• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Senin, Juli 20, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Niaga

Bankeu Kaltim Terancam Hilang, Kutim Bisa “Buntu”

Suriadi Said by Suriadi Said
17 April 2026 | 21:12
Reading Time: 2 mins read
0
Bankeu Kaltim Terancam Hilang, Kutim Bisa “Buntu” 24.680 Peserta BPJS Dialihkan, Kutim Putar Otak Cari Dana di Tengah Tahun Anggaran

Wakil Bupati Kutim, Mahyunadi. [Haf/Pranala.co]

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

WAKIL Bupati Kutai Timur (Wabup Kutim), Mahyunadi menyuarakan kekhawatiran atas rencana penghapusan skema bantuan keuangan (Bankeu) dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim). Skema ini selama ini menjadi penopang pembiayaan sektor yang secara regulasi berada di bawah kewenangan provinsi.

Mahyunadi menegaskan, tanpa Bankeu, daerah tidak memiliki dasar hukum untuk membiayai program di sektor tertentu meski kebutuhan masyarakat tinggi.

PILIHAN REDAKSI

Sekda Absen 3 Kali Rapat Banggar, Bupati Kutim Pasang Badan: DPA Sudah Siap Jalan

Sekda Absen 3 Kali Rapat Banggar, Bupati Kutim Pasang Badan: DPA Sudah Siap Jalan

6 Juli 2026 | 15:44
APBD Kutim 2026 Mandek, Dewan Meradang TAPD Tiga Kali Mangkir Rapat

APBD Kutim 2026 Mandek, Dewan Meradang TAPD Tiga Kali Mangkir Rapat

3 Juli 2026 | 16:43

“Jika Bankeu dihapus, kami tidak punya kewenangan mendanai sektor seperti kelautan dan nelayan, padahal kebutuhan di lapangan sangat mendesak,” tegas Mahyunadi di Sangatta, Kamis (16/4/2026).

Sejumlah sektor strategis berpotensi terdampak, mulai dari kelautan, bantuan nelayan, hingga infrastruktur jalan provinsi. Semua sektor tersebut berada di domain provinsi, sehingga tidak bisa dibiayai APBD kabupaten.

Mahyunadi membeberkan kondisi ini dapat membuat pemerintah daerah hanya menjadi “penonton” ketika masyarakat membutuhkan intervensi cepat.

Pemkab Kutim mendorong Pemprov Kaltim mencari formulasi baru jika ingin merestrukturisasi anggaran. Menurut Mahyunadi, dukungan dana harus tetap ada meski nama program berubah.

“Silakan ubah formatnya, tetapi substansi bantuan ke daerah jangan hilang. Bisa dialihkan ke belanja langsung atau skema lain,” ujarnya.

Mahyunadi juga menyoroti dampak terhadap fungsi reses DPRD. Selama ini, aspirasi masyarakat yang diserap melalui reses kerap direalisasikan lewat skema Bankeu.

Jika Bankeu dihapus tanpa pengganti, usulan masyarakat berpotensi tidak terealisasi, yang dapat memicu penurunan kepercayaan publik.

“Aspirasi masyarakat diserap rutin. Kalau tidak bisa diwujudkan, kepercayaan publik bisa terganggu,” tegasnya.

Wabup Kutim berharap aliran dana dari provinsi tetap terjaga agar pembangunan sektor kewenangan provinsi di daerah tidak terhenti.

Koordinasi intensif antara pemerintah kabupaten dan provinsi dinilai krusial untuk memastikan layanan publik tetap berjalan dan pembangunan tidak mandek. [RE]

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

Tags: APBD KutimBankeu Kaltim
Previous Post

Info Loker Bontang: Dicari 10 Orang Sekuriti, Tutup sampai 22 April 2026

Next Post

Cegah Korupsi, Kutim Terapkan Probity Audit di Proyek

BACA JUGA

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Antrean Pertalite Mengular di Sejumlah SPBU Bontang, Pertamina: Stok dan Distribusi Aman Kok

Antrean Pertalite Mengular di Sejumlah SPBU Bontang, Pertamina: Stok dan Distribusi Aman Kok

16 Juli 2026 | 17:49
Tambang Tak Lagi jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi Kaltim Rupiah Tembus Rp17.688, Industri Batu Bara Kaltim Mulai Tercekik Meski Batu Bara Tertekan, Ekonomi Kaltim Diproyeksi Menguat di 2026 Nilai Ekspor Kaltim Tembus Rp273 Triliun, Didominasi Komoditas Non Migas

Tambang Tak Lagi jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi Kaltim

16 Juli 2026 | 14:49
Mulai 14 Juli, Harga Bright Gas 12 Kg dan 5,5 Kg di Kaltim Turun

Mulai 14 Juli, Harga Bright Gas 12 Kg dan 5,5 Kg di Kaltim Turun

15 Juli 2026 | 23:34
Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Retribusi Parkir Bontang Bocor Parah? Target Rp300 Juta Baru Capai Rp27 Juta

Retribusi Parkir Bontang Bocor Parah? Target Rp300 Juta Baru Capai Rp27 Juta

15 Juli 2026 | 21:26
Next Post
Cegah Korupsi, Kutim Terapkan Probity Audit di Proyek

Cegah Korupsi, Kutim Terapkan Probity Audit di Proyek

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

15 Juli 2026 | 13:16

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved