• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Senin, Juli 20, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Rupa

Angka TBC Tinggi, Samarinda Bergerak Siapkan Perda Khusus

Suriadi Said by Suriadi Said
13 April 2026 | 17:23
Reading Time: 2 mins read
0
Angka TBC Tinggi, Samarinda Bergerak Siapkan Perda Khusus

sosialisasi Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) pencegahan dan penanggulangan TBC–HIV/AIDS yang digelar di Gedung TP PKK Samarinda, Senin, 13 April 2026. [Foto Prokopim Samarinda]

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

TUBERKULOSIS belum benar-benar pergi dari Samarinda. Angkanya masih tinggi, penanganannya belum tuntas, dan dampaknya menjalar hingga ke aspek sosial-ekonomi. Pemerintah kota kini memilih jalur regulasi: menyiapkan payung hukum untuk memperkuat penanganan yang lebih menyeluruh.

Langkah itu ditandai dengan sosialisasi Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) pencegahan dan penanggulangan TBC–HIV/AIDS yang digelar di Gedung TP PKK Samarinda, Senin, 13 April 2026.

PILIHAN REDAKSI

Saat Bontang Mulai Menghitung Dampak IKN Lewat Revisi Tata Ruang

Saat Bontang Mulai Menghitung Dampak IKN Lewat Revisi Tata Ruang

18 Mei 2026 | 21:10
Bukan Sekadar Regulasi, Dua Raperda Ini Disiapkan untuk Wajah Baru Kutim

Bukan Sekadar Regulasi, Dua Raperda Ini Disiapkan untuk Wajah Baru Kutim

6 Mei 2026 | 20:58

Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri, menyebut regulasi ini bukan sekadar dokumen administratif. “Ini langkah konkret. Penanganan TBC tidak bisa parsial, harus terintegrasi dan berkelanjutan,” kata Saefuddin.

Selama ini, penanganan TBC cenderung bertumpu pada fasilitas kesehatan—puskesmas dan rumah sakit. Namun pendekatan itu dinilai belum cukup.

Raperda yang disiapkan diarahkan untuk memperluas peran masyarakat, mulai dari deteksi dini hingga pengawasan pengobatan. Tujuannya memastikan layanan kesehatan lebih inklusif, mudah diakses, dan bebas stigma.

Data penanganan menunjukkan pekerjaan rumah yang belum selesai. Pada 2025, target penanganan TBC di Samarinda mencapai 4.770 kasus. Realisasinya 3.758 kasus, atau sekira 79 persen.

Tahun ini, target meningkat menjadi 5.855 kasus. Namun hingga Maret 2026, capaian baru mencapai 732 kasus—sekira 13 persen. Angka ini menunjukkan laju penanganan masih tertinggal dibanding target yang ditetapkan.

Sosialisasi Raperda ini diinisiasi Komisi IV DPRD Samarinda dan melibatkan Perkumpulan Pemberantasan Tuberkulosis Indonesia (PPTI). Ketua TP PKK Samarinda, Rinda Wahyuni Harun, menegaskan kegiatan ini harus berdampak nyata.

“Bukan sekadar seremoni. Harus ada implementasi di lapangan, terutama dalam edukasi dan pengobatan sampai tuntas,” ujarnya.

Kegiatan berlangsung selama tiga hari, melibatkan sekira 100 peserta dari berbagai unsur: pemerintah, organisasi masyarakat, kader PKK, hingga mahasiswa. Mahasiswa dilibatkan sebagai agen perubahan—penyambung pesan edukasi ke masyarakat yang lebih luas.

Sementara itu, pendekatan juga menyasar kelompok rentan. Sosialisasi lanjutan dijadwalkan berlangsung di Kecamatan Samarinda Ulu dan berakhir di Rutan Kelas I A Sempaja, dengan melibatkan warga binaan.

Langkah ini menunjukkan bahwa penanganan TBC tidak hanya berbasis wilayah, tetapi juga berbasis kelompok risiko. Program TOSS TBC—Temukan, Obati Sampai Sembuh—kembali ditekankan dalam sosialisasi.

Masalah utama dalam penanganan TBC bukan hanya menemukan kasus, tetapi memastikan pasien menjalani pengobatan hingga tuntas. Ketidakpatuhan berisiko memicu penularan lanjutan bahkan resistensi obat. [RIL/SMD]

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

Tags: Peraturan DaerahRaperdaTuberkulosis
Previous Post

Cuaca Panas Mulai Terasa, Balikpapan Siaga Kekeringan dan Kebakaran Lahan

Next Post

Pulau Beras Basah Bontang Mulai Ditata, Pedagang Terpal Mulai Ditertibkan

BACA JUGA

HDPE Flap Gate untuk Irigasi, Ini Keunggulan dan Rekomendasi Suppliernya

HDPE Flap Gate untuk Irigasi, Ini Keunggulan dan Rekomendasi Suppliernya

15 Juli 2026 | 22:56
Menyelamatkan Surga yang Terluka, Pulau Miang Kutim Ditata Total

Menyelamatkan Surga yang Terluka, Pulau Miang Kutim Ditata Total

14 Juli 2026 | 00:19
BMKG: Kaltim Diprediksi Minim Hujan hingga 20 Juli, Samboja Sudah 16 Hari Kering

BMKG: Kaltim Diprediksi Minim Hujan hingga 20 Juli, Samboja Sudah 16 Hari Kering

13 Juli 2026 | 23:44
Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

13 Juli 2026 | 23:21
Festival Sekerat Nusantara V Ditutup Meriah, Ritual Mengulur Naga Tegaskan Identitas Budaya Kutim

Festival Sekerat Nusantara V Ditutup Meriah, Ritual Mengulur Naga Tegaskan Identitas Budaya Kutim

12 Juli 2026 | 23:58
PWI Bontang Matangkan Program 3 Tahun, Fokus UKW hingga Perlindungan Wartawan

PWI Bontang Matangkan Program 3 Tahun, Fokus UKW hingga Perlindungan Wartawan

12 Juli 2026 | 22:48
Next Post
Pulau Beras Basah Bontang Mulai Ditata, Pedagang Terpal Mulai Ditertibkan

Pulau Beras Basah Bontang Mulai Ditata, Pedagang Terpal Mulai Ditertibkan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

15 Juli 2026 | 13:16

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved