Pupuk Indonesia, Rahmad Pribadi, mengatakan modernisasi Pabrik-2 Pupuk Kaltim membawa dampak nyata. Konsumsi gas berhasil ditekan sekitar 4 MMBtu per ton amonia, atau lebih dari 10 persen dibanding kondisi sebelumnya.

Efisiensi tersebut tidak hanya menurunkan biaya produksi, tetapi juga berkontribusi terhadap pengurangan emisi karbon hingga 110 ribu ton CO₂ per tahun.

“Modernisasi ini mencerminkan visi besar negara dalam membangun kemandirian industri pupuk sebagai fondasi keberlanjutan swasembada pangan,” ujar Rahmad.

Pabrik Ammonia Pabrik-2 selama ini menjadi salah satu tulang punggung Pupuk Kaltim. Kapasitas produksinya mencapai 595 ribu ton amonia dan 570 ribu ton urea per tahun. Perannya krusial dalam memastikan pasokan bahan baku pupuk nasional tetap terjaga.

Proyek revamping dimulai pada November 2023. Sejumlah peralatan utama diganti dan diperbarui, mulai dari shift converter, ammonia converter, hingga sistem penghilangan CO₂. Pembaruan ini membuat proses produksi lebih efisien sekaligus meningkatkan keandalan operasi pabrik.

Tak hanya itu, Pabrik-2 kini didukung sistem otomatisasi dan digitalisasi melalui Distributed Control System (DCS). Sistem ini memungkinkan pengendalian proses yang lebih presisi, pemantauan secara real-time, serta analisis gangguan yang lebih cepat dan akurat.

Secara keseluruhan, peremajaan tersebut diperkirakan mampu memperpanjang umur teknis pabrik hingga 15 tahun ke depan.

Langkah ini mendapat dukungan regulasi melalui Peraturan Presiden Nomor 113 Tahun 2025, yang mempercepat revitalisasi industri pupuk nasional dengan skema subsidi pupuk yang lebih adaptif. Regulasi tersebut memberi ruang bagi Pupuk Indonesia untuk memodernisasi pabrik-pabrik lama tanpa mengganggu pasokan pupuk bagi petani.

Revamping Ammonia Pabrik-2 menjadi proyek pertama dari tujuh agenda revitalisasi yang ditargetkan rampung hingga 2029. Dalam lima tahun ke depan, Pupuk Indonesia menyiapkan sejumlah proyek lain, antara lain Revitalisasi Pusri 3B, pengembangan NPK Phonska VI Petrokimia Gresik, Pabrik Amurea PIM III, hingga Kawasan Industri Pupuk Fakfak.

Direktur Utama Pupuk Kaltim, Gusrizal, menyebut revamping ini memiliki makna strategis bagi perusahaan. Menurutnya, penerapan teknologi terbaru membuat pabrik beroperasi lebih optimal dan efisien, sehingga mampu menjamin pasokan bahan baku pupuk secara berkelanjutan.

“Ini investasi jangka panjang. Bukan hanya untuk efisiensi, tetapi juga untuk menghadirkan produksi yang lebih ramah lingkungan,” ujarnya.

Dukungan juga datang dari pemerintah. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menilai revitalisasi Pabrik-2 sejalan dengan arahan Presiden dalam memperkuat industri pupuk sebagai fondasi menuju swasembada dan ketahanan pangan.

“Untuk menjadi lumbung pangan dunia, industri pupuk kita harus direvitalisasi,” kata Amran.

Hal senada disampaikan Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Soeharto. Menurutnya, keberlanjutan industri pupuk berkaitan langsung dengan nasib petani dan masa depan bangsa.

“Apa yang dirawat bukan sekadar mesin dan fasilitas, tetapi harapan jutaan petani Indonesia,” ujarnya. (ADS/RIL)

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

Previous Post

Terpinggir di Tengah Kota Bontang, Kampung Timur Menunggu Sentuhan Pembangunan

Next Post

Pekerja Outsourcing Semen Tonasa Sambangi DPRD Pangkep, Tuntut Kepastian Upah dan Status Kerja

BACA JUGA

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Antrean Pertalite Mengular di Sejumlah SPBU Bontang, Pertamina: Stok dan Distribusi Aman Kok

Antrean Pertalite Mengular di Sejumlah SPBU Bontang, Pertamina: Stok dan Distribusi Aman Kok

16 Juli 2026 | 17:49
Tambang Tak Lagi jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi Kaltim Rupiah Tembus Rp17.688, Industri Batu Bara Kaltim Mulai Tercekik Meski Batu Bara Tertekan, Ekonomi Kaltim Diproyeksi Menguat di 2026 Nilai Ekspor Kaltim Tembus Rp273 Triliun, Didominasi Komoditas Non Migas

Tambang Tak Lagi jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi Kaltim

16 Juli 2026 | 14:49
Mulai 14 Juli, Harga Bright Gas 12 Kg dan 5,5 Kg di Kaltim Turun

Mulai 14 Juli, Harga Bright Gas 12 Kg dan 5,5 Kg di Kaltim Turun

15 Juli 2026 | 23:34
Retribusi Parkir Bontang Bocor Parah? Target Rp300 Juta Baru Capai Rp27 Juta

Retribusi Parkir Bontang Bocor Parah? Target Rp300 Juta Baru Capai Rp27 Juta

15 Juli 2026 | 21:26
Dilema BBM Subsidi Kaltim: Warga Lokal Mengantre, Pelat Luar Tak Bisa Diblokir Jangan Panic Buying! Stok BBM di Balikpapan Diklaim Aman

Dilema BBM Subsidi Kaltim: Warga Lokal Mengantre, Pelat Luar Tak Bisa Diblokir

13 Juli 2026 | 08:46
Next Post
Pekerja Outsourcing Semen Tonasa Sambangi DPRD Pangkep, Tuntut Kepastian Upah dan Status Kerja

Pekerja Outsourcing Semen Tonasa Sambangi DPRD Pangkep, Tuntut Kepastian Upah dan Status Kerja

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Jadwal Kapal PELNI Bontang Juli 2026, Ada 6 Keberangkatan ke Parepare hingga Surabaya

Jadwal Kapal PELNI Bontang Juli 2026, Ada 6 Keberangkatan ke Parepare hingga Surabaya

26 Juni 2026 | 21:44
Badak LNG Hidupkan Kembali Train F di Kilang Gas Bontang Badak LNG Buka Program Magang COOP bagi Mahasiswa Bontang, Berikut Syarat dan Tahapan Seleksinya Ditemukannya Gas Jumbo di Kaltim, Badak LNG Berpotensi Hidupkan Lagi 3 Kilang

Badak LNG Hidupkan Kembali Train F di Kilang Gas Bontang

14 Agustus 2024 | 07:37
Kasat Intelkam Polresta Balikpapan Berganti, Kini Dijabat Kompol Sumardi

Kasat Intelkam Polresta Balikpapan Berganti, Kini Dijabat Kompol Sumardi

19 Juni 2024 | 19:18

WN Korsel Tewas usai Lompat dari Lantai 23 Apartemen di Balikpapan

2 Juni 2022 | 19:59
Antrean Pertalite Mengular di Sejumlah SPBU Bontang, Pertamina: Stok dan Distribusi Aman Kok

Antrean Pertalite Mengular di Sejumlah SPBU Bontang, Pertamina: Stok dan Distribusi Aman Kok

16 Juli 2026 | 17:49

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved