• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Minggu, Juli 19, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Razia Lapas Samarinda, Petugas Sempat Dapat Perlawanan, Ternyata Ada Sesuatu, Astaga!

Suriadi Said by Suriadi Said
25 Agustus 2022 | 17:22
Reading Time: 2 mins read
0
Lapas Samarinda Siapkan Dapur MBG, Narapidana Jadi Juru Masak Program MBG Masuk Lapas Samarinda, Narapidana Dilatih Kelola Dapur Gizi Ideal Hanya 217 Orang, Lapas Samarinda Dihuni 745 Warga Binaan Razia Rutan Samarinda, Petugas Sempat Dapat Perlawanan dari Napi

Petugas saat sedang melakukan Razia di dalam sel narapidana di Rutan Klas IIA Samarinda pada Kamis (25/8/2022) pagi. Foto: Dokumentasi Humas Lapas Klas IIA Samarinda.

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

pranala.co – Petugas Lapas Klas IIA Samarinda, Kalimantan Timur kembali merazia dadakan di luar jadwal rutin dengan menggeledah blok hunian warga binaan pemasyarakatan (WBP) pada Kamis (25/8/2022) pagi.

Hasilnya, petugas menemukan sejumlah barang terlarang dalam razia yang dilakukan sejak pukul 09.00 hingga 10.00 WITA tersebut.

PILIHAN REDAKSI

Lapas Samarinda Siapkan Dapur MBG, Narapidana Jadi Juru Masak Program MBG Masuk Lapas Samarinda, Narapidana Dilatih Kelola Dapur Gizi Ideal Hanya 217 Orang, Lapas Samarinda Dihuni 745 Warga Binaan Razia Rutan Samarinda, Petugas Sempat Dapat Perlawanan dari Napi

Program MBG Masuk Lapas Samarinda, Narapidana Dilatih Kelola Dapur Gizi

18 Mei 2026 | 15:32
Razia Mendadak di Lapas Samarinda, Petugas Sita Kipas hingga Korek Api

Razia Mendadak di Lapas Samarinda, Petugas Sita Kipas hingga Korek Api

7 Mei 2026 | 09:30

Razia yang dipimpin langsung Kepala Keamanan dan Pengamanan Rutan Gilang Wisnu Wardana bersama 14 petugas jaga sempat mendapatkan perlawanan dari sejumlah narapidana penghuni blok tersebut.

Petugas bersitegang dan adu mulut dengan para napi yang mencoba menghalang-halangi jalannya penggeledahan di dalam tahanan. Kejadian itu dibenarkan Gilang Wisnu Wardana.

“Saat kami lakukan razia sempat menerima penolakan dari beberapa penghuni kamar dengan alasan di loker mereka tidak ada barang terlarang. Adu mulut sempat terjadi, situasi sedikit tegang, namun berhasil diamankan staf KPR dan petugas jaga,” ungkap Gilang.

Benar saja, saat dilakukan pemeriksaan di loker pakaian petugas menemukan sejumlah barang terlarang, di antaranya 5 handphone android, 4 charger, 2 gunting, 2 garpu besi, terminal listrik dan 2 kabel sepanjang 2 meter.

Dari temuan barang-barang itu petugas selanjutnya lakukan interogasi terhadap kelima napi yang diketahui sebagai pemilik handphone itu.

“WBP yang menghalangi kami itu ternyata, dia yang memiliki HP yang tersimpan di dalam loker. Lima pemilik HP ini kemudian kami minta keterangan BAP,” bebernya.

Dari hasil interogasi, dua napi mengaku handphone yang digunakannya hasil rakitan. Kemudian tiga lainnya mengaku mendapat handphone dari WBP yang telah bebas.

“Kami sudah lakukan BAP yang bersangkutan, pasti akan kami beri sanksi. Sekarang ini yang bersangkutan sudah kami masukan ke sel isolasi,” tegas Kepala Keamanan Pengamanan Rutan Klas IIA Samarinda tersebut.

Terpisah, Kepala Lapas Klas IIA Samarinda Alanta Imanuel Ketaren mengatakan kegiatan tersebut digelar mendadak di luar dari razia rutin untuk memastikan tidak ada barang haram dimiliki WBP di dalam sel.

“Razia kali ini insidental karena ada laporan dari salah satu sel hunian WBP ada yang memiliki benda terlarang, dan saya perintahkan jajaran untuk melakukan razia,” kata Alanta.
Alanta menegaskan bagi para WBP yang kedapatan memiliki barang-barang terlarang tersebut dipastikan akan mendapatkan sanksi dan akan kesulitan untuk pengusulan remisi.

Dia menambahkan razia serupa sudah dilakukan sejak Juni hingga Agustus 2022. Dari razia itu petugas mengamankan sejumlah barang-barang terlarang.

Dengan rincian razia pada Juni lalu, petugas berhasil menyita sebanyak 15 handphone, 16 charger, 1 headset, 5 benda tajam, 1 pemanas air dan alat cukur listrik.

“Kemudian barang bukti hasil razia pada Juli lalu, di antaranya tiga handphone, dua charger dan 3 sajam,” bebernya.

Petugas turut melakukan razia di blok hunian khusus tahanan perempuan pada 12 Agustus lalu. Saat itu, petugas mengamankan 2 benda tajam, 10 gantungan baju besi, 1 termos stainless steel dan 2 pinset. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Via: DH Basuki
Tags: Lapas SamarindaRazia Lapas
Previous Post

Dishub Masih Berharap Pakai Kapal Pelni untuk Rute Bontang-Mamuju

Next Post

Hujan Deras Semalaman, Balikpapan Diterjang Banjir Setinggi 1,5 Meter

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post
Hujan Semalaman, Balikpapan Diterjang Banjir Setinggi 1,5 Meter

Hujan Deras Semalaman, Balikpapan Diterjang Banjir Setinggi 1,5 Meter

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

15 Juli 2026 | 13:16

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved