• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Senin, Juli 20, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Niaga

Gelombang Pembatalan Acara Pemerintah, Hotel di Kaltim Terpukul Efisiensi Anggaran

Suriadi Said by Suriadi Said
14 Maret 2025 | 07:38
Reading Time: 2 mins read
0
Gelombang Pembatalan Acara Pemerintah, Hotel di Kaltim Terpukul Efisiensi Anggaran Jelang 17 Agustus, Kamar Hotel di Balikpapan Habis Okupansi Hotel Bintang di Kaltim Tertinggi selama 2023 Meningkatnya Hunian Hotel Berbintang dan Transportasi di Kaltim Tingkat Penghunian Kamar Hotel Berbintang Kaltim Turun 3,37 Poin

Aktivitas pegawai hotel.

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

BALIKPAPAN – Gelombang pembatalan acara pemerintah di Kalimantan Timur (Kaltim) sejak Februari 2025 mulai menghantam sektor perhotelan. Kebijakan efisiensi anggaran yang diatur dalam Instruksi Presiden (Inpres) No. 1/2025 menyebabkan pembatasan perjalanan dinas dan revisi anggaran, berdampak langsung pada turunnya tingkat hunian hotel di wilayah tersebut.

Beleid tersebut menciptakan efek domino terhadap perekonomian daerah, terutama di Kota Balikpapan yang selama ini menjadi pusat kegiatan meetings, incentives, conferences, and exhibitions (MICE). Pengusaha hotel kini berjibaku mencari strategi agar bisnis tetap berjalan di tengah gelombang pembatalan acara.

PILIHAN REDAKSI

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Wisatawan Asing ke Kaltim Naik 20 Persen, Hotel Ikut Bergairah Kunjungan Wisman ke Kaltim Turun selama Oktober, Wisnus Masih Mendominasi Pergerakan Pariwisata Kaltim Bergairah: Wisman Naik 109 Persen, Hotel Bintang 3 Penuh Kunjungan Wisatawan ke Kaltim saat Libur Nataru 2025 Diprediksi Naik 30 Persen FlyJaya Airlines Siap Layani Penerbangan Reguler ke Maratua Berau Mulai Desember 2024

Wisatawan Asing ke Kaltim Naik 20 Persen, Hotel Ikut Bergairah

9 Juli 2026 | 08:07

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kaltim, Sahmal Ruhip, mengungkapkan kekhawatirannya terhadap dampak kebijakan tersebut. Menurutnya, pemerintah seharusnya mempertimbangkan efek jangka panjang bagi pelaku usaha.

“Kebijakan ini harus kita patuhi, tapi dari sisi pengusaha jelas merugikan. Harapannya, ada kompensasi seperti penurunan pajak hotel dari 10% menjadi 7% atau 5%,” ujar Sahmal menukil, Bisnis, Jumat (14/3/2025).

Berdasarkan data PHRI Kaltim, tingkat hunian hotel pada Februari 2025 hanya berada di angka 30,35%, turun drastis dibandingkan periode sebelumnya. Kondisi ini memaksa pelaku usaha hotel mencari ceruk pendapatan lain di luar kegiatan pemerintah.

“General Manager hotel sekarang dituntut lebih kreatif. Kami mengadakan event olahraga, budaya, hingga promosi besar-besaran untuk menarik pengunjung,” tambah Sahmal.

Strategi diskon hingga 20% untuk acara buka puasa, wisuda, hingga pernikahan diterapkan guna menarik pemesanan. Sistem pembayaran di muka diandalkan untuk menjamin kepastian transaksi. Meskipun margin keuntungan menjadi sangat tipis, langkah ini diambil agar hotel tetap beroperasi dan menghindari pemutusan hubungan kerja (PHK).

“Pandemi Covid-19 saja bisa kita lewati, kami yakin dengan dukungan kebijakan pemerintah, industri ini bisa bertahan,” tuturnya optimis.

Namun, kekhawatiran muncul akibat kebijakan tegas dari Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud yang memutuskan untuk meniadakan rapat di hotel dan memangkas anggaran perjalanan dinas hingga 70% sebagai bentuk efisiensi.

Meski demikian, Sahmal berharap gubernur Kaltim yang baru memiliki perspektif sebagai pelaku bisnis dan mendukung keberlangsungan industri perhotelan. “Kami yakin beliau memahami pentingnya menjaga roda ekonomi daerah, termasuk di sektor perhotelan,” pungkasnya.

PHRI Kaltim menegaskan bahwa kepastian kebijakan dari pemerintah daerah sangat dinantikan agar sektor perhotelan dapat bertahan di tengah tekanan efisiensi anggaran. Harapannya, langkah-langkah konkret dari pemerintah bisa mencegah terjadinya gelombang PHK di Kalimantan Timur, seperti yang terjadi di beberapa provinsi lain. (*)

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami

Tags: HeadlineHotelKaltim
Previous Post

Produksi Padi Kaltim Tembus 249 Ribu Ton di 2024, Naik Hampir 10 Persen

Next Post

Program Wajar 19-21 di Bontang; Aturan Lama yang Dihidupkan Lagi

BACA JUGA

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Antrean Pertalite Mengular di Sejumlah SPBU Bontang, Pertamina: Stok dan Distribusi Aman Kok

Antrean Pertalite Mengular di Sejumlah SPBU Bontang, Pertamina: Stok dan Distribusi Aman Kok

16 Juli 2026 | 17:49
Tambang Tak Lagi jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi Kaltim Rupiah Tembus Rp17.688, Industri Batu Bara Kaltim Mulai Tercekik Meski Batu Bara Tertekan, Ekonomi Kaltim Diproyeksi Menguat di 2026 Nilai Ekspor Kaltim Tembus Rp273 Triliun, Didominasi Komoditas Non Migas

Tambang Tak Lagi jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi Kaltim

16 Juli 2026 | 14:49
Mulai 14 Juli, Harga Bright Gas 12 Kg dan 5,5 Kg di Kaltim Turun

Mulai 14 Juli, Harga Bright Gas 12 Kg dan 5,5 Kg di Kaltim Turun

15 Juli 2026 | 23:34
Retribusi Parkir Bontang Bocor Parah? Target Rp300 Juta Baru Capai Rp27 Juta

Retribusi Parkir Bontang Bocor Parah? Target Rp300 Juta Baru Capai Rp27 Juta

15 Juli 2026 | 21:26
Dilema BBM Subsidi Kaltim: Warga Lokal Mengantre, Pelat Luar Tak Bisa Diblokir Jangan Panic Buying! Stok BBM di Balikpapan Diklaim Aman

Dilema BBM Subsidi Kaltim: Warga Lokal Mengantre, Pelat Luar Tak Bisa Diblokir

13 Juli 2026 | 08:46
Next Post
Program Wajar 19-21 di Bontang; Aturan Lama yang Dihidupkan Lagi

Program Wajar 19-21 di Bontang; Aturan Lama yang Dihidupkan Lagi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

15 Juli 2026 | 13:16

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved