• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Sabtu, Juli 18, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Nostalgia dengan Minuman Intisari Beruap ala Samarinda

Suriadi Said by Suriadi Said
9 Agustus 2021 | 19:17
Reading Time: 2 mins read
2
Nostalgia dengan Minuman Intisari Beruap ala Samarinda

Minuman jadul Intisari Beruap yang sudah siap untuk dijual. FOTO: KarjaTitiantoro

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

pranala.co – Intisari Beruap merupakan minuman berkabornasi. Memiliki aneka rasa, produksinya dilakukan oleh industri rumahan di Kota Samarinda, Kalimantan Timur.

Minuman beruap mulai diproduksi pada 1999 oleh Nani dan sang suami. “Mulai usaha jualan minum beruap dari 1999 sampai sekarang. Karena ini usaha dari suami saya. Karena kalau mau usaha lain, mau usaha apa? Bisanya cuma ini aja,” ujarnya.

PILIHAN REDAKSI

Modus Minta Solar Paksa, Detik-Detik ABK Tugboat Dikeroyok Komplotan Preman di Sungai Mahakam Samarinda

Modus Minta Solar Paksa, Detik-Detik ABK Tugboat Dikeroyok Komplotan Preman di Sungai Mahakam Samarinda

16 Juli 2026 | 08:07
Pipa Tua jadi Biang Gangguan Air Bersih di Balikpapan Air PDAM Samarinda Mati hingga 24 Jam, Ini Daftar Wilayah Terdampak Balikpapan Targetkan Atasi Krisis Air Bersih dan Banjir Kurun 4 Tahun Atasi Krisis Air di Balikpapan, Pemkot Pertimbangkan Desalinasi dan Pemanfaatan Sungai Mahakam Penajam Paser Utara Ditetapkan Status Tanggap Darurat Krisis Air Selama Kemarau, Distribusi Air Bersih di Samarinda Dipastikan Aman

Air PDAM Samarinda Mati hingga 24 Jam, Ini Daftar Wilayah Terdampak

9 Juli 2026 | 08:39

Ia bersama sang suami memulai produksi minuman beruap setiap harinya dari pukul 08.00 pagi hingga pukul 17.00 sore.

“Saya sama suami mulai kerja dari pagi jam 8 sampai jam 12 siang. Istirahat dulu salat dan makan. Setelah itu lanjut lagi sampai sore jam 5 sore,” ucap Nani.

Ia menceritakan, dulu sempat memiliki 11 pegawai. Namun persaingan dan banyaknya aneka rasa yang bermunculan, membuat minuman ini perlahan ditinggalkan dan konsumen beralih ke minuman lainnya.

“Dulu saya sempat punya pegawai sebanyak 11 orang. Tapi karena sudah banyaknya muncul minuman-minuman baru akhirnya beruap ini jadi sepi,” tuturnya.

Nani dan suami sejak pertama kali merintis usaha minuman beruap selalu memproduksinya di rumah. Ketika masa berjayanya minuman ini, Nani bisa menghasilkan 100 lusin dalam sehari.

“Kalau dulu 100 lusin setiap harinya, tapi kalau sekarang ya Alhamdulillah seminggu kami berdua dapat 50 lusin,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan satu botolnya dijual seharga Rp 5 ribu. “Kalau disini saya menjual satu botolnya Rp 5 ribu. Tapi kalau per lusin atau per partai Rp 50 ribu sampai Rp 60 ribu,” tambahnya.

Ibu Nani ketika menjelaskan proses pembuatan minuman Beruap kepada wartawan Karja Photo by KarjaTitiantoro
Nani ketika menjelaskan proses pembuatan minuman Beruap kepada wartawan Karja. FOTO: KarjaTitiantoro

Untuk proses pembuatan minuman beruap yang diproduksi oleh Nani cukuplah sederhana.

“Jadi gula pasirnya itu direbus, setelah itu pasang di gentong stainless saat masih panas kasih esens, pasta, habis itu campur dengan air. Setelah matang masukkan ke mesin Co2 biar ada anginnya gigit-gigitnya. Namanya Co2 karbohidrat dan soda. Sebelum masukkan ke botol kita lakukan penyaringan 3 lapis kain,” jelasnya.

Walaupun minuman beruap sudah jarang ditemui di Kota Samarinda, Nani dan sang suami selalu menjaga rasa minuman beruap dan komposisi lainnya.

Untuk minuman beruap sendiri, Nani menyediakan berbagai macam rasa. Ada rasa anggur, kopi, nanas, leci, melon, sirsak, hingga frambozen.

Jika ingin mencicip minuman beruap yang nostalgik ini, langsung saja beli di Jalan Adam Malik, Gang Manggis, Kelurahan Karang Asam Ulu, Sungai Kunjang, Kota Samarinda atau dapat hubungi nomor telepon +62-812-2698-0032. [ADS]

Tags: Minuman BeruapReview MakananSamarinda
Previous Post

Keren! Wanita Berusia 48 Tahun di Samarinda Ini Diwisuda Bersama 2 Anaknya

Next Post

21 Tahanan Rutan Samarinda Bebas Asimilasi COVID-19

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post
21 Tahanan Rutan Samarinda Bebas Asimilasi COVID-19

21 Tahanan Rutan Samarinda Bebas Asimilasi COVID-19

Comments 2

  1. Ping-balik: Kapan Waktu Pas Minum Kopi, saat Sahur atau Buka Puasa? - pranala.co
  2. Ping-balik: Pentingnya Pemeriksaan Gigi Rutin, Ini Pesan drg. Safitri dari RSUD Taman Husada Bontang - Pranala.co

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

15 Juli 2026 | 13:16

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved