• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Selasa, Juli 21, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Tren Positif Perlindungan Perempuan di Bontang, Dari 117 Kasus Turun jadi 47

Suriadi Said by Suriadi Said
9 Desember 2025 | 18:11
Reading Time: 2 mins read
0
Buntut Kasus Korupsi Bimtek Dishub, Pemkot Bontang Batasi Perjalanan Dinas Tren Positif Perlindungan Perempuan di Bontang, Dari 117 Kasus Turun jadi 47

Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni. Foto Fahrul Razi.

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

Pranala.co, BONTANG – Upaya perlindungan perempuan di Kota Bontang mulai menunjukkan hasil nyata. Dalam empat tahun terakhir, angka kekerasan terhadap perempuan cenderung menurun.

Data Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) mencatat 117 kasus pada 2022, turun menjadi 100 kasus pada 2023. Angka itu anjlok tajam menjadi 47 kasus pada 2024, lalu tercatat 88 kasus hingga November 2025.

PILIHAN REDAKSI

Hari Pertama Sekolah di Bontang, Wali Kota: Guru dan Orangtua Harus Kompak

Hari Pertama Sekolah di Bontang, Wali Kota: Guru dan Orangtua Harus Kompak

13 Juli 2026 | 16:54
Perintah Wali Kota Bontang: Para Ayah, Tolong Antar Anakmu di Hari Pertama Sekolah

Perintah Wali Kota Bontang: Para Ayah, Tolong Antar Anakmu di Hari Pertama Sekolah

11 Juli 2026 | 10:12

Meski terjadi kenaikan kembali pada 2025, tren jangka panjang tetap menunjukkan perbaikan. Namun, Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni mengingatkan agar masyarakat tidak terlena oleh penurunan angka tersebut.

“Tren ini menggembirakan, tetapi bukan berarti masalah selesai. Angka 88 itu tetap berarti ada 88 perempuan yang terluka, secara fisik maupun mental,” ujar Neni, Senin (9/12/2025).

Ia menjelaskan, sebagian besar kasus yang berlanjut hingga proses hukum di pengadilan agama merupakan gugatan dari pihak istri. Pemicu kekerasan pun beragam. Mulai dari kekerasan fisik, tekanan ekonomi, hingga masalah suami yang terjerat judi online.

“Praktik judi online semakin sering muncul sebagai pemicu pertengkaran rumah tangga. Ketergantungan finansial dan ketidakstabilan emosi memperburuk kondisi perempuan di rumah,” paparnya.

Di tengah penurunan kasus, satu isu penting terus digaungkan: keberanian untuk melapor. Banyak kasus justru terbongkar karena perhatian tetangga, keluarga, atau lingkungan sekitar, bukan semata keberanian korban.

Untuk memastikan korban tidak berjalan sendirian, pemerintah menyediakan rumah aman, layanan pendampingan hukum, hingga dukungan psikologis yang dapat diakses setiap waktu.

“Satu laporan bisa menyelamatkan satu nyawa. Kita harus saling menjaga,” tegas wali kota yang akrab disapa Bunda Neni itu.

Meski angka menunjukkan harapan, pekerjaan besar masih menanti. Edukasi tentang relasi sehat, penguatan ekonomi keluarga, hingga literasi digital terkait bahaya judi online terus didorong agar kekerasan dapat dicegah sejak dari akar permasalahan.

“Perlindungan terhadap perempuan bukan hanya tanggung jawab pemerintah. Lingkungan sosial yang peduli, keluarga yang peka, dan masyarakat yang berani bertindak menjadi kunci agar Bontang menjadi kota yang benar-benar aman dan ramah bagi perempuan,” kata Neni. (*)

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

Via: Fahrul Razi
Tags: Kekerasan PerempuanWali Kota Bontang
Previous Post

Kutim Rencanakan Pembangunan Perpustakaan Baru di Bukit Pelangi, Target Rampung Dua Tahun

Next Post

Sudah Divonis Seumur Hidup Kasus Narkoba, Eks Direktur Persiba Balikpapan Kembali Disidang Perkara TPPU

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post
Sudah Divonis Seumur Hidup Kasus Narkoba, Eks Direktur Persiba Balikpapan Kembali Disidang Perkara TPPU

Sudah Divonis Seumur Hidup Kasus Narkoba, Eks Direktur Persiba Balikpapan Kembali Disidang Perkara TPPU

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

15 Juli 2026 | 13:16
Sabu 2,34 Gram Gagal Edar, 2 Pria di Bontang Baru Masuk Bui

Sabu 2,34 Gram Gagal Edar, 2 Pria di Bontang Baru Masuk Bui

15 Juli 2026 | 13:45

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved