• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Sabtu, Juli 18, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Ribuan BPJS Warga Bontang Terancam, Pemkot Siapkan Skema Patungan dengan Perusahaan

Suriadi Said by Suriadi Said
18 April 2026 | 18:26
Reading Time: 2 mins read
0
Ribuan BPJS Warga Bontang Terancam, Pemkot Siapkan Skema Patungan dengan Perusahaan

Kepala DIskes Bontang, Bahtiar Mabe

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

PEMERINTAH pusat memastikan tidak lagi menanggung 2.753 peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) di Kota Bontang mulai 2026. Kebijakan ini membuat beban pembiayaan jaminan kesehatan beralih ke pemerintah daerah.

Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Bontang, Bahtiar Mabe, mengatakan koordinasi sudah dilakukan dengan BPJS Kesehatan, tim anggaran, wali kota, dan sekretaris daerah. Rapat itu membahas skema pembiayaan agar layanan tetap berjalan.

PILIHAN REDAKSI

Pencairan JHT di Bawah Rp50 Juta Kena Pajak? Berikut Penjelasan BPJS Ketenagakerjaan Kutim

Pencairan JHT di Bawah Rp50 Juta Kena Pajak? Berikut Penjelasan BPJS Ketenagakerjaan Kutim

20 Juni 2026 | 19:34
Iuran BPJS Kesehatan Berpotensi Naik

Iuran BPJS Kesehatan Berpotensi Naik

8 Mei 2026 | 07:59

“Anggaran 2025 sebenarnya sudah disusun sejak awal. Ketika ada tambahan peserta, tentu perlu penyesuaian lagi,” kata Bahtiar.

Bahtiar menegaskan, meski dinonaktifkan oleh Kementerian Sosial, ribuan peserta tersebut tetap menjadi tanggung jawab daerah. Pemkot Bontang, kata dia, tetap wajib menjamin akses layanan kesehatan warga.

“Kita tetap harus melayani mereka,” ujarnya.

Namun, kemampuan anggaran menjadi kendala utama. Alokasi yang tersedia berisiko tidak cukup hingga akhir tahun jika harus menanggung tambahan peserta.

Pemkot Bontang menyiapkan dua opsi pembiayaan. Pertama, mengusulkan penambahan anggaran melalui APBD Perubahan. Kedua, menggandeng perusahaan melalui skema pembiayaan bersama.

Dalam skema itu, iuran BPJS sebesar Rp35.000 per orang dibagi antara pemerintah dan perusahaan. Misalnya Rp20.000 ditanggung pemkot dan Rp15.000 oleh perusahaan.

“Kami akan ajukan ke perusahaan di Bontang. Harapannya ada kolaborasi karena mereka juga beroperasi di sini,” jelas Bahtiar.

Menurut Bahtiar, pola kerja sama serupa sudah diterapkan di Kutai Kartanegara. Karena itu, peluang kolaborasi dinilai masih terbuka.

Namun hingga kini, skema tersebut masih dalam tahap penjajakan. Keputusan akhir bergantung pada kesediaan perusahaan.

“Kalau perusahaan bersedia, tentu sangat membantu. Kalau tidak, tetap menjadi tanggung jawab pemerintah daerah,” katanya.

Saat ini, anggaran PBI yang disiapkan Pemkot Bontang sekitar Rp24 miliar per tahun. Sementara kebutuhan riil diperkirakan mencapai Rp25 miliar.

Artinya, masih ada selisih lebih dari Rp1 miliar yang harus ditutup. Pemkot kemungkinan akan mengejar kekurangan itu lewat APBD Perubahan.

“Kekurangan ini yang akan kami upayakan untuk ditutup,” tutup Bahtiar. [FR]

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

Tags: BPJS kesehatanJaminan Kesehatan Nasional
Previous Post

Bontang Tembus Pasar Australia, 18 Ribu Ton Amonium Nitrat Dikirim Perdana, Nilainya USD 10,8 Juta

Next Post

Dua Aplikasi Ini Bisa Pantau Kinerja ASN Bontang Real Time

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post
Dua Aplikasi Ini Bisa Pantau Kinerja ASN Bontang Real Time

Dua Aplikasi Ini Bisa Pantau Kinerja ASN Bontang Real Time

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

15 Juli 2026 | 13:16

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved