• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Minggu, Juli 19, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Belajar sampai Petang, Siswa SMPN 1 Bontang Keluhkan Sistem Dua Sif, Disdikbud Janjikan Gedung Baru

Suriadi Said by Suriadi Said
7 Mei 2025 | 15:21
Reading Time: 2 mins read
1
Belajar sampai Petang, Siswa SMPN 1 Bontang Keluhkan Sistem Dua Sif, Disdikbud Janjikan Gedung Baru

Gedung SMP Negeri 1 Bontang

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

Bontang, PRANALA.CO – Ada yang mengganjal di hati para siswa SMP Negeri 1 Bontang. Sekolah favorit di Kota Taman ini masih harus menjalankan sistem pembelajaran dua sif karena keterbatasan ruang kelas. Sebuah kondisi yang tak ideal, apalagi bagi siswa yang harus belajar hingga petang.

Di balik tembok sekolah yang berdiri megah di jantung kota ini, kenyataannya hanya ada 16 ruang kelas aktif. Padahal kebutuhan idealnya mencapai 25 ruang untuk menampung seluruh siswa dari kelas 7 hingga kelas 9. Tak ayal, pihak sekolah pun tak punya banyak pilihan selain membagi jam belajar menjadi dua gelombang.

PILIHAN REDAKSI

Klinik Ikon Bontang Hadir, Guru PAUD Kini Punya Tempat Konsultasi Gratis

Klinik Ikon Bontang Hadir, Guru PAUD Kini Punya Tempat Konsultasi Gratis

15 Juli 2026 | 21:14
Sempat Kurang Ratusan Siswa, Kuota SPMB Bontang 2026 Akhirnya Penuh

Sempat Kurang Ratusan Siswa, Kuota SPMB Bontang 2026 Akhirnya Penuh

14 Juli 2026 | 12:17

“Kami masih menerapkan pembelajaran dua shift sebagai solusi sementara. Shift pertama dimulai pukul 07.00 sampai 12.00 untuk siswa kelas 9, sedangkan shift kedua dari pukul 13.00 sampai 18.00 untuk kelas 7 dan 8,” tutur Heri Siswoko, Guru Bimbingan dan Konseling (BK) SMPN 1 Bontang, saat ditemui Rabu (7/5/2025).

Namun, solusi darurat ini membawa konsekuensi. Banyak siswa, menurut Heri, kerap mengeluh cepat lelah dan sulit konsentrasi saat harus belajar di sif sore.

“Mereka bilang cepat ngantuk. Apalagi kalau sudah beraktivitas sejak pagi di rumah. Ini jelas memengaruhi semangat dan daya serap pelajaran mereka,” jelasnya.

Bukan cuma soal energi yang terkuras. Sistem dua shift ini juga memupus interaksi sosial antarjenjang siswa. Para siswa kelas 7 dan 8 nyaris tak pernah bertemu dengan kakak kelas mereka. Kegiatan bersama seperti upacara bendera pun tak bisa rutin dilaksanakan.

“Kami butuh delapan kelas untuk masing-masing jenjang kelas 7 dan 8, serta sembilan kelas untuk kelas 9. Sementara saat ini sekolah hanya punya 16 ruang kelas yang bisa dipakai,” paparnya.

Keluhan ini rupanya tak jatuh ke telinga yang tuli. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang memastikan akan melanjutkan pembangunan gedung tambahan untuk SMPN 1 Bontang.

Sekretaris Disdikbud Bontang, Saparuddin, membenarkan bahwa pihaknya tengah berupaya menuntaskan pembangunan yang kini sudah masuk tahap proses lelang.

“Memang kondisi ini sangat disayangkan karena berdampak pada pembelajaran siswa. Karena itu, kami sudah masuk tahap lelang untuk pembangunan ruang tambahan,” jelas Saparuddin, Rabu (7/5/2025).

Ia berharap, dengan rampungnya pembangunan gedung baru nanti, kebutuhan ruang kelas SMPN 1 Bontang bisa segera terpenuhi. Sehingga proses belajar mengajar dapat berjalan normal tanpa harus membagi jam belajar lagi.

“Kami ingin semua siswa bisa belajar dalam satu waktu yang sama, dengan fasilitas yang memadai. Itu target kami,” tegas Saparuddin. (*)

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami

Tags: Disdikbud BontangPelajar Bontang
Previous Post

Rumah Sakit Haji Darjad Samarinda Kaltim Resmi Tutup, Hak Karyawan Masih Menggantung

Next Post

Bintang Muda dari Bontang: Nasyah Septriasa Subhira Siap Harumkan Nama Daerah di DA 7

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post
Bintang Muda dari Bontang: Nasyah Septriasa Subhira Siap Harumkan Nama Daerah di DA 7

Bintang Muda dari Bontang: Nasyah Septriasa Subhira Siap Harumkan Nama Daerah di DA 7

Comments 1

  1. Ping-balik: "Kopi Manis" ala SMPN 1 Bontang: Cara Lembut Menuntun Anak ke Masa Depan - Pranala.co

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

15 Juli 2026 | 13:16

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved