• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Selasa, Juli 21, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Warga Adat Paser Sambangi Ombudsman, Tolak Perpanjangan HGU PTPN IV

Suriadi Said by Suriadi Said
4 Juni 2026 | 07:59
Reading Time: 2 mins read
0
Warga Adat Paser Sambangi Ombudsman, Tolak Perpanjangan HGU PTPN IV

Anggota Ombudsman RI, Robert Na Endi Jaweng menerima audiensi Walhi dan perwakilan warga Paser, di Kantor Ombudsman RI, Rabu (3/6/2026).

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

PERJALANAN jauh ditempuh perwakilan Masyarakat Adat Paser dari Kalimantan Timur (Kaltim) menuju Jakarta. Membawa keresahan yang telah menahun, mereka mengetuk pintu Ombudsman RI demi satu tujuan: mempertahankan tanah ulayat dari cengkeraman korporasi.

Tergabung dalam komunitas “Awa Kain Naket Bolum”, warga dari empat desa—Lombok, Pait, Sawit Jaya, dan Paser Mayang—ini menyuarakan jeritan hati atas konflik agraria dengan PTPN IV Regional 5 Kalimantan yang tak kunjung usai.

PILIHAN REDAKSI

Pelayanan Publik Kaltim Banyak Dikeluhkan, Warga Serbu WhatsApp Ombudsman

Pelayanan Publik Kaltim Banyak Dikeluhkan, Warga Serbu WhatsApp Ombudsman

3 Juli 2026 | 20:39
Setelah Ketua jadi Tersangka, Ombudsman RI Janji Jaga Kepercayaan Publik

Setelah Ketua jadi Tersangka, Ombudsman RI Janji Jaga Kepercayaan Publik

16 April 2026 | 18:46

“Kami meminta tidak ada perpanjangan HGU PTPN di empat desa kami. Jelas sekali itu adalah tanah ulayat warisan leluhur untuk anak cucu kami,” ujar Samsul, perwakilan warga, saat audiensi di Kantor Ombudsman RI, Jakarta, Rabu (3/6/2026).

Suasana audiensi terasa emosional. Bagi Samsul dan warga lainnya, tanah bukan sekadar komoditas ekonomi, melainkan identitas yang harus diwariskan secara turun-temurun.

Anggota Ombudsman RI, Robert Na Endi Jaweng, yang menerima langsung warga, mencium adanya aroma maladministrasi dalam penanganan konflik ini. Ia menyoroti bagaimana instansi pemerintah kerap bungkam saat masyarakat bertanya.

“Ketika Bapak/Ibu bertanya kepada instansi dan tidak dijawab, indikasi awal maladministrasi dari sisi prosedur itu sudah terlihat,” tegas Robert di hadapan warga dan pendamping dari Walhi.

Robert memastikan Ombudsman tidak akan tinggal diam. Namun, demi kecepatan penanganan, ia menginstruksikan agar proses pelaporan dikawal ketat melalui Kantor Perwakilan Ombudsman di Kalimantan Timur.

Ia menjamin, meski ditangani di daerah, kualitas dan perhatian yang diberikan akan setara dengan kantor pusat di Jakarta. Hal ini dilakukan agar warga tidak terbebani secara operasional untuk bolak-balik ke Ibu Kota.

Direktur Eksekutif Nasional Walhi, Boy Jerry Even Sembiring, yang turut mendampingi, menekankan bahwa kasus ini adalah potret buram birokrasi Indonesia. Ia mendesak adanya koordinasi kuat antarlembaga negara.

“Kami mengadukan belum optimalnya penanganan konflik agraria ini. Negara harus hadir menjamin perlindungan hak masyarakat adat yang kian terhimpit,” ungkap Boy. [RIL/SON]

 

Dapatkan berita terbaru Pranala.co dengan mengikuti Whatsapp Channel kami

Tags: Ombudsman RITanah Adat
Previous Post

Bukan Cuma Cuaca, Ternyata Ini Penyebab Utama ISPA Meledak di Samarinda

Next Post

Berawal dari 4 Linting, Polsek Loa Kulu Bongkar Rekor Kasus Ganja Terbesar Kaltim

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post
Berawal dari 4 Linting, Polsek Loa Kulu Bongkar Rekor Kasus Ganja Terbesar Kaltim

Berawal dari 4 Linting, Polsek Loa Kulu Bongkar Rekor Kasus Ganja Terbesar Kaltim

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

15 Juli 2026 | 13:16
Sabu 2,34 Gram Gagal Edar, 2 Pria di Bontang Baru Masuk Bui

Sabu 2,34 Gram Gagal Edar, 2 Pria di Bontang Baru Masuk Bui

15 Juli 2026 | 13:45

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved