• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Minggu, Juli 19, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Enam Tuntutan Warga Bufferzone kepada Pupuk Kaltim soal Penyaluran CSR

Suriadi Said by Suriadi Said
29 Juni 2022 | 11:50
Reading Time: 4 mins read
4
Enam Tuntutan Warga Bufferzone kepada Pupuk Kaltim soal Penyaluran CSR

Konferensi pers “Masyarakat Bufferzone Menggugat” di Sekretariat IPLB, Kelurahan Loktuan. (Bams/Pranala.co)

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

BONTANG, pranala.co – Ratusan massa mengatasnamakan “Masyarakat Bufferzone Menggugat” bakal menggelar demonstrasi di kawasan Bundaran Monumen PT Pupuk Kaltim (PKT) dan Kantor Wali Kota Bontang, Kamis (30/6/2022).

Ada enam poin tuntutan yang bakal mereka suarakan kepada Pupuk Kaltim dalam aksi tersebut. Pertama menuntut transparansi jumlah alokasi dana program Corporate Social responsibility (CSR) yang digelontorkan kepada masyarakat Bontang, khususnya daerah penyangga perusahaan (bufferzone).

PILIHAN REDAKSI

Demo di DPRD Balikpapan Memanas, Massa Teriak 'Holiday' saat Pejabat Absen

Demo di DPRD Balikpapan Memanas, Massa Teriak ‘Holiday’ saat Pejabat Absen

15 Juni 2026 | 21:14
Demo BBM Balikpapan, Polisi Taruh Polwan di Garis Depan

Demo BBM Balikpapan, Polisi Taruh Polwan di Garis Depan

15 Juni 2026 | 18:02

BACA JUGA: KPK Kembali Panggil Dirut PT Pupuk Kaltim sebagai Saksi

Kedua, memprioritaskan dana CSR untuk kesejahteraan masyarakat bufferzone. Ketiga, memasang indikator udara di area bufferzone perusahaan (Guntung, Loktuan, dan Sidrap) sebagai media masyarakat untuk mengecek secara langsung ambang batas polusi udara. Pengawasannya dengan membentuk tim independen.

Keempat, memberikan fasilitas pemeriksaan kesehatan (medical cek up) serta pemberian vitamin dan susu secara gratis setiap tiga bulan sekali, khususnya masyarakat bufferzone yang terpapar langsung dengan polusi amoniak.

Kelima memberikan pelayanan kesehatan gratis per RT secara berkelanjutan. Dan keenam, membentuk tim khusus rehabilitasi area pesisir akibat tumpukan batu bara di area boiler PT Pupuk Kaltim.

Sekretaris aksi, Muhammad Pijay menjelaskan, latar belakang aksi ini digelar lantaran buntut dari tidak ada titik temu dan ketidakpuasan saat audiensi dengan perwakilan Pupuk Kaltim beberapa waktu lalu. Yang mana saat itu, perusahaan diangap hanya memaparkan penyaluran dana CSR secara global.

Tidak spesifik untuk wilayah Bontang, lebih khusus masyarakat bufferzone. Termasuk soal ketidakjelasan bantuan kepada 28.890 pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Padahal berdasarkan data Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (Diskop-UKMP), jumlah UMKM di Kota Taman hanya 13 ribu.

“Ke mana dana CSR sebanyak Rp 60,4 miliar itu. Sementara yang diinfokan ke kami hanya Rp 18 miliar,” tanya Pijay saat menggelar konferensi pers di Sekretariat Ikatan Pemuda Loktuan Bersatu (IPLB) Kelurahan Loktuan, Kecamatan Bontang Utara, Rabu (28/6/2022) malam.

Dijelaskan Pijay, aksi serupa pernah dilakukan 2019 lalu. Saat itu, kata dia, Pupuk Kaltim berkomitmen bakal memasang indikator udara sesuai tuntutan dalam aksi.

BACA JUGA: Keluarga Bupati Nonaktif PPU Abdul Gafur Tolak Kembalikan Tiga Mobil Dinas

Namun titik pemasangannya tidak sesuai yang diharapkan. Seharusnya, indikator itu dipasang di kawasan bufferzone yang padat penduduk. Namun nyatanya, perusahaan memasang alat itu di kawasan Bundaran Hotel Sintuk.

“Kalau di sana kana da RTH (Ruang Terbuka Hijau) dan Hutan Wanatirta. Pasti indikator udaranya bagus,” singgungnya.

Begitu juga dengan pelayanan kesehatan kepada masyarakat bufferzone. Seharusnya klinik duafa yang dibangun memberikan pelayanan gratis, namun belakangan justru masyarakat dibebankan biaya sehingga terkesan menjadi ajang bisnis. Hal ini dinilai tidak sesuai dengan peruntukan awal klinik tersebut dibangun.

“Kalau soal pemberian vitamin atau susu, jika memang tidak bisa memberikan kepada seluruh masyarakat, bisa untuk balita saja. Tapi jawaban perusahaan malah bilang tidak bisa. Harusnya kan mengusahakan dulu,” beber Pijay.

Hal senada juga disampaikan koordinator aksi, Yopi Chandra. Dalam aksi nanti, mereka juga bakal menuntut perusahaan agar menaikkan persentase menyalurkan CSR Pupuk Kaltim kepada Bontang maupun wilayah bufferzone.

“Kami minta wilayah bufferzone menjadi prioritas. Dana CSR yang ke Bontang harus 50 persen,” tegasnya.

Dalam aksi ini nanti, massa meminta agar Pupuk Kaltim bisa menghadirkan jajaran direksi atau sekretaris perusahaan (sekper) yang bisa mengambil keputusan. Pihaknya tidak ingin perusahaan mengutus perwakilan yang tidak bisa mengambil kebijakan.

“Kalau tidak ada titik temu dalam aksi nanti, kami akan buat demo lagi berjilid-jilid. Termasuk kami juga akan aksi di wilayah perairan Pupuk Kaltim,” tandasnya.

Dikonfirmasi terpisah, masalah dana CSR Pupuk Kaltim ini juga sempat dijawab SVP Sekretaris Perusahaan Pupuk Katim Teguh Ismartono melalui surat elektroniknya. Dia mengatakan dana CSR perusahaan digunakan untuk kesejahteraan dan ekonomi mandiri masyarakat.

Bahkan, Pupuk Kaltim mengklaim dari sisi sosial, perusahaan BUMN itu berperan aktif dalam membantu masyarakat yang babak belur dihantam pandemi Covid-19. Di bidang lingkungan hidup, perusahaan juga telah mengolah dan mereduksi limbah. Pun pengelolaan terhadap emisi gas buang produksi perusahaan.

“Di bidang ekonomi, perusahaan berupaya membantu terbentuknya ekonomi mandiri masyarakat,” tulis teguh.
Adapun pembinaan sosial dan ekonomi masyarakat yang di maksud, Sekper PKT merincikan beberapa giat yang langsung bersentuhan dengan masyarakat buffer zone.

Pertama, budidaya tanaman keluarga oleh Kelompok Mandiri Herbal. Yang saat ini sudah menelurkan sepuluh sektor usaha. Kedua, branding eco wisata di Guntung. Guntung Eco Culture Sport Tourism, sengaja dibuat untuk membuat daerah bufferzone yang bersejarah itu laik untuk dikunjungi oleh wisatawan.

Yang ketiga, pada bidang pendidikan. PKT telah membuat LPK Suvi yang diklaim memiliki standar kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan industri. Pertahunnya LPK ini mendidik tenaga vokasi sebanyak 300-400 orang.

Pada bidang lingkungan dan pemberdayaan masyarakat. Program Server Mang Budi atau Diversifikasi Mangrove dari Budidaya Kepiting, di Teluk Bangko Lok Tuan, sudah membudidayakan 17.600 bibit, dengan pengelolaan lokasi tersebut dari warga sekitar.

Kelima, laut Bontang masuk juga dalam jamahan program perusahaan. Melalui program terumbu karang buatan yang dieksekusi oleh KIMA SEA Group, puluhan nelayan yang tergabung di dalamnya telah meraup untung sampai Rp 200 juta pada tahun ini.

“Program ini terbukti memberikan hasil yang baik. Dari sisi ekonomi, lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat,” sambungnya dalam tulisan di halaman yang sama.

Menjawab soal transparansi CSR, Teguh mengandalkan laporan tahunan yang diunggah dalam laman resmi Pupuk Kaltim. Pun dengan laporan berkelanjutan (Sustainabillity Report).
“Bisa diakses di website pupuk kaltim,” tulis dia.

BACA JUGA: Warga Kaltim Belum Perlu Pakai MyPertamina saat Beli Solar dan Pertalite

Pada 2021 lalu, dalam laporannya, Teguh mengklaim PKT telah menyalurkan CSR sebesar Rp 60,84 miliar. Yang disalurkan untuk tiga sektor utama. Yakni pendidikan, kesehatan, dan ekonomi. Dari jumlah itu, khusus di bidang ekonomi. Perusahaan telah menyalurkan Rp 12,69 miliar untuk pinjaman kepada UMKM di Bontang. Anggaran itu membiayai usaha masyarakat sebanyak 28.890 orang.

“Ke depan, kami akan fokus ke program kemandirian masyarakat. Berupa pembangunan fasilitas dan pelatihan agar mitra PKT dapat semakin kompetitif,” tutupnya dalam surat jawaban. **

Via: Bambang Alfatih
Tags: Dana CSRDemoDemonstrasiMasyarakat Bufferzone MenggugatPT Pupuk Kaltim
Previous Post

Perda CSR Perusahaan Bontang Mulai Digodok

Next Post

21 Atlet Ju-jitsu Bontang Disiapkan untuk Porprov Kaltim

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post
21 Atlet Ju-jitsu Bontang Disiapkan untuk Porprov Kaltim

21 Atlet Ju-jitsu Bontang Disiapkan untuk Porprov Kaltim

Comments 4

  1. Ping-balik: 250 Massa Ikut Demonstrasi CSR PKT, Ratusan Polisi Siap Kawal - pranala.co
  2. Ping-balik: Pupuk Kaltim Klaim Sudah Transparan Soal Dana CSR - pranala.co
  3. Ping-balik: Rustam Harap Pembangunan BCM Rampung Tahun Ini - pranala.co
  4. Ping-balik: Tuntutan Belum Dikabulkan, "Masyarakat Bufferzone Menggugat" Kirim Surat Somasi ke Pupuk Kaltim - pranala.co

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

15 Juli 2026 | 13:16

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved