• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Minggu, Juli 19, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Pengangguran Kaltim Bertambah, Lulusan SMK Tertinggi

Suriadi Said by Suriadi Said
19 Februari 2026 | 21:36
Reading Time: 2 mins read
0
Pengangguran Kaltim Bertambah, Lulusan SMK Tertinggi

Ilustrasi by AI.

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

Pranala.co, SAMARINDA — Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Kalimantan Timur (Kaltim) pada November 2025 tercatat sebesar 5,20 persen, naik tipis 0,02 poin persentase dibandingkan Agustus 2025. Kenaikan tersebut diikuti bertambahnya jumlah pengangguran sebanyak 393 orang menjadi 108.067 orang.

Kepala Badan Pusat Statistik Kaltim, Mas’ud Rifai, menjelaskan bahwa di tengah kenaikan TPT, jumlah penduduk bekerja justru meningkat 1.635 orang menjadi sekira 1,97 juta orang.

PILIHAN REDAKSI

Cari Kerja? Job Market Fair Balikpapan Sediakan 2.079 Lowongan

Cari Kerja? Job Market Fair Balikpapan Sediakan 2.079 Lowongan

14 Juli 2026 | 15:11
Lulusan SMK jadi Penyumbang Pengangguran Terbesar di Kaltim

Lulusan SMK jadi Penyumbang Pengangguran Terbesar di Kaltim

2 Juni 2026 | 09:37

“Dari 100 orang angkatan kerja, terdapat sekira 5 sampai 6 orang penganggur,” ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (19/2/2026).

Data BPS menunjukkan kesenjangan tajam berdasarkan jenis kelamin. TPT perempuan melonjak 2,17 poin persentase menjadi 7,30 persen. Sebaliknya, TPT laki-laki turun 1,16 poin persentase menjadi 4,05 persen.

Kondisi ini mengindikasikan adanya tekanan yang lebih besar terhadap perempuan di pasar kerja, baik dari sisi akses pekerjaan maupun keberlanjutan kerja.

Pada periode sama, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) tercatat turun 0,50 poin persentase menjadi 66,08 persen. Penurunan ini mencerminkan berkurangnya proporsi penduduk usia kerja yang aktif secara ekonomi.

Secara total, jumlah penduduk usia kerja pada November 2025 mencapai 3,15 juta orang, naik 26.509 orang dibandingkan Agustus 2025. Dari jumlah tersebut, 2,08 juta orang (66,08 persen) tergolong angkatan kerja, sedangkan 1,07 juta orang (33,92 persen) bukan angkatan kerja.

Berdasarkan tingkat pendidikan, lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) mencatatkan TPT tertinggi, yakni 9,51 persen atau naik 1,79 poin persentase dari periode sebelumnya. Angka tersebut jauh melampaui TPT lulusan universitas yang sebesar 5,46 persen.

Menariknya, proporsi penduduk bekerja dengan pendidikan universitas meningkat 0,74 poin persentase, menggeser posisi lulusan SMK dalam struktur tenaga kerja.

Dari sisi struktur pekerjaan, terjadi pergeseran menuju formalisasi ketenagakerjaan. Pekerja sektor formal naik 1,16 poin persentase menjadi 57,94 persen atau sekitar 1,14 juta orang. Sebaliknya, pekerja informal turun menjadi 42,06 persen atau 829.171 orang.

Status pekerjaan buruh, karyawan, atau pegawai tetap masih mendominasi dengan proporsi 54,06 persen, meningkat 1,22 poin persentase. Sementara itu, pekerja keluarga atau tidak dibayar turun 1,22 poin persentase, dan pekerja berusaha sendiri turun 1,14 poin persentase.

Sektor perdagangan besar dan eceran menjadi penyerap tenaga kerja terbesar dengan kontribusi 18,38 persen atau 362.368 orang. Disusul sektor pertanian sebesar 15,45 persen (304.686 orang), serta penyediaan akomodasi dan makan minum sebesar 10,20 persen (201.082 orang).

Namun, sektor pertanian mengalami penurunan penyerapan tenaga kerja terbesar, turun 2,47 poin persentase. Sebaliknya, sektor akomodasi dan makan minum meningkat 1,87 poin persentase, yang mencerminkan pemulihan aktivitas pariwisata dan perhotelan.

Dari sisi jam kerja, kualitas pekerjaan menunjukkan perbaikan. Proporsi pekerja penuh waktu (≥35 jam per minggu) meningkat 5,53 poin persentase menjadi 79,85 persen atau sekitar 1,57 juta orang.

Sebaliknya, setengah penganggur turun 1,33 poin persentase menjadi 4,33 persen. Pekerja paruh waktu juga turun signifikan 4,20 poin persentase menjadi 15,82 persen.

Meski kenaikan TPT tergolong tipis, lonjakan pengangguran perempuan dan tingginya TPT lulusan SMK menjadi catatan penting bagi pemangku kebijakan. Di sisi lain, menguatnya sektor formal dan meningkatnya proporsi pekerja penuh waktu menjadi sinyal positif bagi kualitas pasar kerja di Kaltim. (RED/RIL)

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

Tags: Pengangguran
Previous Post

Tiga Daerah di Kaltim Ini Siapkan Strategi 4K Jaga Harga Pangan Ramadan 2026

Next Post

KPK Buka Peluang Panggil Kembali Sejumlah Tokoh dalam Kasus Rita Widyasari

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post
Meski Bebas, KPK Terus Usut Kasus Rita Widyasari KPK Buka Peluang Panggil Kembali Sejumlah Tokoh dalam Kasus Rita Widyasari

KPK Buka Peluang Panggil Kembali Sejumlah Tokoh dalam Kasus Rita Widyasari

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

15 Juli 2026 | 13:16

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved