• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Minggu, Juli 19, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Sulitnya Akses Kredit Bontang Kreatif, Ratusan Pelaku Usaha Gigit Jari

Suriadi Said by Suriadi Said
29 Agustus 2025 | 07:37
Reading Time: 4 mins read
0
Sulitnya Akses Kredit Bontang Kreatif, Ratusan Pelaku Usaha Gigit Jari Bontang Luncurkan Kredit UMKM, Bisa Dapat Rp5 Juta Tanpa Jaminan

Peluncuran Program Kredit Bontang Kreatif di Gedung MPP. (Bams)

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

Pranala.co, BONTANG – Program Kredit Bontang Kreatif yang digagas Pemerintah Kota Bontang disebut sebagai jawaban permodalan bagi pelaku usaha kecil. Namun, harapan itu kini berubah jadi kekecewaan.

Ratusan pengusaha lokal mengaku kesulitan menembus program kredit tersebut. Dari sekitar 600 pengajuan yang masuk, hanya 25 yang dinyatakan lolos.

PILIHAN REDAKSI

Bukan Hanya Padamkan Api, Damkar Bontang Evakuasi Lansia Stroke ke Rumah Sakit

Bukan Hanya Padamkan Api, Damkar Bontang Evakuasi Lansia Stroke ke Rumah Sakit

13 Juli 2026 | 15:40
Gerai Baru Indomaret di Bontang Barat Diprotes, Warung Kecil Mulai Ketar-Ketir

Gerai Baru Indomaret di Bontang Barat Diprotes, Warung Kecil Mulai Ketar-Ketir

9 Juli 2026 | 21:29

“Info yang kami terima, yang daftar ratusan. Tapi yang lolos hanya 25,” ujar seorang ketua RT di Bontang, Kamis (28/8/2025).

Banyak pelaku usaha menilai proses kredit tidak semudah yang dijanjikan. Mereka menganggap persyaratan yang diajukan perbankan justru lebih ketat dari dugaan awal.

“Kami pikir ini program khusus yang lebih memudahkan. Tapi nyatanya sama saja, bahkan lebih sulit,” keluh seorang pengusaha kuliner lokal.

Kekecewaan itu membuat sejumlah pelaku usaha berencana menggelar aksi. Mereka menilai pemerintah tidak serius memberi dukungan nyata bagi usaha kecil.

“Kalau tidak ada kejelasan, kami akan turun aksi menuntut hak pinjaman,” tegas seorang pedagang lainnya.

Program Kredit Bontang Kreatif sejatinya didesain sebagai pintu kesempatan. Namun, pintu itu hanya bisa terbuka jika pelaku usaha memenuhi standar administrasi dan manajemen usaha yang dipersyaratkan bank.

Pemkot Bontang Hanya Beri Rekomendasi, Pencairan Tetap Urusan Bank

Sementara, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (DKUMPP) Bontang, Asdar Ibrahim, menegaskan pemerintah hanya bertugas sebagai fasilitator. DKUMPP melakukan verifikasi awal, lalu memberikan rekomendasi.

“Semua persyaratan teknis ada di bank. Kami hanya memastikan, apakah yang mengajukan benar-benar punya usaha. Kalau memenuhi syarat, baru kami rekomendasikan,” jelas Asdar, Kamis (28/8/2025).

Hingga kini, DKUMPP telah menerbitkan rekomendasi untuk 536 berkas pengajuan kredit. Menariknya, sekitar 60 persen pengajuan dilakukan tanpa jaminan.

“Artinya, pengusaha di Bontang cukup bersemangat. Apalagi karena ada opsi pinjaman tanpa agunan,” kata Asdar.

Meski begitu, tidak semua permohonan bisa diterima. Jika tidak memenuhi syarat, pengajuan langsung ditolak.

“Banyak yang mengira ribet, padahal lebih ke persoalan komunikasi. Faktanya, jumlah pengajuan terus naik,” tambahnya.

Asdar menegaskan, setelah rekomendasi diberikan, keputusan akhir tetap di tangan bank. Lembaga keuangan memiliki mekanisme dan penilaian tersendiri sesuai aturan perbankan.

“Kami hanya memverifikasi awal. Selanjutnya, bank yang menentukan lanjut atau tidaknya,” tegasnya.

Kredit Bontang Kreatif diharapkan tidak sekadar membuka akses modal, tapi juga menjadi pintu lahirnya wirausaha-wirausaha baru. Dengan dukungan pemerintah sebagai fasilitator, dan bank sebagai penyalur, UMKM Bontang diharapkan bisa tumbuh lebih sehat, terarah, dan berdaya saing.

Tanggapan Kadin Bontang

Wakil Ketua Bidang Sumber Daya Manusia Kadin Bontang, Frans Micha, menilai pemerintah kota, khususnya Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (DKUMPP), tidak cukup hanya memberikan rekomendasi kepada bank. Menurutnya, seharusnya pemerintah ikut mendampingi UMKM sejak awal pengajuan.

“Bukan hanya memastikan calon kreditur punya usaha. Itu salah. Berkasnya juga harus dibantu urus dong,” tegas Frans, Jumat (29/8/2025).

Frans menjelaskan, sebelum berkas diajukan ke Bankaltimtara, sebaiknya pemerintah sudah melakukan verifikasi dan pengecekan kelengkapan dokumen. Jika ada kekurangan, pelaku usaha bisa langsung mendapat arahan.

“Kalau sejak awal dibimbing, bank juga lebih mudah memproses. UMKM pun tidak merasa dipersulit,” ujarnya.

Frans mengingatkan, pencairan pinjaman tidak bisa dilakukan sembarangan. Bankaltimtara tetap berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Artinya, semua kredit harus sesuai aturan.

Diketahui, adapun syarat yang wajib dipenuhi pelaku usaha agar bisa mengajukan Kredit Bontang Kreatif antara lain:

  • Wajib ber-KTP Bontang
  • Memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB)
  • Usaha sudah berjalan minimal 6 bulan
  • Memiliki rekening Bankaltimtara
  • Usia pemohon minimal 21 tahun atau sudah menikah
  • Usia maksimal saat pengajuan 63 tahun, dengan batas akhir kredit di usia 65 tahun
  • Tidak memiliki riwayat kredit bermasalah di SLIK OJK
  • Melengkapi formulir dan dokumen sesuai ketentuan bank

Menurut Kadin, jika pemerintah hanya berhenti di tahap rekomendasi, pelaku usaha akan terus menemui hambatan. Dengan pendampingan menyeluruh, UMKM di Bontang bisa lebih siap dan peluang mendapatkan kredit akan lebih besar.

“Jangan sampai program yang niatnya mempermudah, justru membuat pelaku usaha makin sulit,” harap Frans.

Respons Bankaltimtara

Kepala Cabang Bank Kaltimtara Bontang, Arie Herlambang, menegaskan bahwa mekanisme penyaluran KBK mengikuti aturan ketat dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Kalau ada 500 berkas masuk, bukan berarti langsung cair 500. Semua ada proses. Harus dipastikan syarat terpenuhi, usaha benar ada, dan pinjaman tepat sasaran,” ujar Arie, Kamis (28/8/2025).

Ia mengingatkan bahwa KBK kerap disalahpahami sebagai bantuan hibah. Padahal, program ini adalah pinjaman yang wajib dikembalikan.

“Kalau butuhnya Rp5 juta, jangan ajukan Rp10 juta. Kalau berlebih, nanti bingung mengembalikan. Karena itu kami selektif,” jelasnya.

Pimpinan Bidang Perkreditan Bank Kaltimtara, Rama Kelana Jaya, menilai tujuan KBK sangat positif: membuka akses kredit bagi warga yang belum pernah tersentuh layanan perbankan.

Harapannya, setelah usaha berkembang, mereka bisa naik kelas ke kredit komersial reguler.

Hal senada diungkapkan Dendy Aditiya, Penyedia Kredit Komersial. Ia menyebut, syarat utama KBK sebenarnya cukup sederhana: ber-KTP Bontang, memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB), dan rekomendasi dinas terkait.

Setelah itu, berkas akan diperiksa sesuai prosedur perbankan.

“Tahapannya jelas. Pertama cek dokumen, lalu review riwayat kredit lewat sistem OJK. Kalau lolos, verifikasi lapangan dilakukan. Baru setelah usaha terbukti nyata, kredit bisa cair,” terang Dendy.

Meski syaratnya sederhana, ratusan berkas tetap gugur. Penyebabnya beragam: ada pemohon dengan catatan kredit macet, masih memiliki pinjaman produktif aktif, hingga mencoba mengajukan pinjaman lebih besar dari kebutuhan usaha.

“Kami harus hati-hati. Jangan sampai kredit nol persen ini dipakai menutup kredit lain yang bunganya tinggi. Itu berisiko besar,” tambah Dendy.

Ia menegaskan, bank bukan memperketat. Tetapi menjalankan standar kehati-hatian perbankan.

“Ini bukan dana hibah. Ada kewajiban pengembalian. Jadi kami bukan mempersulit, tapi menjaga agar program tetap sehat,” tegasnya.

Untuk menghindari kesalahpahaman, pihak bank bersama pemerintah rutin turun ke lapangan. Dalam sebulan terakhir, ada empat hingga lima titik sosialisasi dilakukan untuk menjelaskan langsung prosedur KBK kepada pelaku usaha.

“Harapan kami, lewat KBK usaha warga bisa naik kelas. Kalau usahanya jalan, mereka bisa lanjut ke kredit komersial reguler. Jadi semua pihak untung. Masyarakat berkembang, bank sehat, dan pemerintah berhasil jalankan program,” ujar Dendy.

Meski ada 229 berkas yang ditolak, kisah 20 pengusaha yang lolos menjadi bukti bahwa peluang tetap ada. Mereka umumnya sudah memiliki pembukuan sederhana, izin usaha resmi, serta disiplin dalam komitmen pembayaran. (fr)

Tags: BontangKredit
Previous Post

Kejari Pangkep Bongkar Korupsi Kredit Konstruksi, Rugikan Negara Rp1,2 Miliar

Next Post

Pemkot Bontang Hanya Beri Rekomendasi, Pencairan Dana Kredit Bontang Kreatif Tetap Urusan Bank

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post
Disnaker Bontang Siapkan Aplikasi untuk Petakan Kebutuhan Pelatihan Pencari Kerja Pemkot Bontang Hanya Beri Rekomendasi, Pencairan Dana Tetap Urusan Bank Dana Pinjaman Koperasi Merah Putih di Bontang Belum Cair, Tunggu Juknis dari Pusat Kredit Nol Persen UMKM Bontang Bisa Diajukan lewat Banyak OPD, Ini Penjelasannya Plt Kepala DKUMPP, Asdar Ibrahim Peran Pendamping PKH Vital untuk Bantu Keluarga Miskin di Bontang

Pemkot Bontang Hanya Beri Rekomendasi, Pencairan Dana Kredit Bontang Kreatif Tetap Urusan Bank

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

15 Juli 2026 | 13:16

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved