• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Minggu, Juli 19, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Rupa

Gejala Awalnya Mirip Flu, Diskes Kutim Ingatkan Hantavirus Bisa Berujung Fatal

Suriadi Said by Suriadi Said
16 Mei 2026 | 19:54
Reading Time: 2 mins read
0
Gejala Awalnya Mirip Flu, Diskes Kutim Ingatkan Hantavirus Bisa Berujung Fatal

Kepala Diskes Kutim, dr Yuwana Sri Kurniawati

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

MENYAPU gudang lama, membersihkan sudut rumah yang lembap, atau membuka ruangan berdebu mungkin terlihat sebagai pekerjaan biasa. Namun di balik aktivitas sederhana itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Kutai Timur (Diskes Kutim) mengingatkan adanya ancaman penyakit yang bisa tersebar tanpa disadari: hantavirus.

Peringatan itu muncul setelah sejumlah negara melaporkan kasus hantavirus yang berujung kematian. Dinkes Kutim meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap penularan virus yang berasal dari tikus tersebut, terutama di lingkungan rumah dengan sanitasi buruk atau banyak hewan pengerat.

PILIHAN REDAKSI

Hantavirus Mengintai saat Banjir, Warga Kaltim Minta Waspadai Tikus Diskes Kaltim Siagakan 188 Puskesmas untuk Vaksinasi Calon Jemaah Haji 2026

Hantavirus Mengintai saat Banjir, Warga Kaltim Minta Waspadai Tikus

16 Mei 2026 | 21:52
Pemprov Kaltim Alihkan 24 Ribu Peserta BPJS, Kutim Butuh Rp6,5 Miliar JKN Kutim 2026 Tetap Rp44 Miliar, Verifikasi Penerima Diperketat Dampak Aktivitas Truk Semen di Sekerat, Diskes Kutim Telusuri Data ISPA dan Stunting

Pemprov Kaltim Alihkan 24 Ribu Peserta BPJS, Kutim Butuh Rp6,5 Miliar

13 April 2026 | 19:45

Kepala Diskes Kutim, dr Yuwana Sri Kurniawati, mengatakan hantavirus bukan penyakit baru dalam dunia kesehatan. Virus ini telah lama dikenal sebagai penyakit zoonosis atau penyakit yang menular dari hewan ke manusia.

“Hantavirus ini sebenarnya sudah lama dikenal. Walaupun secara global dinilai tidak terlalu berbahaya, penyakit ini tetap perlu diwaspadai karena dapat menyebabkan kondisi berat hingga kematian,” ujar dr Yuwana.

Menurutnya, penularan tidak selalu terjadi melalui kontak langsung dengan tikus. Virus dapat menyebar lewat urine, air liur, maupun kotoran tikus yang mengering lalu bercampur dengan debu. Saat debu itu beterbangan dan terhirup manusia, virus berpotensi masuk ke dalam tubuh.

Kondisi itu membuat aktivitas harian seperti menyapu gudang, membersihkan rumah kosong, atau membongkar tumpukan barang lama menjadi situasi yang perlu diwaspadai, terutama jika area tersebut pernah menjadi sarang tikus.

“Hantavirus bisa menyerang paru-paru maupun ginjal. Pada kondisi berat, pasien dapat mengalami sesak napas hingga gagal napas atau gangguan fungsi ginjal,” katanya.

Gejala awal penyakit ini sering kali menyerupai flu biasa. Penderita umumnya mengalami demam, nyeri otot, tubuh lemas, hingga keluhan mirip influenza. Namun, apabila tidak segera ditangani, infeksi dapat berkembang menjadi lebih serius dalam waktu singkat.

Karena itu, Diskes Kutim meminta warga lebih memperhatikan kebersihan lingkungan rumah. Penggunaan masker dan sarung tangan saat membersihkan area berdebu juga dianjurkan untuk mengurangi risiko paparan virus.

“Pencegahan paling efektif adalah menjaga sanitasi lingkungan, membersihkan sarang tikus, serta mengendalikan populasi hewan pengerat di sekitar rumah,” ujar dr Yuwana.

Selain itu, masyarakat diminta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami demam disertai sesak napas atau gangguan buang air kecil, terutama setelah beraktivitas di area yang banyak terdapat tikus.

Bagi Diskes Kutim, ancaman hantavirus menjadi pengingat bahwa persoalan kebersihan rumah dan lingkungan bukan sekadar urusan kenyamanan. Dalam banyak kasus penyakit menular, debu, sampah, dan tikus bisa menjadi awal dari ancaman kesehatan yang lebih besar. [DIAS]

 

Dapatkan berita terbaru Pranala.co dengan mengikuti Whatsapp Channel kami

Tags: Diskes KutimHantavirusObat Antivirus
Previous Post

Bukan Hanya Simpan Pinjam, Koperasi Merah Putih di Bontang Jual Sembako hingga Pupuk

Next Post

Nasib PPPK Kutim 2021 Ditentukan Tahun Ini, Kinerja Buruk Terancam Putus Kontrak

BACA JUGA

HDPE Flap Gate untuk Irigasi, Ini Keunggulan dan Rekomendasi Suppliernya

HDPE Flap Gate untuk Irigasi, Ini Keunggulan dan Rekomendasi Suppliernya

15 Juli 2026 | 22:56
Menyelamatkan Surga yang Terluka, Pulau Miang Kutim Ditata Total

Menyelamatkan Surga yang Terluka, Pulau Miang Kutim Ditata Total

14 Juli 2026 | 00:19
BMKG: Kaltim Diprediksi Minim Hujan hingga 20 Juli, Samboja Sudah 16 Hari Kering

BMKG: Kaltim Diprediksi Minim Hujan hingga 20 Juli, Samboja Sudah 16 Hari Kering

13 Juli 2026 | 23:44
Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

13 Juli 2026 | 23:21
Festival Sekerat Nusantara V Ditutup Meriah, Ritual Mengulur Naga Tegaskan Identitas Budaya Kutim

Festival Sekerat Nusantara V Ditutup Meriah, Ritual Mengulur Naga Tegaskan Identitas Budaya Kutim

12 Juli 2026 | 23:58
PWI Bontang Matangkan Program 3 Tahun, Fokus UKW hingga Perlindungan Wartawan

PWI Bontang Matangkan Program 3 Tahun, Fokus UKW hingga Perlindungan Wartawan

12 Juli 2026 | 22:48
Next Post
Nasib PPPK Kutim 2021 Ditentukan Tahun Ini, Kinerja Buruk Terancam Putus Kontrak Kutim Resmi Tanpa Honorer, 400 TK2D Diangkat jadi PPPK

Nasib PPPK Kutim 2021 Ditentukan Tahun Ini, Kinerja Buruk Terancam Putus Kontrak

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

15 Juli 2026 | 13:16

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved