• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Sabtu, Juli 18, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Rupa

Mantan Bupati Kubar, Ismail Thomas Raih Anugerah Naga Sasra Berkat Perjuangan Selamatkan Mandau

Suriadi Said by Suriadi Said
25 Mei 2026 | 11:49
Reading Time: 2 mins read
0
Mantan Bupati Kubar, Ismail Thomas Raih Anugerah Naga Sasra Berkat Perjuangan Selamatkan Mandau

Mantan Bupati Kubar, Ismail Thomas Raih Anugerah Naga Sasra Berkat Perjuangan Selamatkan Mandau

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

KOMITMEN menjaga adat dan warisan budaya di Kutai Barat (Kubar) kembali menuai pengakuan nasional. Mantan Bupati Kubar sekaligus tokoh masyarakat Kubar, Ismail Thomas, dianugerahi penghargaan Anugerah Naga Sasra oleh Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia melalui Award Sekretariat Nasional Keris Indonesia (SNKI).

Penghargaan ini diberikan kepada figur yang dinilai memiliki dampak besar terhadap ruang ekspresi kebudayaan di daerahnya. Di Kutai Barat, nama Ismail Thomas dinilai konsisten berada di garis depan dalam menjaga denyut budaya lokal tetap hidup.

PILIHAN REDAKSI

Penolakan Ustaz Abdul Somad di Kubar, Massa Kecolongan Salah Adang Mobil

Penolakan Ustaz Abdul Somad di Kubar, Massa Kecolongan Salah Adang Mobil

6 Juli 2026 | 12:00
Erick Victory Resmi Dilantik jadi Sekda Kutai Barat

Erick Victory Resmi Dilantik jadi Sekda Kutai Barat

1 Juli 2026 | 22:23

Bukan hanya mendukung acara adat. Ia juga dianggap aktif membuka ruang bagi para pelaku seni, budayawan, hingga pelestari tradisi untuk terus berkarya.

Yang menarik, perhatian besar juga diberikan pada pelestarian tosan aji atau benda pusaka tradisional, termasuk Mandau yang menjadi identitas masyarakat Dayak.

Ketua Paguyuban Tosan Aji Pinang Sendawar, Waluyo Dwi Atmojo Setiobroto, mengatakan pelestarian pusaka bukan hanya menjaga benda fisik.

Lebih dari itu, ada nilai sejarah dan identitas budaya yang dipertaruhkan.

“Ketika pusaka dilestarikan, yang sesungguhnya dijaga bukan hanya bendanya, melainkan ingatan kolektif, jati diri, dan akar budaya bangsa agar tidak hilang ditelan zaman,” ujar Waluyo.

Modernisasi perlahan mulai menggerus minat generasi muda terhadap seni pembuatan Mandau. Mulai dari teknik menempa besi, membuat kumpang atau sarung Mandau, hingga seni ukir tradisional kini semakin sedikit peminatnya.

Kondisi itu menjadi perhatian serius Ismail Thomas. Dia menegaskan budaya harus menjadi arah utama pembangunan generasi muda.

“Budaya adalah kemudi sebuah peradaban. Jika kita membiarkan Mandau dan tradisi leluhur kita punah, kita sedang menghapus jejak sejarah kita sendiri di masa depan,” tegasnya.

Bukan hanya menyampaikan kekhawatiran, Ismail Thomas juga menyiapkan langkah konkret.

Ia merancang program pelestarian terpadu yang melibatkan para pande besi, pengrajin kumpang, hingga pembuat hulu atau gagang Mandau agar dapat bekerja dalam satu ekosistem budaya.

Rencananya, kawasan enam Lamin di Taman Budaya Sendawar (TBS) akan dimanfaatkan sebagai pusat aktivitas budaya dan basecamp pelestarian Mandau.

Di tempat itu nantinya akan digelar pelatihan dan bimbingan teknis rutin untuk anak muda Kutai Barat. Sebab tanpa regenerasi, Mandau hanya akan menjadi pajangan museum. Bukan lagi bagian hidup masyarakat Dayak.

Tim penilai dari Kementerian Kebudayaan RI dan SNKI menilai langkah-langkah tersebut menjadi salah satu alasan kuat Ismail Thomas layak menerima Anugerah Naga Sasra.

Selain menjaga budaya, berbagai agenda kebudayaan yang didukungnya juga dinilai mampu menggerakkan aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.

Momentum penghargaan ini diharapkan menjadi energi baru bagi masyarakat Kutai Barat untuk menjaga adat tetap hidup di tengah arus zaman yang terus berubah. [RIL]

 

Dapatkan berita terbaru Pranala.co dengan mengikuti Whatsapp Channel kami

Tags: Kutai BaratMandau
Previous Post

Rumah Baru Dibeli di Bontang Ludes Terbakar, Tukang Nyaris Terjebak Asap

Next Post

Hak Angket DPRD Kaltim Akhirnya Jalan, Paripurna Digelar 10 Juni

BACA JUGA

HDPE Flap Gate untuk Irigasi, Ini Keunggulan dan Rekomendasi Suppliernya

HDPE Flap Gate untuk Irigasi, Ini Keunggulan dan Rekomendasi Suppliernya

15 Juli 2026 | 22:56
Menyelamatkan Surga yang Terluka, Pulau Miang Kutim Ditata Total

Menyelamatkan Surga yang Terluka, Pulau Miang Kutim Ditata Total

14 Juli 2026 | 00:19
BMKG: Kaltim Diprediksi Minim Hujan hingga 20 Juli, Samboja Sudah 16 Hari Kering

BMKG: Kaltim Diprediksi Minim Hujan hingga 20 Juli, Samboja Sudah 16 Hari Kering

13 Juli 2026 | 23:44
Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

13 Juli 2026 | 23:21
Festival Sekerat Nusantara V Ditutup Meriah, Ritual Mengulur Naga Tegaskan Identitas Budaya Kutim

Festival Sekerat Nusantara V Ditutup Meriah, Ritual Mengulur Naga Tegaskan Identitas Budaya Kutim

12 Juli 2026 | 23:58
PWI Bontang Matangkan Program 3 Tahun, Fokus UKW hingga Perlindungan Wartawan

PWI Bontang Matangkan Program 3 Tahun, Fokus UKW hingga Perlindungan Wartawan

12 Juli 2026 | 22:48
Next Post
Hak Angket DPRD Kaltim Akhirnya Jalan, Paripurna Digelar 10 Juni

Hak Angket DPRD Kaltim Akhirnya Jalan, Paripurna Digelar 10 Juni

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

15 Juli 2026 | 13:16

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved