• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Minggu, Juli 19, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

SMAN 16 dan SMA Melati Samarinda Diusulkan jadi Sekolah Rakyat, Begini Fasilitasnya

Suriadi Said by Suriadi Said
11 Mei 2025 | 22:44
Reading Time: 2 mins read
1
SMAN 16 dan SMA Melati Samarinda Diusulkan jadi Sekolah Rakyat, Begini Fasilitasnya

Gus Ipul saat berdialog pilar-pilar sosial di Gedung Olah Bebaya, Komplek Rumah Jabatan Gubernur, Sabtu [10/5/2025].

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

Samarinda, PRANALA.CO — Ada angin segar untuk anak-anak dari keluarga paling miskin di Kalimantan Timur. Menteri Sosial Saifullah Yusuf — yang lebih akrab disapa Gus Ipul — menargetkan lima Sekolah Rakyat bisa mulai berjalan di provinsi ini pada tahun 2025.

Sabtu lalu (10/5/2025), di sela-sela dialog pilar-pilar sosial di Gedung Olah Bebaya, Kompleks Rumah Jabatan Gubernur Kaltim, Gus Ipul menjelaskan rencana besar itu.

PILIHAN REDAKSI

Modus Minta Solar Paksa, Detik-Detik ABK Tugboat Dikeroyok Komplotan Preman di Sungai Mahakam Samarinda

Modus Minta Solar Paksa, Detik-Detik ABK Tugboat Dikeroyok Komplotan Preman di Sungai Mahakam Samarinda

16 Juli 2026 | 08:07
Pipa Tua jadi Biang Gangguan Air Bersih di Balikpapan Air PDAM Samarinda Mati hingga 24 Jam, Ini Daftar Wilayah Terdampak Balikpapan Targetkan Atasi Krisis Air Bersih dan Banjir Kurun 4 Tahun Atasi Krisis Air di Balikpapan, Pemkot Pertimbangkan Desalinasi dan Pemanfaatan Sungai Mahakam Penajam Paser Utara Ditetapkan Status Tanggap Darurat Krisis Air Selama Kemarau, Distribusi Air Bersih di Samarinda Dipastikan Aman

Air PDAM Samarinda Mati hingga 24 Jam, Ini Daftar Wilayah Terdampak

9 Juli 2026 | 08:39

Katanya, dua sekolah di Samarinda sudah diusulkan lebih dulu: SMAN 16 Samarinda dan SMA Melati Samarinda. Tapi, seperti biasa, sebelum semua jadi nyata, harus ada survei dulu. Tim akan menilai apakah kedua sekolah ini betul-betul layak menjadi lokasi Sekolah Rakyat.

“Yang menentukan layak atau tidak itu Kementerian PUPR. Kita dorong agar di Kaltim ada lima sekolah rakyat yang siap dimulai tahun ini. Gubernurnya semangat, kita semangat. Sudah dapat restu dari Pak Gubernur, tinggal menunggu hasil survei,” ujar Gus Ipul.

Sebenarnya, tidak hanya Kaltim yang ingin punya. Kementerian Sosial sudah menerima hampir 300 usulan dari seluruh Indonesia. Tapi realitanya, baru sekitar 100 lokasi yang dianggap siap. Dari jumlah itu, 53 titik sudah dinyatakan layak dan mulai beroperasi pada Juli 2025 — beberapa di antaranya ada di Kaltim.

Apa sebenarnya Sekolah Rakyat itu? Ini bukan sekadar sekolah biasa. Program ini dirancang khusus untuk anak-anak dari desil 1 dan 2 — istilah statistik untuk kelompok masyarakat paling miskin.

Di sekolah ini, mereka akan mendapatkan semuanya secara gratis: fasilitas pendidikan, penginapan, makan hingga alat belajar. Dari SD, SMP, sampai SMA. Sistemnya asrama penuh, dengan kurikulum yang disesuaikan kebutuhan masing-masing anak.

“Semua dana dari APBN. Gedungnya dibangun oleh PUPR dan BUMN. Makanan disiapkan oleh Badan Gizi Nasional. Satu Sekolah Rakyat bisa menampung 1.000 siswa SD, SMP dan SMA,” jelas Gus Ipul.

Yang menarik, proses rekrutmennya tidak seperti sekolah umum. Tidak ada pendaftaran terbuka, apalagi tes masuk yang membuat jantung berdebar. Yang dilakukan adalah pendataan langsung ke rumah-rumah keluarga miskin.

“Datangi rumahnya, dalami masalahnya dan pastikan benar-benar layak untuk bersekolah di Sekolah Rakyat,” tegas Gus Ipul.

Anak-anak yang masuk ke Sekolah Rakyat ini nantinya akan dibina sesuai kondisi psikologis, sosial, dan minat belajarnya. Tidak disamaratakan. Tidak dipaksakan.

Selain SMAN 16 dan SMA Melati di Samarinda, tiga titik lain yang disiapkan untuk program ini adalah Bukit Biru (Tenggarong/Kukar), Gunung Tabur (Berau), dan Lawe-Lawe (Penajam Paser Utara). Kalau semua berjalan lancar, Kalimantan Timur akan jadi salah satu provinsi pelopor program Sekolah Rakyat di Indonesia. [DIAS]

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami

Tags: SamarindaSekolah Rakyat
Previous Post

Banjir Rob Ancam Bontang 12–16 Mei, Warga Pesisir Diminta Siaga

Next Post

Gubernur Kaltim Bentuk Satgas Anti-Ormas Nakal, Premanisme dan Pungli Siap Ditindak

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post
Gubernur Kaltim Bentuk Satgas Anti-Ormas Nakal, Premanisme dan Pungli Siap Ditindak

Gubernur Kaltim Bentuk Satgas Anti-Ormas Nakal, Premanisme dan Pungli Siap Ditindak

Comments 1

  1. Ping-balik: Sekolah Rakyat Butuh Rp 2,3 Triliun, DPR Ingatkan Belum Disetujui - PRANALA.CO

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

15 Juli 2026 | 13:16

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved