• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Senin, Juli 20, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Konflik Tanah Makin Rumit, Wamen ATR Minta Kepala Daerah Bergerak

Suriadi Said by Suriadi Said
26 Mei 2026 | 17:43
Reading Time: 2 mins read
0
Konflik Tanah Makin Rumit, Wamen ATR Minta Kepala Daerah Bergerak

Ossy Dermawan kunjungan kerja ke Kantor Wilayah BPN Provinsi Sulawesi Barat di Mamuju, Minggu (24/05/2026).

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

PERSOALAN sengketa tanah masih menjadi pekerjaan rumah besar di banyak daerah. Konfliknya bukan hanya soal batas lahan atau dokumen kepemilikan, tetapi juga menyangkut rasa keadilan masyarakat yang sering kali berlarut-larut tanpa kepastian.

Hal itu menjadi perhatian Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan, saat berkunjung ke Kantor Wilayah BPN Provinsi Sulawesi Barat di Mamuju, Minggu (24/5/2026).

PILIHAN REDAKSI

Jurus Baru ATR/BPN Atasi Konflik Agraria Berbasis HAM

Jurus Baru ATR/BPN Atasi Konflik Agraria Berbasis HAM

14 Juli 2026 | 17:11
Bebas Pungli dan Transparan, Sistem Pengukuran Terjadwal ATR/BPN Berlaku Agustus

Bebas Pungli dan Transparan, Sistem Pengukuran Terjadwal ATR/BPN Berlaku Agustus

13 Juli 2026 | 08:28

Dalam arahannya, Ossy meminta kepala daerah tidak hanya menjadi penonton ketika konflik pertanahan muncul di wilayahnya. Ia menegaskan pentingnya mengoptimalkan peran Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) sebagai ruang bersama untuk mencari jalan keluar.

Menurutnya, GTRA memiliki posisi strategis karena melibatkan banyak unsur sekaligus. Mulai dari pemerintah daerah, aparat penegak hukum, hingga instansi teknis yang berkaitan langsung dengan persoalan tanah di masyarakat.

“GTRA sangat penting digunakan oleh para Kepala Kantor Pertanahan saat menghadapi permasalahan di masyarakat. Libatkan kepala daerah karena mereka adalah Ketua GTRA yang bertanggung jawab di wilayahnya,” kata Ossy.

Ia mengingatkan, penyelesaian sengketa tanah tidak akan efektif jika masing-masing lembaga berjalan sendiri-sendiri. Perbedaan pandangan antarinstansi justru kerap membuat persoalan semakin panjang.

Karena itu, ia meminta seluruh pihak membuka ruang komunikasi yang lebih intensif. BPN, pemerintah daerah, kepolisian, hingga kejaksaan harus duduk dalam satu meja agar keputusan yang diambil tidak menimbulkan persoalan baru di lapangan.

“Kalau antara BPN, kejaksaan, kepolisian, dan pemerintah daerah masih ada perbedaan pendapat, maka penyelesaiannya tidak akan berjalan optimal. Semua pihak harus duduk bersama,” tegasnya.

Pesan tersebut terasa penting di tengah banyaknya konflik pertanahan yang kerap memicu ketegangan sosial di daerah. Tidak sedikit warga yang harus menunggu bertahun-tahun untuk mendapatkan kepastian hukum atas lahan yang mereka tempati atau kelola.

Dalam kunjungan itu, Ossy juga menyerahkan delapan sertipikat tanah yang terdiri atas tanah wakaf dan aset pemerintah daerah. Penyerahan dilakukan bersama Kepala Kanwil BPN Provinsi Sulawesi Barat, Fredy Marfin.

Selain memberikan arahan, Ossy turut meninjau sejumlah ruangan kantor dan berbincang langsung dengan para pegawai di lingkungan Kanwil BPN Sulawesi Barat.

Kegiatan tersebut dihadiri pejabat administrator, kepala kantor pertanahan, pejabat pengawas se-Sulawesi Barat, serta seluruh pegawai Kanwil BPN setempat. [ADS/RIL]

 

Dapatkan berita terbaru Pranala.co dengan mengikuti Whatsapp Channel kami

Tags: BPN BontangKantor Pertanahan Bontang
Previous Post

Dipelihara sejak Kecil, Cerita di Balik Sapi 732 Kg Bantuan Prabowo untuk Warga Bontang

Next Post

PT Energi Unggul Persada Mengucapkan Selamat Idul Adha 2026

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post
PT Energi Unggul Persada Mengucapkan Selamat Idul Adha 2026

PT Energi Unggul Persada Mengucapkan Selamat Idul Adha 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

15 Juli 2026 | 13:16

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved