• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Minggu, Juli 19, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Dulu Sering Putus Sekolah, Kini Anak Pesisir Bontang Menembus SMP Negeri

Suriadi Said by Suriadi Said
26 Juni 2025 | 12:45
Reading Time: 2 mins read
0
Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

Pranala.co, BONTANG – Dulu, anak-anak laut hanya bisa menatap sekolah dari kejauhan. Kini tidak lagi. Tahun ini, semua lulusan SD dari kampung-kampung pesisir Kota Bontang melanjutkan ke jenjang SMP.

Semuanya. Tanpa kecuali. Dari Tihi-Tihi. Dari Gusung. Dari Malahing. Juga dari Selangan. Tidak ada satu pun yang tertinggal di belakang.

PILIHAN REDAKSI

Klinik Ikon Bontang Hadir, Guru PAUD Kini Punya Tempat Konsultasi Gratis

Klinik Ikon Bontang Hadir, Guru PAUD Kini Punya Tempat Konsultasi Gratis

15 Juli 2026 | 21:14
Bukan Hanya Padamkan Api, Damkar Bontang Evakuasi Lansia Stroke ke Rumah Sakit

Bukan Hanya Padamkan Api, Damkar Bontang Evakuasi Lansia Stroke ke Rumah Sakit

13 Juli 2026 | 15:40

Bagi orang kota, ini mungkin biasa. Tapi bagi anak-anak laut, ini sejarah.

“Dulu selalu saja ada satu-dua anak yang tidak bisa lanjut. Entah karena biaya, entah karena jarak. Tapi tahun ini tidak ada lagi,” kata Saparudin, Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bontang, Rabu (25/6/2025).

Sebanyak 34 siswa. Dari empat sekolah dasar pesisir. Kini telah resmi terdaftar di SMP negeri di daratan. Di SMPN 3. SMPN 5. SMPN 6. SMPN 8. Juga SMPN 9.

Perjalanan mereka tak mudah. Jauh dari kata nyaman.

Dari Gusung, butuh 20 menit naik kapal. Kalau cuaca bersahabat. Kalau tidak? Bisa lebih lama, 45 menit. Dari Tihi-Tihi bisa lebih singkat. Tapi tetap melewati laut yang tak selalu tenang.

Gelombang tinggi. Angin kencang. Pasang surut. Semua sudah jadi makanan sehari-hari.

“Sebagian besar anak pulang-pergi setiap hari. Naik kapal kecil. Ada juga yang tinggal di rumah keluarga di kota,” ujar Saparudin.

Pemerintah belum punya skema subsidi transportasi laut untuk mereka. Tapi semangat anak-anak itu tak surut.

Mereka tetap berangkat. Tetap belajar. Tetap ingin maju.

Tak ada lagi cerita “berhenti sekolah karena laut.” Tidak ada alasan. Tidak ada lagi ketertinggalan.

Semua bisa lanjut karena kerja bersama. Orang tua yang rela melepas. Guru-guru di kampung yang tak pernah bosan memotivasi. Dinas Pendidikan yang memberi kuota khusus di SMP negeri.

Bukan hanya soal angka. Ini soal keadilan.

“Kami ingin ini bukan sekadar capaian tahunan. Tapi jadi kebiasaan. Jadi budaya. Anak laut juga berhak bermimpi tinggi,” tegas Saparudin.

Anak-anak pesisir kini sudah menyeberang batas. Bukan hanya batas laut. Tapi batas mental. Batas sosial. Batas pendidikan.

Langkah mereka harus dijaga. Jangan sampai terhenti di tengah jalan.

[MH]

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami

Tags: BontangDisdikbud BontangPesisir Bontang
Previous Post

Hasil Piala Dunia Antarklub 2025: Monterrey Kalahkan Urawa 4-0, Ramos Bawa Tim Lolos

Next Post

Balikpapan akan Terang Benderang, 2 Ribu Lampu Jalan Siap Dipasang hingga Oktober 2025

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post
Balikpapan akan Terang Benderang, 2 Ribu Lampu Jalan Siap Dipasang hingga Oktober 2025 Balikpapan Kebut Program “Kota Terang”, 3.500 Titik Lampu Jalan Dipasang Tahun Ini

Balikpapan akan Terang Benderang, 2 Ribu Lampu Jalan Siap Dipasang hingga Oktober 2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

15 Juli 2026 | 13:16

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved