• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Sabtu, Juli 18, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Suara

Kefasihan dari Diam

Suriadi Said by Suriadi Said
31 Mei 2022 | 20:07
Reading Time: 1 min read
0
Pandemi Covid-19 Menguji Kualitas Pemimpin

Pimpinan Redaksi Pranala, Suriadi Said.

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter
Ditulis Oleh: Suriadi Said, Pemimpin Redaksi Pranala.co

MUNGKIN kita memang perlu mempelajari gramatikanya kebisuan. Mungkin sesuatu yang tengah terjadi bila kata-kata berhenti dan keadaan berdiam diri tiba-tiba menengahi suatu dialog.

Pada saat itu kita mungkin lengah atau tak peduli untuk menangkap maknanya. Atau kita cukup peka.

PILIHAN REDAKSI

Marahnya Gerindra ke Gubernur Kaltim Bambang Bela Gubernur Kaltim Subuh Tanpa Bu Mei Pak Gub, Ingat Unmul Dong! Patah, Orang Dalam Bankaltimtara Ketika Presiden Sentil Gubernur Kaltim

Marahnya Gerindra ke Gubernur Kaltim

26 April 2026 | 01:03
Marahnya Gerindra ke Gubernur Kaltim Bambang Bela Gubernur Kaltim Subuh Tanpa Bu Mei Pak Gub, Ingat Unmul Dong! Patah, Orang Dalam Bankaltimtara Ketika Presiden Sentil Gubernur Kaltim

Bambang Bela Gubernur Kaltim

20 April 2026 | 07:52

Komunikasi memang tidak selamanya terjadi hanya karena dua mulut menerocos bersahut-sahutan.

Ada sesuatu yang disebut oleh Ivan Illich sebagai “the eloquency of silence”. Yakni, kefasihan dari diam. “Kata-kata dan kalimat terdiri atas diam yang lebih bermakna daripada bunyi,”, tulisnya dalam Celebration of Awareness.

Sedikit pemikir yang bisa melukiskan pengertian seperti itu dengan jelas, lebih jelas daripada Illich.

Baginya, Bahasa adalah ibarat seutas tali kebisuan; bunyi hanya menjadi simpul-simpulnya. Bahasa adalah ibarat sebuah roda: yang menjadi pusat adalah kata-kata yang terucapkan – tapi yang membentuk roda adalah justru ruang-ruang kosong di antara itu.

“Pause-pause yang penuh arti, antara bunyi dan ucapan,” kata Illich pula, menjadi titik-titik bercahaya dalam sebuah ruang hampa yang menakjubkan: bagaikan electron dalam atom. Seperti planet-planet dalam sistem tata surya”. Sayangnya, tak selamanya kita berhasil mengangguk kepada diam.

Bahkan, kita mencoba menggantikan bahasa dengan cara-cara lebih riuh. Misalnya, kegemaran kita pada pengeras suara. Kita bukan saja telah tidak acuh kepada diam dan kebisuan. Kita bahkan telah tidak begitu yakin bahwa kata-kata bisa bergerak sendiri dengan lirih.

Sebenarnya, bila kata-kata adalah bagian dari keberdiam-dirian, yang terdengar bukanlah “ajaran” atau “kuliah”.

Sebagai bagian dari kebisuan, kata-kata merupakan bagian dari proses batin. Dengan demikian, mereka merupakan bagian dari seluruh sejarah kepribadian kita.

Kata-kata itu tak cuma menempel di bibir kita, dan karenanya tak kita harapkan akan bisa begitu saja menempel pada diri orang-orang lain. Sebab mereka adalah bagian integral dari laku. Ya, manusia memang bukanlah karet. **

Tags: KefasihanOpiniredaksi
Previous Post

Mului, Pemburu-Peramu yang Tergerus Zaman di Hutan Kalimantan Timur

Next Post

Kecelakaan di Balikpapan, Nenek Sri Tewas usai Tabrak Pot dan Pagar

BACA JUGA

Cerita Luthfy Azka Nararya, Siswa Bontang Menembus Garis Takdir Paskibraka di Istana Negara

Cerita Luthfy Azka Nararya, Siswa Bontang Menembus Garis Takdir Paskibraka di Istana Negara

29 Juni 2026 | 09:11
OPINI: Hak Angket Kaltim di Persimpangan, Antara Transparansi Publik dan Kalkulasi Politik

OPINI: Hak Angket Kaltim di Persimpangan, Antara Transparansi Publik dan Kalkulasi Politik

17 Juni 2026 | 11:22
Jemaah Haji Bontang Saksikan Pergantian Kiswah Kakbah di Awal Tahun Baru Hijriah

Jemaah Haji Bontang Saksikan Pergantian Kiswah Kakbah di Awal Tahun Baru Hijriah

16 Juni 2026 | 15:21
Revita Pratiwi, Perempuan di Balik Distribusi Pupuk Nasional dan Prestasi MB Pupuk Kaltim

Revita Pratiwi, Perempuan di Balik Distribusi Pupuk Nasional dan Prestasi MB Pupuk Kaltim

14 Juni 2026 | 00:39
Lewat Gantungan Kunci, Pemuda Kutim jadi Duta Literasi Keuangan OJK Kaltim-Kaltara 2026

Lewat Gantungan Kunci, Pemuda Kutim jadi Duta Literasi Keuangan OJK Kaltim-Kaltara 2026

9 Juni 2026 | 17:01
Dari Pulau Kecil di Pangkep, Nur Aulia Tembus Forum Internasional Tiga Negara

Dari Pulau Kecil di Pangkep, Nur Aulia Tembus Forum Internasional Tiga Negara

18 Mei 2026 | 09:01
Next Post

Kecelakaan di Balikpapan, Nenek Sri Tewas usai Tabrak Pot dan Pagar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

15 Juli 2026 | 13:16

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved