• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Selasa, Juli 21, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Gubernur Kaltim Angkat Anak Bocah Yatim Piatu karena COVID-19

Suriadi Said by Suriadi Said
24 Juli 2021 | 20:38
Reading Time: 2 mins read
0
Isran Usulkan Guru Honorer di Atas 5 Tahun Langsung Diangkat PPPK

Gubernur Kaltim, Isran Noor.

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

PRANALA.CO – Seorang bocah Alviano Dava Raharjo (9) di Linggang Purworejo Tering Kabupaten Kutai Barat Kalimantan Timur (Kaltim) menjadi yatim piatu dalam waktu bersamaan. Kedua orangtuanya meninggal dunia menjadi korban terpapar virus COVID-19.

Kabar kemalangan menimpa Vino sudah tersebar ke seluruh penjuru nusantara dan mendapat empati dari banyak pihak, terutama di media sosial. Tidak terkecuali dari Gubernur Kaltim Dr H Isran Noor, yang disampaikannya dalam dialog interaktif pada acara Sapa Indonesia Malam yang bertajuk

PILIHAN REDAKSI

Penolakan Ustaz Abdul Somad di Kubar, Massa Kecolongan Salah Adang Mobil

Penolakan Ustaz Abdul Somad di Kubar, Massa Kecolongan Salah Adang Mobil

6 Juli 2026 | 12:00
Erick Victory Resmi Dilantik jadi Sekda Kutai Barat

Erick Victory Resmi Dilantik jadi Sekda Kutai Barat

1 Juli 2026 | 22:23

“Orang Tua Meninggal Covid-19, Bocah Isolasi Mandiri Seorang Diri” di Kompas TV di akun Instagram Pemprov Kaltim, Jumat (23/7).

Gubernur Isran mengatakan, keluarganya sudah bersepakat untuk mengangkat anak Vino. Ia akan berbicara langsung dengan pihak keluarga Vino untuk mengutarakan maksudnya.

“Saya sudah bicara dengan istri dan anak-anak saya. Saya akan berkomunikasi dengan keluarga Vino. Saya akan ambil (adopsi) dia sebagai anak angkat,” paparnya.

Isran berharap keluarga Vino mengizinkan mereka mengangkat anak ini. Mantan bupati Kutai Timur ini berkomitmen membantu pendidikan Vino yang memang tidak memiliki keluarga dekat yang tinggal di Kutai Barat.

“Agar anak ini bisa berkembang. Saya punya rasa empati. Kita ambil kalau dia mau, mudah-mudahan dia mau,” tuturnya.

Kalaupun keluarga menolak, Isran tetap berkomitmen membantu pendidikan Vino hingga bisa masuk jenjang pendidikan perguruan tinggi.

“Kalau pun dia tidak mau, kita tetap melakukan pembinaan sampai pendidikan dia ke perguruan tinggi. Intinya siap menjamin pendidikan Vino,” ujarnya.

Isran mengaku mengetahui kabar meninggalnya orangtua Vino lewat media online dan media sosial. Pemerintah daerah diminta memberikan perhatian terhadap para korban COVID-19.

Lewat penanganan-penanganan yang dilakukan instansi terkait di masing-masing daerah.

“Untuk kejadian ini tidak ada by system, karena COVID-19 ini kejadiannya begitu saja. Jadi apa yang bisa kita lakukan, itulah yang kita lakukan saat ini. Yang jelas kejadian ini pertama kali, kebijakan pemerintah daerah baik provinsi maupun kabupaten/kota itu sama, yaitu bagaimana memperhatikan mereka yang sudah menjadi korban COVID-19,” ungkapnya.

Pihak keluarga menyebutkan, Vino masih menjalani proses isolasi mandiri (isoman) setelah terpapar virus COVID-19. Kondisinya dilaporkan sudah membaik dalam beberapa hari terakhir.

“Kondisinya sudah membaik saat ini. Keluarga dan tetangga yang mengawasi isoman Vino,” kata paman Vino, Margono.

Soal keinginan gubernur untuk angkat anak Vino, Margono merasa tersanjung serta mengucapkan rasa terima kasihnya. Namun khusus soal ini, ia mengaku tidak bisa memberikan jawaban. Keputusan akhir soal Vino diputuskan sepenuhnya oleh kakeknya berdomisili di Jawa.

“Karena yang memiliki kuasa atas itu adalah mbahnya di Jawa,” ungkapnya.

Kasus COVID-19 di Kutai Barat sudah menyentuh angka 1.177 pasien pada Sabtu 24 Juli 2021. Meskipun masuk daerah pedalaman, kasus COVID-19 cukup tinggi sehingga masuk daerah zona merah penyebaran virus.

Seluruh kota/kabupaten di Kaltim masuk zona merah penyebaran virus. Jumlahnya pasiennya sudah menyentuh angka 16.324 kasus atau sama dengan dua hari sebelumnya.

Kasus tertinggi COVID-19 di Kaltim dialami Balikpapan (5.543) disusul Kutai Kartanegara (2.647), Bontang (1.894), Samarinda (1.492), Kutai Timur (1.456), dan Kutai Barat (1.177). (*)

Tags: Covid-19Kutai BaratYatim Piatu
Previous Post

Dampak PPKM, Pekerja bakal Diberi Subsidi Upah Rp 1,2 Juta 

Next Post

Delapan Wilayah Kaltim Masuk PPKM Level 4

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post
Delapan Wilayah Kaltim Masuk PPKM Level 4

Delapan Wilayah Kaltim Masuk PPKM Level 4

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

15 Juli 2026 | 13:16

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved