• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Senin, Juli 20, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

KPAI Ingatkan Balikpapan: Kota Layak Anak Harus Nyata, Bukan Sekadar Predikat

Suriadi Said by Suriadi Said
13 Agustus 2025 | 22:13
Reading Time: 2 mins read
0
KPAI Ingatkan Balikpapan: Kota Layak Anak Harus Nyata, Bukan Sekadar Predikat

Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Ai Maryati Solihah

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

BALIKPAPAN – Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Ai Maryati Solihah menegaskan, gelar Kota Layak Anak (KLA) tidak boleh hanya menjadi simbol. Komitmen pemerintah daerah harus dibuktikan dengan langkah nyata dan terukur.

“Kalau sudah punya regulasi dan sumber daya, maka layanan untuk anak harus ditingkatkan,” ujarnya usai Workshop Pemerhati Anak di Balikpapan, Rabu (13/8).

PILIHAN REDAKSI

Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

13 Juli 2026 | 23:21
Hidup Sebatang Kara Usai Di-PHK, Pria Balikpapan Ditemukan Meninggal

Hidup Sebatang Kara Usai Di-PHK, Pria Balikpapan Ditemukan Meninggal

13 Juli 2026 | 14:39

Maryati menekankan, peningkatan layanan harus berjalan beriringan dengan optimalisasi pranata sosial. Pemenuhan hak anak bukan sekadar mencegah kekerasan, tapi juga memastikan kesehatan dan pendidikan sejak dini.

“Semua anak harus mendapat ASI eksklusif, imunisasi lengkap, dan tidak boleh ada yang putus sekolah,” katanya.

Ia menyoroti masih adanya anak disabilitas yang kesulitan mengakses guru dengan kemampuan bahasa isyarat serta layanan pendukung lain. “Ini harus jadi tantangan bersama,” tegasnya.

KPAI mencatat, tren kasus kekerasan terhadap anak di Balikpapan masih meningkat. Meski 100 persen korban sudah mendapat layanan, Maryati mempertanyakan keberhasilan pemulihannya.

“Pemulihan bukan hanya medis atau psikologis. Hak-hak lainnya juga harus terpenuhi,” jelasnya.

Ia mencontohkan, anak korban kekerasan seksual yang sudah direhabilitasi harus dipastikan bisa kembali bersekolah dan menjalani hidup normal.

Maryati mendorong pemerintah daerah membuat terobosan dengan melibatkan anak-anak dalam pengambilan keputusan. Anak harus diajak berkonsultasi, bukan sekadar tampil di acara seremonial.

“Paling utama itu memberi ruang anak untuk menyampaikan gagasan dan mengakomodasinya,” katanya.

Ia juga memperkenalkan konsep 4F: faster, friendly, follow up, dan feedback. Menurutnya, ini penting untuk memastikan aspirasi anak masuk dalam rencana pembangunan jangka menengah maupun panjang.

Meski mengapresiasi pencapaian Balikpapan yang meraih predikat utama Kota Layak Anak, Maryati mengingatkan agar pemerintah tidak berhenti pada penghargaan.

“Tanyakan langsung pada anak-anak, apakah mereka bahagia menjadi anak di Balikpapan? Itu kuncinya,” tegasnya.

Menurutnya, pandangan positif anak dibentuk dari pengasuhan yang baik, komunikasi keluarga yang hangat, dan pemenuhan hak secara menyeluruh.

“Saya berharap Balikpapan bisa jadi pionir perlindungan anak di Kalimantan,” pungkasnya. (SR)

Tags: BalikpapanKota Layak Anak
Previous Post

Pemkab Kutim Kucurkan Rp2 Miliar untuk Pengembangan Peternakan Babi

Next Post

Kapal Nelayan di Pangkep Diduga Ditahan dan Dirusak, Kasus Berlanjut ke Penyidikan

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post
Kapal Nelayan di Pangkep Diduga Ditahan dan Dirusak, Kasus Berlanjut ke Penyidikan

Kapal Nelayan di Pangkep Diduga Ditahan dan Dirusak, Kasus Berlanjut ke Penyidikan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

15 Juli 2026 | 13:16

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved