• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Sabtu, Juli 18, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Gegara Virus PMK Mewabah di Jatim, Pasokan Dagi Sapi di Balikpapan Terganggu

Suriadi Said by Suriadi Said
11 Mei 2022 | 21:09
Reading Time: 2 mins read
2
Kaltim Masih Impor 70 Persen Sapi Potong Jelang Iduladha, 285 Ekor Sapi asal Sulbar Bakal Masuk Balikpapan

Ilustrasi.

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

pranala.co – Ribuan ekor sapi ternak di Jawa Timur (Jatim) mulai terpapar virus penyakit mulut dan kuku (PMK). Penyakit ini disebut sangat menular terhadap hewan ternak lainnya dan bisa mengganggu pasokan daging. Terutama di Balikpapan, Kalimantan Timur.

Dampaknya berimbas ke pedagang sapi ternak di Balikpapan. M Abdu Kuddu salah satunya. Dia mengaku mengalami kerugian. Seharusnya bisa dijual seharga Rp60 sampai 70 juta, jadi turun.

PILIHAN REDAKSI

Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

13 Juli 2026 | 23:21
Hidup Sebatang Kara Usai Di-PHK, Pria Balikpapan Ditemukan Meninggal

Hidup Sebatang Kara Usai Di-PHK, Pria Balikpapan Ditemukan Meninggal

13 Juli 2026 | 14:39

“Rugi Mas. Mau enggak mau dijual kembali ke teman-teman penjual kurban di sana dengan harga lebih murah,” terangnya, Rabu (11/5/2022).

Karena sulit untuk dikirim ke Balikpapan, pria yang karib disapa Abdu ini pun harus rela menurunkan harga sapi-sapi yang sudah dibelinya dengan selisih Rp10 juta jika ingin menjualnya kembali di Pulau Jawa.

“Itu pun kalau laku. Kalau tidak, ini yang susah. Susah itu karena informasi mengenai virus ini sudah sampai ke masyarakat jadi banyak yang membatasi (membeli),” ujarnya.

Ia mengungkapkan, ada sekira 30 ekor sapi miliknya yang masih berada di Pulau Jawa. Bukan sapi lokal biasa, sapi-sapi miliknya adalah sapi dengan kualitas premium dengan harga beli tinggi. Antara Rp30 sampai 40 juta per ekornya.

Jika dihitung, kerugian yang diterimanya pun cukup lumayan. Sapi biasanya menjadi incaran untuk hari raya qurban. Sedangkan, dengan adanya virus ini, para pemilik peternakan harus memutar otak untuk terus menjalankan bisnisnya.

Abdu sendiri memilih untuk tetap menjual sapi-sapj yang saat ini masih berada di kandang ternaknya. Sementara juga menambah sapi dengan mengambil dari wilayah Sulawesi.

“Tapi sapi lokal saja. Kalau sapi lokal kan murah Rp15 sampai 18 jutaan saja. Kalau sapi Jawa kan mahal,” tutur dia.

Sebelum virus PMK ini semakin meluas dan masuk ke Balikpapan, Balai Karantina Pertanian Kelas I Balikpapan pun segera mengambil langkah-langkah antisipasi.  Yaitu segera berkoordinasi dengan beberapa pihak terkait di Pelabuhan Semayang seperti KSOP, Pelindo, hingga kepolisian.

Dimaksudkan untuk membantu mengawasi saat sapi-sapi ternak yang dikirim masuk ke wilayah Kaltim.

“Nantinya saat sapi-sapi itu sudah sampai di sini akan langsung kami semprot desinfektan untuk mematikan sisa-sia virus yang terbawa,” kata Plt Kepala Karantina Pertanian Balai Karantina Pertanian Kelas I Balikpapan Akhmad Alfaraby.

Selain itu, Akhmad mengatakan, sebelum sapi-sapi itu dikirim juga pastinya telah melalui tahap karantina 14 hari dari balai karantina tempat sapi itu berasal.

“Karena nanti ada surat kesehatan yang diterbitkan. Otomatis hewan-hewan yang lolos ini pastinya sudah melewati masa karantina tersebut makanya surat kesehatannya keluar” tutupnya. (*)

Tags: BalikpapanHari Raya QurbanPedagang SapiVirus PMK
Previous Post

Wisatawan ke Kaltim Naik 300 Persen saat Lebaran

Next Post

“Rantang Kasih” Dievaluasi, Menu Diminta Bisa Gugah Selera Makan

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post

"Rantang Kasih" Dievaluasi, Menu Diminta Bisa Gugah Selera Makan

Comments 2

  1. Ping-balik: Balikpapan Targetkan 70 Persen Vaksinasi Booster Akhir Juli 2022 - pranala.co
  2. Ping-balik: Misteri Virus Corona Berasal, Berikut Penjelasan Terbarunya - pranala.co

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

15 Juli 2026 | 13:16

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved