• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Minggu, Juli 19, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Rupa

Penggiat Seni Kaltim Gelar Aksi Damai, Minta Ruang Pertunjukan Gratis Disediakan

Suriadi Said by Suriadi Said
20 Mei 2026 | 15:03
Reading Time: 2 mins read
0
Penggiat Seni Kaltim Gelar Aksi Damai, Minta Ruang Pertunjukan Gratis Disediakan

Penggiat seni dan komunitas adat memilih turun ke ruang publik di depan Kantor Gubernur Kaltim, Rabu (20/5/2026). Foto: Cintia/Pranala.co

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

DENTUMAN musik tradisional dan tarian adat pecah di Teras Samarinda, tepat di depan Kantor Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Rabu (20/5/2026). Di momentum Hari Kebangkitan Nasional itu, para penggiat seni dan komunitas adat memilih turun ke ruang publik untuk menyuarakan satu tuntutan: pemerintah diminta menyediakan fasilitas pertunjukan seni yang gratis dan mudah diakses.

Aksi damai tersebut diinisiasi Dewan Adat Awang Dayang Kalimantan bersama sejumlah pekerja seni dan pegiat budaya. Mereka menilai perhatian terhadap pelestarian budaya daerah belum sebanding dengan besarnya peran Kalimantan Timur sebagai wilayah yang kini menjadi penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).

PILIHAN REDAKSI

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Wisatawan Asing ke Kaltim Naik 20 Persen, Hotel Ikut Bergairah Kunjungan Wisman ke Kaltim Turun selama Oktober, Wisnus Masih Mendominasi Pergerakan Pariwisata Kaltim Bergairah: Wisman Naik 109 Persen, Hotel Bintang 3 Penuh Kunjungan Wisatawan ke Kaltim saat Libur Nataru 2025 Diprediksi Naik 30 Persen FlyJaya Airlines Siap Layani Penerbangan Reguler ke Maratua Berau Mulai Desember 2024

Wisatawan Asing ke Kaltim Naik 20 Persen, Hotel Ikut Bergairah

9 Juli 2026 | 08:07

Di tengah semarak pembangunan dan modernisasi, para pelaku seni mengaku masih kesulitan mendapatkan ruang berekspresi. Untuk menggelar pertunjukan budaya, mereka kerap harus menyewa gedung dengan biaya tinggi, padahal sebagian besar kegiatan dilakukan secara mandiri demi menjaga tradisi tetap hidup.

Ketua Dewan Adat Awang Dayang Kalimantan, Awang Irwan Setiawan, mengatakan Hari Kebangkitan Nasional seharusnya menjadi momentum membangkitkan kembali perhatian terhadap adat dan budaya lokal. Menurut dia, Kalimantan Timur memiliki sejarah panjang yang tidak bisa dipisahkan dari perjalanan bangsa Indonesia.

“Kalimantan Timur harus bangkit di adat-adat dan budayanya. Karena Kalimantan Timur ini barometer Indonesia dan punya sejarah yang tua,” ujar Awang Irwan saat menyampaikan orasi di hadapan massa aksi.

Ia juga menyinggung nilai keberagaman yang sejak lama hidup di tanah Kutai. Awang menyebut konsep “Bhinneka Tunggal Suwaka” telah dikenal sejak abad ke-14 sebagai simbol keterbukaan masyarakat Kutai terhadap berbagai suku dan pendatang yang menetap di wilayah tersebut.

“Siapa yang beranak-pinak dan bercocok tanam di negeri Kutai itu rakyat Kutai. Mau Jawa, Bugis, Banjar, siapa pun itu rakyat Kutai. Kutai itu bukan suku, Kutai itu negeri,” katanya.

Dalam orasinya, Awang turut menyampaikan keluhan para pekerja seni yang merasa kesulitan memperoleh fasilitas pertunjukan tanpa biaya. Kondisi itu dinilai ironis karena pelaku budaya justru harus mengeluarkan biaya besar untuk menampilkan kesenian daerah yang mereka lestarikan secara swadaya.

“Kami susah cari uang menjaga seni, tapi mau pakai tempat buat pagelaran seni harus sewa. Padahal kami hanya ingin menampilkan seni dan budaya,” ungkapnya.

Melalui aksi damai tersebut, para penggiat seni berharap pemerintah daerah memberi perhatian lebih serius terhadap keberlangsungan ruang budaya di Kalimantan Timur. Mereka juga meminta aspirasi itu diteruskan kepada pengambil kebijakan agar seni tradisi tidak semakin terpinggirkan di tengah pesatnya pembangunan daerah.

Awang menegaskan gerakan tersebut tidak terkait kepentingan politik praktis. Menurut dia, tuntutan yang disampaikan murni lahir dari keinginan menjaga identitas budaya daerah agar tetap hidup dan diwariskan kepada generasi berikutnya. [TIA]

 

Dapatkan berita terbaru Pranala.co dengan mengikuti Whatsapp Channel kami

Tags: KaltimSeniman
Previous Post

Briliandika dan Khofifah Rebut Gelar Duta Genre Bontang 2026

Next Post

Rp271 Miliar Disita, Jejak Tambang di Lahan Kemendes Kaltim Mulai Terkuak

BACA JUGA

HDPE Flap Gate untuk Irigasi, Ini Keunggulan dan Rekomendasi Suppliernya

HDPE Flap Gate untuk Irigasi, Ini Keunggulan dan Rekomendasi Suppliernya

15 Juli 2026 | 22:56
Menyelamatkan Surga yang Terluka, Pulau Miang Kutim Ditata Total

Menyelamatkan Surga yang Terluka, Pulau Miang Kutim Ditata Total

14 Juli 2026 | 00:19
BMKG: Kaltim Diprediksi Minim Hujan hingga 20 Juli, Samboja Sudah 16 Hari Kering

BMKG: Kaltim Diprediksi Minim Hujan hingga 20 Juli, Samboja Sudah 16 Hari Kering

13 Juli 2026 | 23:44
Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

13 Juli 2026 | 23:21
Festival Sekerat Nusantara V Ditutup Meriah, Ritual Mengulur Naga Tegaskan Identitas Budaya Kutim

Festival Sekerat Nusantara V Ditutup Meriah, Ritual Mengulur Naga Tegaskan Identitas Budaya Kutim

12 Juli 2026 | 23:58
PWI Bontang Matangkan Program 3 Tahun, Fokus UKW hingga Perlindungan Wartawan

PWI Bontang Matangkan Program 3 Tahun, Fokus UKW hingga Perlindungan Wartawan

12 Juli 2026 | 22:48
Next Post
Rp271 Miliar Disita, Jejak Tambang di Lahan Kemendes Kaltim Mulai Terkuak

Rp271 Miliar Disita, Jejak Tambang di Lahan Kemendes Kaltim Mulai Terkuak

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

15 Juli 2026 | 13:16

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved